<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509</id><updated>2011-11-29T09:31:35.830+07:00</updated><category term='Wawasan Muslimah'/><category term='Keluarga Muslimah'/><category term='Video Muslimah'/><category term='Akhlak Muslimah'/><category term='Catatan Muslimah'/><category term='Cantik dan sehat'/><category term='Download Buku'/><title type='text'>Wanita Muslim</title><subtitle type='html'>Cantik, inspiratif dan sakinah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>246</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3628670086236846915</id><published>2011-11-18T09:01:00.002+07:00</published><updated>2011-11-18T09:01:00.466+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Wanita Dahulu dan Sekarang Bag:2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SPfTF5bB2-I/TOD9Lz95p1I/AAAAAAAABlo/K2HusP9xQJQ/s1600/muslimah-modern_pt.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-SPfTF5bB2-I/TOD9Lz95p1I/AAAAAAAABlo/K2HusP9xQJQ/s200/muslimah-modern_pt.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;Ada juga wanita yang diuji dengan penyakit, sehingga dia datang kepada Rasulullah saw. meminta untuk didoakan. Atha’ bin Abi Rabah bercerita bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata kepadaku,”Maukah aku tunjukkan kepadamu wanita surga?” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menjawab,”Ya.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia melanjutkan,”Ini wanita hitam yang datang ke Rasulullah saw. mengadu, ‘Saya terserang epilepsi dan auratku terbuka, maka doakanlah saya.’ Rasulullah saw. bersabda, “Jika kamu sabar, itu lebih baik, kamu dapat surga. Atau, kalau kamu mau, saya berdoa kepada Allah agar kamu sembuh.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wanita itu berkata,”Kalau begitu saya sabar, hanya saja auratku suka tersingkap. Doakan supaya tidak tersingkap auratku.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka, Rasulullah saw. mendoakannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada juga wanita yang ikut berperang seperti Nasibah binti Kaab yang dikenal dengan Ummu Imarah. Dia becerita,”Pada Perang Uhud, sambil membawa air aku keluar agak siang dan melihat para mujahidin, sampai aku menemukan Rasulullah saw. Sementara, aku melihat pasukan Islam kocar-kacir. Maka, aku mendekati Rasulullah sambil ikut berperang membentengi beliau dengan pedang dan terkadang aku memanah. Aku pun terluka, tapi manakala Rasulullah saw. terpojok dan Ibnu Qamiah ingin membunuhnya, aku membentengi beliau bersama Mush’ab bin Umair. Aku berusaha memukul dia dengan pedangku, tapi dia memakai pelindung besi dan dia dapat memukul pundakku sampai terluka. Rasulullah saw. bercerita,”Setiap kali aku melihat kanan kiriku, kudapati Ummu Imarah membentengiku pada Perang Uhud.” Begitu tangguhnya Ummu Imarah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada juga Khansa yang merelakan empat anaknya mati syahid. Ia berkata,”Alhamdulillah yang telah menjadikan anak-anakku mati syahid.” Begitulah peranan wanita pada masa Rasulullah saw. Mereka berpikir untuk akhiratnya, sedang wanita sekarang yang lebih banyak memikirkan dunia, rumah tinggal, makanan, minuman, kendaraan, dan lain-lain. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kaum Wanita pada Masa Berikutnya &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Utsman bin Affan mengerahkan pasukan melawan manuver-manuver Romawi, komandan diserahkan kepada Hubaib bin Maslamah al-Fikir. Istri Hubaib termasuk pasukan yang akan berangkat perang. Sebelum perang dimulai, Hubaib memeriksa kesiapan pasukan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba istrinya bertanya,”Di mana saya menjumpai Anda ketika perang sedang berkecamuk?” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia menjawab,”Di kemah komandan Romawi atau di surga.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika perang sedang berkecamuk, Hubaib berperang dengan penuh keberanian sampai mendapatkan kemenangan. Segera dia menuju ke kemah komandan Romawi menunggui istrinya. Yang menakjubkan, saat Hubaib sampai ke tenda itu, dia mendapatkan istrinya sudah mendahuluinya. Allahu Akbar. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa Dinasti Abbasiyah yang dipimipin oleh Harun al-Rasyid, ada seorang Muslimah disandera oleh tentara Romawi. Maka, seorang ulama bernama Al-Manshur bin Ammar mendorong umat Islam untuk berjihad di dekat istana Harun al-Rasyid dan dia pun menyaksikan ceramahnya. Tiba-tiba ada kiriman bungkusan disertai dengan surat. Surat itu lalu dibuka dan dibaca oleh ulama tadi dan ternyata berasal dari seorang perempuan dan berbunyi,”Aku mendengar tentara Romawi melecehkan wanita Muslimah dan engkau mendorong umat Islam untuk berjihad, maka aku persembahkan yang paling berharga dalam diriku. Yaitu, seuntai rambutku yang aku kirimkan dalam bungkusan itu. Dan, aku memohon agar rambut itu dijadikan tali penarik kuda di jalan Allah agar aku dapat nantinya dilihat Allah dan mendapatkan rahmatnya.” Maka, ulama itu menangis dan seluruh hadirin ikut menangis. Harun al-Rasyid kemudian memutuskan mengirim pasukan untuk membebaskan wanita Muslimah yang disandera itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang istri Shaleh bin Yahya ditinggal suaminya dan hidup bersama dua anaknya. Ia mendidik anak-anaknya dengan ibadah dan qiyamul lail (shalat malam). Ketika anak-anaknya semakin besar, dia berkata,”Anak-anakku, mulai malam ini tidak boleh satu malam pun yang terlewat di rumah ini tanpa ada yang shalat qiyamullail.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Apa maksud ibu?” tanya mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibu menjawab,”Begini, kita bagi malam menjadi tiga dan kita masing-masing mendapat bagian sepertiga. Kalian berdua, dua pertiga, dan saya sepertiga yang terakhir. Ketika waktu sudah mendekati subuh, saya akan bangunkan kalian.” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata kebiasan ini berlanjut sampai ibu mereka meninggal. Dan amalan itu tetap dilanjutkan oleh dua anak itu karena mereka sudah merasakan nikmatnya qiyamullalil. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wanita Dewasa Ini &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita perhatikan perkembangan wanita dewasa ini, memang cukup mengkhawatirkan, meskipun di lain pihak masih banyak kaum wanita berjilbab yang semarak. Bahkan, pengajian-pengajian justru dipenuhi oleh kaum wanita. Tapi, melihat berbagai upaya musuh Islam untuk menghancurkan kaum hawa dengan berbagai cara melalui media massa yang destruktif (merusak), maka tantangannya semakin berat. Kalau tidak berbekal ilmu agama yang cukup dan disertai semangat juang yang tinggi, niscaya wanita pada zaman sekarang sulit untuk selamat. Bayangkan, kehidupan masyarakat di sekeliling kita sampai pergaulan di tingkat nasional dan internasional sudah sangat bejat. Kebejatan itu diliput dan disampaikan ke rumah-rumah kita melalui saluran-saluran TV. Dan, yang tidak puas ditambah dengan VCD dan internet. Sehingga, waktu untuk beribadah kepada Allah semakin terpinggirkan atau tergeser oleh otak yang merekam semua adegan itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara, penangkalnya relatif kecil, dengan cara tradisional melalui pengajian minimal seminggu sekali. Maka, kita perlu kunci-kunci keselamatan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci kebahagiaan adalah taat keada Allah dan Rasul-Nya. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci surga adalah tauhid. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci keimanan adalah berpikir tentang ayat-ayat Allah dan ciptaan-Nya. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci kebaikan adalah kejujuran. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci kehidupan hati adalah membaca dan mendalami Al-Qur’an serta menjauhi dosa. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci rizki adalah berusaha sambil beristighfar dan bertakwa. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci ilmu adalah pandai bertanya dan mendengar. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci kemenangan adalah sabar. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci kesuksesan adalah takwa. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci tambah rizki adalah bersyukur. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci sukses akhirat adalah zuhud terhadap dunia. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kunci dikabulkan permintaan adalah doa, dll. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Wallahu a’lam bish-shawab. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Sumber: alislamu.com&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3628670086236846915?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3628670086236846915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/wanita-dahulu-dan-sekarang-bag2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3628670086236846915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3628670086236846915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/wanita-dahulu-dan-sekarang-bag2.html' title='Wanita Dahulu dan Sekarang Bag:2'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-SPfTF5bB2-I/TOD9Lz95p1I/AAAAAAAABlo/K2HusP9xQJQ/s72-c/muslimah-modern_pt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7526971663956805380</id><published>2011-11-17T08:57:00.002+07:00</published><updated>2011-11-17T08:57:00.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Wanita Dahulu dan Sekarang Bag:1</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9Mdzcs19I08/TNX4gqxnZxI/AAAAAAAABkQ/r4HmMcanlc0/s1600/istri+istri.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://4.bp.blogspot.com/-9Mdzcs19I08/TNX4gqxnZxI/AAAAAAAABkQ/r4HmMcanlc0/s200/istri+istri.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT menciptakan makhuknya berpasang-pasangan. Di antara makhluknya yang paling indah dan sempurna adalah manusia. Allah SWT juga telah menurunkan petunjuknya yang paling sempurna. Sehingga, bila manusia menerima dan mengamalkan petunjuk itu, betapa indahnya manusia itu. Sebaliknya, bila ia menolaknya, betapa rendah dan jeleknya manusia itu, bahkan Al-Qur’an menyebutnya lebih hina dari binatang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT menjadikan keindahan ada dalam wanita meskipun pada hakikatnya antara pria dan wanita sama di hadapan Allah SWT. Hanya saja, Allah menjadikan keindahan itu ada pada wanita karena kelembutan, kasih sayang, dan emosinya yang lebih daripada kaum pria. Betapa indahnya sang wanita jika dihiasi dengan syariat Allah. Ia menjadi anak yang taat kepada Allah dan kedua orang tuanya. Jika ia menikah, ia menjadi penyayang bagi suaminya. Jika ia menjadi ibu, ia menyayangi dan mendidik anak-anaknya dengan sebaik mungkin. Dari wanita shalehah seperti inilah lahir pejuang-pejuang yang tangguh dan pemimpin yang bijaksana. Perhatikan keadaan wanita pada masa Rasulullah saw. dengan generasi salafus saleh sesudahnya. Mereka, kaum wanita itu, ada di balik segala keberhasilan dan kecemerlangan peradaban Islam. Apakah wanita dewasa ini bisa mengikuti jejak para pendahulunya? Marilah kita lihat kenyataannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wanita dalam Al-Qur’an &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al-Qur’an terdapat 114 surah. Di dalamnya tidak ada satu pun surah tentang pria (ar-rijal), tapi menariknya ada surah tentang wanita (An-Nisaa’), bahkan lebih spesifik ada surah Maryam, meskipun dia bukan nabi. Umar ra. memerintahkan kepada wanita untuk mempelajari surah An-Nuur (cahaya) karena di dalamnya mengandung pelajaran bagi kaum wanita agar lebih bercahaya. Keberadaan kaum wanita sama dengan kaum pria di hadapan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman (yang artinya), “Maka, Rabb mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): ‘Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain …’.” (Ali Imran, 3: 195). &lt;br /&gt;“Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik …” (An-Nahl: 97). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan wanita sebagaimana pria dalam kehidupan ini mengalami ujian yang bermacam-macam. Namun, mereka harus tetap tegar dan shalehah seperti yang dicontohkan Al-Qur’an dengan Asiyah, istri Fira’un yang sabar dalam menghadapi ujian dari suaminya, atau seperti Maryam yang tabah menghadapi ujian hidup tanpa suami. (Lihat At-Tahrim 11-12). Sebaliknya, jangan seperti istri Nabi Nuh a.s. dan Nabi Luth a.s. yang berkhianat terhadap suaminya dan tidak taat kepada Allah. (At-Tahriim: 10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wanita pada Masa Rasulullah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata kaum wanita pada masa Rasulullah saw. tidak ketinggalan ikut berlomba meraih kebaikan, meskipun mereka juga sibuk sebagai ibu rumah tangga. Mereka ikut belajar dan bertanya kepada Rasulullah saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang paling setia kepada Rasulullah adalah Khadijah yang telah berkorban dengan jiwa dan hartanya. Kemudian Aisyah, yang banyak belajar dari Rasulullah kemudian mengajarkannya kepada kaum wanita dan pria. Bahkan, ada pendapat ulama yang mengatakan, seandainya ilmu seluruh wanita dikumpulkan dibanding ilmu Aisyah, maka ilmu Aisyah akan lebih banyak. Begitulah Rasulullah saw. memuji Aisyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang wanita bernama Asma binti Sakan. Dia suka hadir dalam pengajian Rasulullah saw. Pada suatu hari dia bertanya kepada Rasulullah,”Ya Rasulullah saw., engkau diutus Allah kepada kaum pria dan wanita, tapi mengapa banyak ajaran syariat lebih banyak untuk kaum pria? Kami pun ingin seperti mereka. Kaum pria diwajibkan shalat Jum’at, sedangkan kami tidak; mereka mengantar jenazah, sementara kami tidak; mereka diwajibkan berjihad, sedangkan kami tidak. Bahkan, kami mengurusi rumah, harta, dan anak mereka. Kami ingin seperti mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, Rasulullah saw. menoleh kepada sahabatnya sambil berkata, “Tidak pernah aku mendapat pertanyaan sebaik pertanyaan wanita ini. Wahai Asma, sampaikan kepada seluruh wanita di belakangmu, jika kalian berbakti kepada suami kalian dan bertanggung jawab dalam keluarga kalian, maka kalian akan mendapatkan pahala yang diperoleh kaum pria tadi.” (HR Ibnu Abdil Bar). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Imam Ahmad, Asma meriwayatkan bahwa suatu kali dia berada dekat Rasulullah saw. Di sekitar Rasulullah berkumpullah kaum pria dan juga kaum wanita. Maka beliau bersabda, “Bisa jadi ada orang laki-laki bertanya tentang hubungan seseorang dengan istrinya atau seorang wanita menceritakan hubungannya dengan sumianya.” Maka tak seorang pun yang berani bicara, maka saya angkat suara. “Benar ya Rasulullah, ada pria atau wanita yang suka menceritakan hal pribadi itu.” Rasulullah menimpali, “Jangan kalian lakukan itu, karena itu jebakan syaitan seakan syaitan pria bertemu dengan syaitan wanita, kemudian berselingkuh dan manusia pada melihatnya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga wanita yang tabah dalam kehidupan rumah tangga yang serba pas-pasan tapi tidak pernah mengeluh seperti Asma’ binti Abi Bakar dan Fatimah. Kutub Tarajim membenarkan cerita tentang Fatimah. “Suatu saat dia tidak makan berhari-hari karena nggak ada makanan, sehingga suaminya, Ali bin Abi Thalib, melihat mukanya pucat dan bertanya,”Mengapa engkau ini, wahai Fatimah, kok kelihatan pucat?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab,”Saya sudah tiga hari belum makan, karena tidak ada makanan di rumah.” &lt;br /&gt;Ali menimpali,”Mengapa engkau tidak bilang kepadaku?” &lt;br /&gt;Dia menjawab,”Ayahku, Rasulullah saw., menasehatiku di malam pengantin, jika Ali membawa makanan, maka makanlah. Bila tidak, maka kamu jangan meminta.” &lt;br /&gt;Luar biasa bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7526971663956805380?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7526971663956805380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/wanita-dahulu-dan-sekarang-bag1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7526971663956805380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7526971663956805380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/wanita-dahulu-dan-sekarang-bag1.html' title='Wanita Dahulu dan Sekarang Bag:1'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9Mdzcs19I08/TNX4gqxnZxI/AAAAAAAABkQ/r4HmMcanlc0/s72-c/istri+istri.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5114503358500766800</id><published>2011-11-14T08:43:00.002+07:00</published><updated>2011-11-14T08:43:00.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Wanita Yang Mendapat Pujian Dan Yang Dilakanat Allah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/--sJINRCerGo/TClZdVWhJmI/AAAAAAAABTk/Qj5nb4212r8/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/--sJINRCerGo/TClZdVWhJmI/AAAAAAAABTk/Qj5nb4212r8/s200/images.jpeg" width="152" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejarah telah mencatat beberapa nama wanita terpandang yang di antara mereka ada yang dimuliakan Allah dengan surga, dan di antara mereka ada pula yang dihinakan Allah dengan neraka. Karena keterbatasan tempat, tidak semua figur bisa dihadirkan saat ini, namun mudah-mudahan apa yang sedikit ini bisa menjadi ibrah (pelajaran) bagi kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wanita Yang Beriman &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Seutama-utama wanita ahli surga adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Muzahim.” (HR. Ahmad) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Khadijah binti Khuwailid &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang terhormat sehingga mendapat tempaan akhlak yang mulia, sifat yang tegas, penalaran yang tinggi, dan mampu menghindari hal-hal yang tidak terpuji sehingga kaumnya pada masa jahiliyah menyebutnya dengan ath thahirah (wanita yang suci). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dia merupakan orang pertama yang menyambut seruan iman yang dibawa Muhammad tanpa banyak membantah dan berdebat, bahkan ia tetap membenarkan, menghibur, dan membela Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di saat semua orang mendustakan dan mengucilkan beliau. Khadijah telah mengorbankan seluruh hidupnya, jiwa dan hartanya untuk kepentingan dakwah di jalan Allah. Ia rela melepaskan kedudukannya yang terhormat di kalangan bangsanya dan ikut merasakan embargo yang dikenakan pada keluarganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribadinya yang tenang membuatnya tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan mengikuti kebanyakan pendapat penduduk negerinya yang menganggap Muhammad sebagai orang yang telah merusak tatanan dan tradisi luhur bangsanya. Karena keteguhan hati dan keistiqomahannya dalam beriman inilah Allah berkenan menitip salamNya lewat Jibril untuk Khadijah dan menyiapkan sebuah rumah baginya di surga. &lt;br /&gt;Tersebut dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jibril datang kepada Nabi kemudian berkata: Wahai Rasulullah, ini Khadijah datang membawa bejana berisi lauk pauk, makanan dan minuman. Maka jika ia telah tiba, sampaikan salam untuknya dari Rabbnya dan dari aku, dan sampaikan kabar gembira untuknya dengan sebuah rumah dari mutiara di surga, tidak ada keributan di dalamnya dan tidak pula ada kepayahan.” (HR. Al-Bukhari). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya keimanan Khadijah pada risalah nubuwah, dan kemuliaan akhlaknya sangat membekas di hati Rasulullah sehingga beliau selalu menyebut-nyebut kebaikannya walaupun Khadijah telah wafat. Diriwayatkan dari Aisyah, beliau berkata: “Rasulullah hampir tidak pernah keluar dari rumah sehingga beliau menyebut-nyebut kebaikan tentang Khadijah dan memuji-mujinya setiap hari sehingga aku menjadi cemburu maka aku berkata: Bukankah ia seorang wanita tua yang Allah telah meng-gantikannya dengan yang lebih baik untuk engkau? Maka beliau marah sampai berkerut dahinya kemudian bersabda: Tidak! Demi Allah, Allah tidak memberiku ganti yang lebih baik darinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ia telah beriman di saat manusia mendustakanku, dan menolongku dengan harta di saat manusia menjauhiku, dan dengannya Allah mengaruniakan anak padaku dan tidak dengan wanita (istri) yang lain. Aisyah berkata: Maka aku berjanji untuk tidak menjelek-jelekkannya selama-lamanya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Fatimah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah belahan jiwa Rasulullah, putri wanita terpandang dan mantap agamanya, istri dari laki-laki ahli surga yaitu Ali bin Abi Thalib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam shahih Muslim menurut syarah An Nawawi Nabi bersabda: “Fathimah merupakan belahan diriku. Siapa yang menyakitinya, berarti menyakitiku.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia rela hidup dalam kefakiran untuk mengecap manisnya iman bersama ayah dan suami tercinta. Dia korbankan segala apa yang dia miliki demi membantu menegakkan agama suami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah adalah wanita yang penyabar, taat beragama, baik perangainya, cepat puas dan suka bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Maryam binti Imran &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau merupakan figur wanita yang menjaga kehormatan dirinya dan taat beribadah kepada Rabbnya. Beliau rela mengorbankan masa remajanya untuk bermunajat mendekatkan diri pada Allah, sehingga Dia memberinya hadiah istimewa berupa kelahiran seorang Nabi dari rahimnya tanpa bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Asiyah binti Muzahim &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah istri dari seorang penguasa yang lalim yaitu Fir’aun laknatullah ‘alaih. Akibat dari keimanan Asiyah kepada kerasulan Musa, ia harus rela menerima siksaan pedih dari suaminya. Betapapun besar kecintaan dan kepatuhannya pada suami ternyata di hatinya masih tersedia tempat tertinggi yang ia isi dengan cinta pada Allah dan RasulNya. Surga menjadi tujuan akhirnya sehingga kesulitan dan kepedihan yang ia rasakan di dunia sebagai akibat meninggalkan kemewahan hidup, budaya dan tradisi leluhur yang menyelisihi syariat Allah ia telan begitu saja bak pil kina demi kesenangan abadi. Akhirnya Asiyah meninggal dalam keadaan tersenyum dalam siksaan pengikut Fir’aun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu alaihi wasalam berkata:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Fir’aun memukulkan kedua tangan dan kakinya (Asiyah) dalam keadaan terikat. Maka ketika mereka (Fir’aun dan pengikutnya) meninggalkan Asiyah, malaikat menaunginya lalu ia berkata: Ya Rabb bangunkan sebuah rumah bagiku di sisimu dalam surga. Maka Allah perlihatkan rumah yang telah disediakan untuknya di surga sebelum meninggal.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wanita yang durhaka &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Istri Nabi Nuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Istri Nabi Luth &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka merupakan figur dua orang istri dari para kekasih Allah yang tidak sempat merasakan manisnya iman. Hatinya lebih condong kepada apa yang diikuti oleh orang banyak daripada kebenaran yang dibawa oleh suaminya. Mereka justru membela kepentingan kaumnya karena tidak ingin dimusuhi dan dibenci oleh orang-orang yang selama ini mencintai dan menghormati dirinya. Maka kesenangan sesaat ini Allah gantikan dengan kebinasaan yang didapat bersama kaumnya. Istri Nabi Nuh ikut tenggelam oleh banjir besar bersama kaumnya yang menyekutukan Allah dengan menyembah patung-patung orang shalih, sedangkan istri Nabi Luth ditelan bumi karena adzab Allah atas kaumnya yang melakukan liwath (homoseksual). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua cerita ini telah Allah rangkum dalam sebuah firmanNya yang indah dalam surat At-Tahrim ayat 10-12, yang artinya: “Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang shalih di antara hamba-hamba Kami, lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah: dan dikatakan (kepada keduanya) : Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah membuat istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisimu dalam Surga. Dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang dhalim. Dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehor-matannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitabnya dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kisah para wanita ini bisa menjadi pelajaran bagi para wanita zaman ini untuk berkaca diri, kira-kira saya termasuk golongan yang mana? Apakah golongan yang dicintai Allah atau yang dimurkaiNya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi wanita yang belum berumah tangga, saat ini merupakan kesempatan besar baginya untuk memperbanyak amalan shalih dan mendekatkan diri pada Allah, bukannya justru menghabiskan masa mudanya dengan hura-hura dan kegiatan lain yang tidak bermanfaat. Dan bagi mereka yang sudah berumah tangga, selain menjaga keistiqomahannya dalam berIslam dia juga diberi beban tambahan oleh Allah untuk membantu suami menjalankan agamanya. Istri yang demikian meru-pakan harta yang paling berharga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah mereka, kita juga bisa mengambil pelajaran bahwa dalam keadaan bagaimanapun, hendaknya ketundukan kepada syariat Allah dan RasulNya harus tetap di atas segala-galanya. Asalkan berada di atas kebenaran, kita tidak perlu takut dibenci oleh masyrakat, sahabat, maupun orang yang paling istimewa di hati kita. Justru kewajiban kita adalah menunjukkan yang benar kepada mereka. Dengan begitu kita akan mendapatkan cinta sejati .. cinta Allah Rabbul ‘alamin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita selalu diberi keistiqomahan untuk menapaki dan mengamalkan syariat yang haq (benar) walaupun kita seorang diri. Amin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Maraji’:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;1. Ahkamun Nisa’, Ibnul Jauzi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;2. Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Atsqalani.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;3. Tuhfatul Ahwadzi, Al Mubarakfuri.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;4. Wanita-wanita Shalihat Dalam Lintas Sejarah Islam, Muhyidin Abdul Hamid. &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5114503358500766800?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5114503358500766800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/wanita-yang-mendapat-pujian-dan-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5114503358500766800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5114503358500766800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/wanita-yang-mendapat-pujian-dan-yang.html' title='Wanita Yang Mendapat Pujian Dan Yang Dilakanat Allah'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--sJINRCerGo/TClZdVWhJmI/AAAAAAAABTk/Qj5nb4212r8/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1959980913321708753</id><published>2011-11-10T08:37:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T08:37:48.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Peranan Seorang Istri Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-DqZZrw5GfAI/TBdv2kDjPgI/AAAAAAAABK0/oJKEh1Fimno/s1600/Tips+Rumah+Tangga+Bahagia.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://2.bp.blogspot.com/-DqZZrw5GfAI/TBdv2kDjPgI/AAAAAAAABK0/oJKEh1Fimno/s200/Tips+Rumah+Tangga+Bahagia.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah berita gembira datang dari sebuah hadits Rosul bahwa Rosulullah saw. Bersabda : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;” Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam Islam, peranan seorang istri memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan berumah tangga dan peranannya yang sangat dibutuhkan menuntutnya untuk memilih kualitas yang baik sehingga bisa menjadi seorang istri yang baik. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemahamannya, perkataaannya dan kecenderungannya, semua ditujukan untuk mencapai keridho’an Allah swt., Tuhan semesta Alam. Ketika seorang istri membahagiakan suaminya yang pada akhirnya, hal itu adalah untuk mendapatkan keridho’an dari Allah swt. sehingga dia (seorang istri) berkeinginan untuk mengupayakannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kualitas seorang istri seharusnya memenuhi sebagaimana yang disenangi oleh pencipta-Nya yang tersurat dalam surat Al-Ahzab. Seorang wanita muslimah adalah seorang wanita yang benar (dalam aqidah), sederhana, sabar, setia, menjaga kehormatannya tatkala suami tidak ada di rumah, mempertaankan keutuhan (rumah tangga) dalam waktu susah dan senang serta mengajak untuk senantiasa ada dalam pujian Allah swt. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika seorang wanita muslimah menikah (menjadi seorang istri) maka dia harus mengerti bahwa dia memiliki peranan yang khusus dan pertanggungjawaban dalam Islam kepada pencipta-Nya, Allah swt. menjadikan wanita berbeda dengan pria sebagaimana yang disebutkan dalam ayat Al-Qur’an: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian yang lain. (karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu.” (QS. An Nisaa’ , 4:32). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita dapat melihat dari ayat ini bahwa Allah swt. membuat perbedaan yang jelas antara peranan laki-laki dan wanita dan tidak diperbolehkan bagi laki-laki atau wanita untuk menanyakan ketentuan peranan yang telah Allah berikan sebagaimana firman Allah: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“ Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rosul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.” (QS. Al Ahzab, 33:36) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karenanya, seorang istri akan membenarkan Rosulullah dan akan membantu suaminya untuk menyesuaikan dengan prinsip-prinsip syari’ah (hukum Islam) dan memastikan suaminya untuk kembali melaksanakan kewajiban-kewajibannya, begitupun dengan kedudukan suami, dia juga harus memenuhi kewajiban terhadap istrinya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diantara hak-hak lainnya, seorang istri memiliki hak untuk Nafaqah (diberi nafkah) yang berupa makanan, pakaian dan tempat untuk berlindung yang didapatkan dari suaminya. Dia (suami) berkewajiban membelanjakan hartanya untuk itu walaupun jika istri memiliki harta sendiri untuk memenuhinya. Rosulullah saw. Bersabda : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;” Istrimu memiliki hak atas kamu bahwa kamu mencukupi mereka dengan makanan, pakaian dan tempat berlindung dengan cara yang baik.” (HR. Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah penting untuk dicatat bahwa ketika seorang istri menunaikan kewajiban terhadap suaminya, dia (istri) talah melakukan kepatuhan terhadap pencipta-Nya, karenanya dia (istri yang telah menunaikan kewajibannya) mendapatkan pahala dari Tuhan-Nya. Rosulullah saw. mencintai istri-istrinya karena kesholehan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aisyah r.a. suatu kali meriwayatkan tentang kebaikan kualitas Zainab ra, istri ketujuh dari Rosulullah saw.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Zainab adalah seseorang yang kedudukannya hampir sama kedudukannya denganku dalam pandangan Rosulullah dan aku belum pernah melihat seorang wanita yang lebih terdepan kesholehannya daripada Zainab r.a., lebih dalam kebaikannya, lebih dalam kebenarannya, lebih dalam pertalian darahnya, lebih dalam kedermawanannya dan pengorbanannya dalam hidup serta mempunyai hati yang lebih lembut, itulah yang menyebabkan ia lebih dekat kepada Allah”. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti kebesaran wanita-wanita muslimah yang telah dicontohkan kepada kita, patut kiranya bagi kita untuk mencontohnya dengan cara mempelajari kesuciannya, kekuatan dari karakternya, kebaikan imannya dan kebijaksanaan mereka. Usaha untuk mencontoh Ummul Mukminin yang telah dijanjikan surga (oleh Allah) dapat menunjuki kita kepada karunia surga. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Nu’aim meriwayatkan bahwa Rosulullah saw. Bersabda : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“ Ketika seorang wanita menunaikan sholat 5 waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mematuhi suaminya, maka dia akan masuk surga dengan beberapa pintu yang dia inginkan”. (Al Bukhori, Al Muwatta’ dan Musnad Imam Ahmad). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;wallahu a’lam bish showab.. &lt;br /&gt;Sumber: Almuhajirun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1959980913321708753?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1959980913321708753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/peranan-seorang-istri-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1959980913321708753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1959980913321708753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/11/peranan-seorang-istri-dalam-islam.html' title='Peranan Seorang Istri Dalam Islam'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-DqZZrw5GfAI/TBdv2kDjPgI/AAAAAAAABK0/oJKEh1Fimno/s72-c/Tips+Rumah+Tangga+Bahagia.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1892530084122426984</id><published>2011-10-17T08:31:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T08:31:19.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Istriku Bukan Bidadari, Aku Pun Bukan Malaikat 2</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YVyVbwD_vW8/TpuDJ9eg_JI/AAAAAAAAB28/rN89eg2Q1eE/s1600/suami+istri.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-YVyVbwD_vW8/TpuDJ9eg_JI/AAAAAAAAB28/rN89eg2Q1eE/s200/suami+istri.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Demikianlah seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak etis dan tidak manusiawi bila Anda hanya pandai mengorek kekurangan istri, namun Anda tidak mahir dalam menemukan kelebihan-kelebihannya. Buktikan Saudaraku, bahwa Anda benar-benar seorang suami yang berjiwa besar, sehingga Anda peka dan lihai dalam membaca kelebihan pasangan Anda.&lt;br /&gt;Dahulu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu peka dan mahir dalam membaca segala hal, termasuk suasana hati istrinya. Aisyah mengisahkan,&lt;br /&gt;قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنِّي لَأَعْلَمُ إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً، وَإِذَا كُنْتِ عَلَيَّ غَضْبَى . قَالَتْ: فَقُلْتُ مِنْ أَيْنَ تَعْرِفُ ذَلِكَ، فَقَالَ: أَمَّا إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً فَإِنَّكِ تَقُولِيْنَ لاَ وَرَبِّ مُحَمَّدٍ، وَإِذَا كُنْتِ غَضْبَى قُلْتِ لاَ وَرَبِّ إِبْرَاهِيمَ. قَالَتْ: قُلْتُ أَجَلْ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَهْجُرُ إِلاَّ اسْمَكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Sungguh, aku mengetahui bila engkau ridha kepadaku, demikian pula bila engkau sedang marah kepadaku.’ Spontan, Aisyah bertanya, ‘Darimana engkau dapat mengetahui hal itu?’ Rasulullah menjawab, ‘Bila engkau sedang ridha kepadaku, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Muhammad. Adapun bila engkau sedang dirundung amarah, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Ibrahim.’’ Mendengar penjelasan ini, Aisyah menimpalinya dan berkata, ‘Benar, sungguh demi Allah, wahai Rasulullah, ketika aku marah, tiada yang aku tinggalkan, kecuali namamu saja.’” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah teladan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau begitu peka dengan suasana hati istrinya, sehingga beliau bisa membaca isi hati istrinya dari ucapan sumpahnya. Walaupun Aisyah berusaha untuk menyembunyikan isi hatinya, tetap bermanis muka, senantiasa berada di sanding Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berbicara seperti biasa, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat menebak suasana hatinya dari perubahan cara bersumpahnya. Luar biasa, perhatian, kejelian, dan kepekaan yang tidak ada bandingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengherankan, bila beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;(خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي&lt;br /&gt;“Orang terbaik di antara kalian ialah orang yang terbaik dalam memperlakukan istrinya, dan aku adalah orang terbaik di antara kalian dalam memperlakukan istriku.” (Hr. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda, Saudaraku? Dengan apa Anda dapat mengenali dan meraba suasana hati pasangan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, tidak ada salahnya bila sejenak Anda kembali memutar lamunan dan gambaran tentang istri ideal dan idaman yang pernah singgah dalam benak Anda. Selanjutnya, bandingkan gambaran istri idaman Anda dengan gambaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kaum wanita berikut ini,&lt;br /&gt;الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ ، إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا، وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ&lt;br /&gt;“Wanita itu bagaikan tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah, dan bila engkau bersenang-senang dengannya, niscaya engkau dapat bersenang-senang dengannya, sedangkan ia adalah bengkok.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;لاَ تَسْتَقِيمُ لَكَ الْمَرْأَةُ عَلَى خَلِيقَةٍ وَاحِدَةٍ وَإِنَّمَا هِيَ كَالضِّلَعُ إِنْ تُقِمْهَا تَكْسِرْهَا وَإِنْ تَتْرُكْهَا تَسْتَمْتِعْ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ&lt;br /&gt;“Tidak mungkin istrimu kuasa bertahan dalam satu keadaan. Sesungguhnya, wanita itu bak tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah. Adapun bila engkau biarkan begitu saja, maka engkau dapat bersenang-senang dengannya, (tetapi hendaklah engkau ingat) ia adalah bengkok.” (Hr. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang, silakan Anda mengorek memori Anda tentang wanita pendamping hidup Anda. Temukan berbagai kelebihan padanya, dan selanjutnya tersenyumlah, karena ternyata istri Anda memiliki banyak kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bila pada suatu hari Anda merasa tergoda oleh kecantikan wanita lain, maka ketahuilah bahwa sesuatu yang dimiliki oleh wanita itu ternyata juga telah dimiliki oleh istri Anda. Maka, bergegaslah untuk membuktikan hal ini pada istri Anda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ مَعَهَا مِثْلَ الَّذِي مَعَهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila engkau melihat seorang wanita, lalu ia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu! Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh hal yang dimiliki oleh wanita yang engkau lihat itu.” (Hr. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;Demikianlah caranya agar Anda dapat senantiasa puas dan bangga dengan pasangan hidup Anda. Anda selalu dapat merasa bahwa ladang Anda tampak hijau, sehijau ladang tetangga, dan bahkan lebih hijau.&lt;br /&gt;Selamat berbahagia dengan pasangan hidup yang telah Allah karuniakan kepada Anda. Semoga Allah memberkahi bahtera rumah tangga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, sebagai calon istri, Anda juga berhak untuk mendambakan pasangan hidup yang tampan, gagah, kaya raya, pandai, berkedudukan tinggi, penuh perhatian, setia, penyantun, dermawan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Betapa indahnya gambaran rumah tangga Anda, dan betapa istimewanya pasangan hidup Anda, andai gambaran Anda ini dapat terwujud. Bukankah demikian, Saudariku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, setelah Anda menikah, benarkah seluruh kriteria suami ideal yang pernah menghiasi lamunan Anda ini terwujud pada pasangan hidup Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar terwujud, maka saya ucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat, dan bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarkan hatimu, wahai Saudariku! Percayalah, bahwa pada pasangan hidup Anda ternyata terdapat banyak kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini, Saudari ciut hati karena suami Anda miskin harta, maka tidak perlu khawatir, karena ia penuh dengan perhatian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini, Saudari kecewa karena suami Anda ternyata kurang tampan, maka percayalah bahwa ia setia dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai selama ini, Saudari kurang puas karena suami Anda kurang perhatian dengan urusan dalam rumah, tetapi ia begitu membanggakan dalam urusan luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, andai selama ini, sikap suami Anda terhadap Anda kurang simpatik, maka tidak perlu hanyut dalam duka dan kekecawaan, karena ia masih punya jasa baik yang tidak ternilai dengan harta. Ternyata, selama ini, suami Anda telah menjaga kehormatan Anda, menjadi penyebab Anda merasakan kebahagiaan menimang putra-putri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, Anda tidak perlu hanyut dalam kekecewaan karena suatu hal yang ada pada diri suami Anda. Betapa banyak kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Berbahagia dan nikmatilah kedamaian hidup rumah tangga bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlarut-larut dalam kekecewaan terhadap suatu perangai suami Anda dapat menghancurkan segala keindahan dalam rumah tangga Anda. Bukan hanya hancur di dunia, bahkan berkelanjutan hingga di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, simaklah peringatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini. Agar anda dapat menjadikan bahtera rumah tangga Anda seindah dambaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أُرِيتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ يَكْفُرْنَ، قِيلَ: أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ&lt;br /&gt;“Aku diberi kesempatan untuk menengok ke dalam neraka, dan ternyata kebanyakan penghuninya ialah para wanita, akibat ulah mereka yang selalu kufur/ingkar.” Spontan, para shahabat bertanya, “Apakah yang engkau maksud adalah mereka kufur/ingkar kepada Allah?” Beliau menjawab, “Mereka terbiasa ingkar terhadap perilaku baik, dan ingkar terhadap jasa baik. Andai engkau berbuat baik kepada mereka seumur hidupmu, lalu ia mendapatkan suatu hal padamu, niscaya mereka begitu mudah berkata, ‘Aku tidak pernah mendapatkan kebaikan sedikit pun darimu.’” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mendambakan kebahagian dalam rumah tangga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah bahwa kebahagian hidup dan berumah tangga terletak pada genggaman tangan suami Anda. Pandai-pandailah membawa diri, sehingga suami Anda rela membentangkan kedua telapak tangannya, dan memberikan kebahagian berumah tangga kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah Saudariku, suami Anda adalah pasangan terbaik untuk Anda. &lt;br /&gt;إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا اُدْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ&lt;br /&gt;“Bila seorang istri telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadan, menjaga kesucian dirinya, dan taat kepada suaminya, niscaya kelak akan dikatakan kepadanya, ‘Silakan engkau masuk ke surga dari pintu mana pun yang engkau suka.’” (Hr. Ahmad dan lainnya)&lt;br /&gt;Tidakkah Anda mendambakan termasuk orang-orang mukminah yang mendapatkan kebebasan masuk surga dari pintu yang mana pun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci Keberhasilan Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, mungkin selama ini Anda bersama pasangan hidup Anda, terus berusaha mencari pola rumah tangga yang dapat mendatangkan kebahagiaan untuk Anda berdua.&lt;br /&gt;Anda berhasil menemukannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda berhasil, maka saya ucapkan selamat berbahagia. Adapun bila belum, maka segera temukan kunci keberhasilan rumah tangga Anda pada firman Allah berikut,&lt;br /&gt;وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ&lt;br /&gt;“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.” (Qs. al-Baqarah: 228)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak pasangan Anda setimpal dengan kewajiban yang ia tunaikan kepada Anda. Semakin banyak Anda menuntut hak Anda, maka semakin banyak pula kewajiban yang harus Anda tunaikan untuknya.&lt;br /&gt;Shahabat Abdullah bin ‘Abbas memberikan contoh nyata dari aplikasi ayat ini dalam rumah tangganya. Pada suatu hari, beliau berkata, “Sesungguhnya, aku senang untuk berdandan demi istriku, sebagaimana aku pun senang bila istriku berdandan demiku, karena Allah Ta’ala telah berfirman,&lt;br /&gt;وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;br /&gt;‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tidak ingin menuntut seluruh hakku atas istriku, karena Allah juga telah berfirman,&lt;br /&gt;وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ&lt;br /&gt;‘Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.’” (Hr. Ibnu Abi Syaibah dan ath-Thabari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan dirimu, wahai saudara dan saudariku? Kapankah Anda berdandan? Ketika sedang berada di rumah atau ketika hendak keluar rumah? Selama ini, sejatinya, untuk siapa Anda berdandan? Benarkah Anda berdandan untuk pasangan Anda, ataukah Anda berdandan dan tampil menawan untuk orang lain?&lt;br /&gt;Saudaraku, bahu-membahu, saling melengkapi kekurangan, dan saling pengertian adalah salah satu prinsip dasar dalam membangun rumah tangga. Tidak layak bagi Anda untuk berperan sebagai penonton setia ketika pasangan Anda sedang mengerjakan pekerjaannya. Usahakan sebisa Anda untuk turut menyelesaikan pekerjaannya. Demikianlah, dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dalam rumah tangga beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan,&lt;br /&gt;كَانَ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ، فَإِذَا سَمِعَ الأَذَانَ خَرَجَ&lt;br /&gt;“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan sebagian pekerjaan istrinya, dan bila beliau mendengar suara azan dikumandangkan, maka beliau bergegas menuju ke mesjid.” (Hr. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constance Gager, ketua studi sekaligus asisten profesor di Montclair State University, Montclair, New Jersey, mengadakan penelitian tentang hubungan perilaku suami-istri dengan keromantisan dalam bercinta. Ia mengelompokkan para suami yang menjadi objek penelitiannya ke dalam dua kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok pertama adalah suami-suami yang tidak peduli dan jarang membantu pekerjaan istri. Kelompok kedua adalah suami-suami yang sering turut serta dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga istri.&lt;br /&gt;Hasilnya luar biasa! Suami di kelompok kedua, yaitu yang sering membantu pekerjaan istrinya, terbukti lebih romantis dan lebih sering memadu cinta dengan pasangannya. Hubungan yang harmonis dan indah, begitu kental dalam rumah tangga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, penemuan ini bukanlah hal baru, karena secara logika, suami yang dengan rendah hati membantu pekerjaan istrinya pastilah lebih dicintai oleh istrinya. Tentunya, ini memiliki hubungan erat dengan keromantisan suami-istri dalam bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, istri yang peduli dengan pekerjaan suami, pun akan mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan diri Anda, wahai Saudaraku?&lt;br /&gt;Selamat membuktikan resep manjur ini! Semoga berbahagia, dan hubungan Anda berdua semakin romantis dan harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis: Ustadz Arifin Badri, Lc., M.A.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;===&lt;br /&gt;&lt;b&gt;catatan kaki:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[1] Para ulama pensyarah hadits menjelaskan bahwa bubur daging adalah makanan paling istimewa di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih-lebih bubur daging mudah pembuatannya dan selanjutnya mudah pula menelannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1892530084122426984?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1892530084122426984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/10/istriku-bukan-bidadari-aku-pun-bukan_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1892530084122426984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1892530084122426984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/10/istriku-bukan-bidadari-aku-pun-bukan_17.html' title='Istriku Bukan Bidadari, Aku Pun Bukan Malaikat 2'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YVyVbwD_vW8/TpuDJ9eg_JI/AAAAAAAAB28/rN89eg2Q1eE/s72-c/suami+istri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6789722454921780528</id><published>2011-10-17T08:22:00.001+07:00</published><updated>2011-10-17T08:23:26.466+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Istriku Bukan Bidadari, Aku Pun Bukan Malaikat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YVyVbwD_vW8/TpuDJ9eg_JI/AAAAAAAAB28/rN89eg2Q1eE/s1600/suami+istri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-YVyVbwD_vW8/TpuDJ9eg_JI/AAAAAAAAB28/rN89eg2Q1eE/s200/suami+istri.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda telah berkeluarga? Bagaimana pengalaman Anda selama mengarungi bahtera rumah tangga? Semulus dan seindah yang Anda bayangkan dahulu?&lt;br /&gt;Mungkin saja Anda menjawab, “Tidak.”&lt;br /&gt;Akan tetapi, izinkan saya berbeda dengan Anda, “Ya,” bahkan lebih indah daripada yang saya bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang Anda senang, dan kadang Anda bersedih. Tidak jarang, Anda tersenyum di hadapan pasangan Anda, dan kadang kala Anda cemberut dan bermasam muka.&lt;br /&gt;Bukankah demikian, Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berbagai tantangan dan tanggung jawab dalam rumah tangga senantiasa menghiasi hari-hari Anda. Semakin lama umur pernikahan Anda, maka semakin berat dan bertambah banyak perjuangan yang harus Anda tunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab terhadap putra-putri, pekerjaan, karib kerabat, masyarakat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Di antara tanggung jawab yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan Anda ialah tanggung jawab terhadap pasangan hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah, sah-sah saja Anda sebagai calon suami membayangkan bahwa pasangan hidup Anda cantik rupawan, bangsawan, kaya raya, patuh, pandai mengurus rumah, penyayang, tanggap, sabar, dan berbagai gambaran indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah demikian, Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ &lt;br /&gt;“Biasanya, seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan: harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, hendaknya engkau lebih memilih wanita yang beragama, niscaya engkau beruntung.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qurthubi menjelaskan makna hadits ini dengan berkata, “Empat pertimbangan inilah yang biasanya mendorong seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Dengan demikian, hadits ini sebatas kabar tentang fakta yang terjadi di masyarakat, dan bukan perintah untuk menjadikannya sebagai pertimbangan. Secara tekstual pun, hadits ini menunjukkan bahwa dibolehkan menikahi seorang wanita dengan keempat pertimbangan itu. Akan tetapi, hendaknya pertimbangan agama lebih didahulukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan al-Qurthubi ini semakna dengan hadits yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Amr al-’Ash radhiyallahu ‘anhu, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;لاَ تَزَوَّجُوا النِّسَاءَ لِحُسْنِهِنَّ فَعَسَى حُسْنُهُنَّ أَنْ يُرْدِيَهُنَّ وَلاَ تَزَوَّجُوهُنَّ لِأَمْوَالِهِنَّ فَعَسَى أَمْوَالُهُنَّ أَنْ تُطْغِيَهُنَّ وَلَكِنْ تَزَوَّجُوهُنَّ عَلَى الدِّينِ&lt;br /&gt;وَلَأَمَةٌ خَرْمَاءُ سَوْدَاءُ ذَاتُ دِينٍ أَفْضَلُ&lt;br /&gt;‘Janganlah engkau menikahi wanita hanya karena kecantikan parasnya, karena bisa saja parasnya yang cantik menjadikannya sengsara. Jangan pula engkau menikahinya karena harta kekayaannya, karena bisa saja harta kekayaan yang ia miliki menjadikan lupa daratan. Akan tetapi, hendaklah engkau menikahinya karena pertimbangan agamanya. Sungguh, seorang budak wanita berhidung pesek dan berkulit hitam, tetapi ia patuh beragama, lebih utama dibanding mereka semua.’” (Hr. Ibnu Majah; oleh al-Albani dinyatakan sebagai hadits yang lemah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, sekarang, setelah Anda menikah, terwujudkah seluruh impian dan gambaran yang dahulu terlukis dalam lamunan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar-benar seluruh impian Anda terwujud pada pasangan hidup Anda, maka saya turut mengucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat. Bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati atau kecewa.&lt;br /&gt;Saudaraku, besarkan hati Anda, karena nasib serupa tidak hanya menimpa Anda seorang, tetapi juga menimpa kebanyakan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِى مُوسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَمُلَ مِنَ الرِّجَالِ كَثِيرٌ، وَلَمْ يَكْمُلْ مِنَ النِّسَاءِ إِلاَّ آسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ، وَمَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَإِنَّ فَضْلَ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Musa radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Banyak lelaki yang berhasil menggapai kesempurnaan, sedangkan tidaklah ada dari wanita yang berhasil menggapainya kecuali Asiyah istri Fir’aun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya, kelebihan Aisyah dibanding wanita lainnya bagaikan kelebihan bubur daging [1] dibanding makanan lainnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, berbahagia dan berbanggalah dengan pasangan hidup Anda, karena pasangan hidup Anda adalah wanita terbaik untuk Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak percaya? Silakan Anda membuktikannya. Bacalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini, lalu terapkanlah pada istri Anda.&lt;br /&gt;لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ&lt;br /&gt;“Tidak pantas bagi lelaki yang beriman untuk meremehkan wanita yang beriman. Bila ia tidak menyukai satu perangai darinya, pasti ia puas dengan perangainya yang lain.” (Hr. Muslim)&lt;br /&gt;Saudaraku, Anda kecewa karena istri Anda kurang pandai memasak? Tidak perlu khawatir, karena ternyata istri Anda adalah penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda kurang puas dengan istri Anda yang kurang pandai mengurus rumah dan kurang sabar? Tidak usah berkecil hati, karena ia begitu cantik rupawan. Anda berkecil hati karena istri Anda kurang cantik? Segera besarkan hati Anda, karena ternyata istri Anda subur sehingga Anda mendapatkan karunia keturunan yang shalih dan shalihah. Coba Anda bayangkan, betapa besar penderitaan Anda bila Anda menikahi wanita cantik akan tetapi mandul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6789722454921780528?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6789722454921780528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/10/istriku-bukan-bidadari-aku-pun-bukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6789722454921780528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6789722454921780528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/10/istriku-bukan-bidadari-aku-pun-bukan.html' title='Istriku Bukan Bidadari, Aku Pun Bukan Malaikat'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YVyVbwD_vW8/TpuDJ9eg_JI/AAAAAAAAB28/rN89eg2Q1eE/s72-c/suami+istri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3130462291113264844</id><published>2011-08-27T21:50:00.001+07:00</published><updated>2011-08-27T21:50:18.630+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://image.tempointeraktif.com/?id=40458&amp;amp;width=490" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=40458&amp;amp;width=490" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin memastikan 1 Syawal 1432 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2011 jatuh pada 30 Agustus 2011. Keputusan itu berdasarkan pada metode hisab hakiki atau perhitungan yang dilakukan oleh majelis tarjih. ”Muhammadiyah Lebaran tanggal 30 Agustus,” kata dia ketika dihubungi Tempo, Sabtu, 27 Agustus 2011.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hasil perhitungan itu menunjukkan bahwa ijtimak akhir Ramadan 1432 Hijriah akan terjadi pada 29 Agustus 2011 yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1432 H antara 10.04.03 WIB sampai pukul 10.05.16 WIB. Pada saat itu, matahari terbenam pada pukul 17.30.53 WIB dengan "hilal" (rembulan usia muda sebagai pertanda awal bulan/kalender) akan terlihat pada ketinggian 1 derajat 55 menit 11 detik hingga 2 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan tampaknya hilal ini, kesimpulannya pada hari Selasa tanggal 30 Agustus 2011 itu sudah merupakan awal Syawal untuk mengakhiri puasa Ramadan," kata dia.Menurut Din, tahun ini Lebaran berpotensi tidak sama. Biasanya, perbedaan Lebaran terjadi sekali dalam empat tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ia meminta semua pihak tidak membesar-besarkan masalah tersebut. Setiap organisasi keagamaan memiliki keyakinan dalil dan hadis sendiri-sendiri. ”Artinya ada alasan-alasan kenapa berbeda. Dan itu sudah biasa,” kata dia.Dia juga meminta pemerintah mengayomi semua organisasi yang memiliki perbedaan pandangan tersebut. Tidak boleh memihak salah satu karena mereka memiliki alasan yang berbeda. ”Pemerintah tidak boleh berpihak,” ujarnya.&lt;b&gt;MUHAMMAD TAUFIK(TEMPO Interaktif)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3130462291113264844?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3130462291113264844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/ketua-umum-pimpinan-pusat-muhammadiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3130462291113264844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3130462291113264844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/ketua-umum-pimpinan-pusat-muhammadiyah.html' title=''/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-588927352344270520</id><published>2011-08-20T21:07:00.000+07:00</published><updated>2011-08-20T21:08:00.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abu Ihsan - Surat Terbuka Untuk Para Istri 2</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/SSuohZ5pxvw?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/SSuohZ5pxvw?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-588927352344270520?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/588927352344270520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/abu-ihsan-surat-terbuka-untuk-para_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/588927352344270520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/588927352344270520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/abu-ihsan-surat-terbuka-untuk-para_20.html' title='Abu Ihsan - Surat Terbuka Untuk Para Istri 2'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-9129055337887435940</id><published>2011-08-20T21:04:00.001+07:00</published><updated>2011-08-20T21:05:28.157+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Deretan Muslim Dalam 100 Tokoh Pemikir Global</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lWFdbZSIXY0/Tk--qQArAzI/AAAAAAAAB18/XMrqeX2uYQQ/s1600/thinker.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-lWFdbZSIXY0/Tk--qQArAzI/AAAAAAAAB18/XMrqeX2uYQQ/s200/thinker.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;WASHINGTON&amp;nbsp; – Majalah berpengaruh Foreign Policy baru saja mengeluarkan daftar "100 Pemikir Utama Global", memberikan sepuluh tempat bagi profesor, akademisi, politisi, banker, dan jurnalis Muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zahra Rahnavard, istri pemimpin oposisi Iran Mir Hossein Mousavi, berada di ranking ketiga dalam daftar itu, persis di bawah pemimpin US Federal Reserve Ben Bernanke yang terpilih karena mencegah runtuhnya perekonomian AS, dan Presiden Barack Obama karena mengubah peran Amerika di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Majalah itu menggambarkan Rahnavard sebagai otak di balik Revolusi Hijau Iran dan kampanye suaminya.&lt;br /&gt;Dijuluki sebagai Michelle Obama-nya Iran, Rahnavard berkampanye untuk suaminya yang mencalonkan diri dalam pemilu presidensial bulan Juni lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemegang gelar doktoral dalam ilmu politik, wanita berusia 64 tahun ini pernah menjabat sebagai penasihat Mohamed Khatami, presiden Iran dari tahun 1997 hingga 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahnavard adalah peneliti Al Quran dan penulis beberapa buku tentang seni dan politik.&lt;br /&gt;Seorang advokat hak-hak wanita, ia telah lama mengkampanyekan pemberdayaan ekonomi kaum wanita dan mengubah hukum Iran yang cenderung diskriminatif terhadap para wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Imam al Sharif, pemimpin spiritual kelompok militan jihad Mesir, berada di posisi ke-10 dalam daftar tahunan majalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia menyusun Merasionalisasi Jihad di Mesir dan di Dunia, sebuah revisi lengkap dari dukungannya yang terdahulu terhadap perang relijius."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam, pendiri awal Al Qaeda bersama dengan rekan lamanya Ayman Al Zawahiri, menulis dua buku yang dianggap sebagai pondasi ideologis bagi jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di tahun 2007, ia mengakui di hadapan publik bahwa ia telah mengubah pemahamannya yang terdahulu, menyerukan untuk merasionalisasi jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karyanya ini, yang telah menyebar ke seluruh lingkaran jihad, melemahkan legitimasi Al Qaeda dan kelompok-kelompok sejenis lainnya dengan menggunakan narasi teologis mereka sendiri," ujar majalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonom Muslim Amerika Mohamed El Erian berada di peringkat ke-16 dalam daftar "100 Pemikir Utama Global".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"El Erian ikut memimpin salah satu perusahaan investasi paling sukses di dunia, Pimco, Pacific Investment Management Company, yang memiliki aset USD 842 miliar."&lt;br /&gt;Seorang spesialis dalam pasar baru di IMF, ia menjadi kepala penegakan agama di Harvard sebelum bergabung dengan dunia bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi investasinya dipuji membantu mengubah Pimco menjadi perusahaan investasi terbesar di dunia.&lt;br /&gt;Mantan menteri keuangan Afghanistan Ashraf Ghani berada di ranking 20 untuk usahanya memberantas korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah itu juga memasukkan mantan wakil perdana menteri Anwar Ibrahim di posisi ke-32 atas perjuangan pro-demokrasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurnalis terkenal, Fareed Zakaria, seorang Muslim Amerika keturunan India, berada di peringkat ke-37 karena mendefinisikan batas kekuasaan Amerika dan mengerahkan diskusi publik yang paling cerdas tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banker Bangladesh dan pemenang Nobel Muhammad Yunus berada di posisi ke-46 atas perannya memerangi kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijuluki "banker orang miskin", mantan profesor ekonomi ini dan bank Grameen-nya mendapat penghargaan Nobel atas upaya akar rumputnya untuk mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank yang mentarget kaum wanita karena meyakini bahwa mereka lebih baik daripada laki-laki dalam mengelola keuangan keluarga ini menawarkan pinjaman kecil ke para peminjam miskin untuk membantu mereka membuka usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikir Muslim dari Swiss Tariq Ramadan berada di urutan ke-49 dalam daftar majalah itu. Disebutkan bahwa Ramadan mendedikasikan hidupnya untuk membuktikan bahwa Islam sesuai dengan kehidupan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ramadan ingin menyampaikan Islam yang sesuai dengan demokrasi Eropa (di mana ia tumbuh dan kini bertempat tinggal), salah satu advokat yang terlibat dalam realita politik dunia."&lt;br /&gt;Seorang warga negara Swiss keturunan Mesir, Ramadan adalah salah satu pemikir terdepan Muslim di Eropa dan telah seringkali mengecam terorisme dan ekstremisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga seorang profesor Studi Islam di Universitas Oxford dan peneliti di Universitas Doshisha, Jepang.&lt;br /&gt;Penulis 20 buku dan 700 artikel tentang Islam, ia dinobatkan oleh majalah Time sebagai salah satu dari 100 inovator abad 21 untuk kinerjanya dalam menciptakan Islam Eropa yang independen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama hidupnya, cucu pendiri Persaudaraan Muslim Hassan al Banna ini telah menjadi sebuah kontradiksi berjalan. Seorang intelektual Islam yang menganut demokrasi namun meyakini bahwa hukum relijius bersifat universal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis Pakistan Ahmed Rashid berada di posisi ke-51 untuk tulisannya tentang bahaya global di Asia Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah itu juga memasukkan Perdana Menteri Palestina, Salam Fayyad, di posisi ke- 61 karena menunjukkan bagaimana memimpin dengan efektif di tengah-tengah konflik. (rin/io) &lt;a href="http://www.suaramedia.com/"&gt;www.suaramedia.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-9129055337887435940?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/9129055337887435940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/majalah-berpengaruh-foreign-policy-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/9129055337887435940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/9129055337887435940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/majalah-berpengaruh-foreign-policy-baru.html' title='Deretan Muslim Dalam 100 Tokoh Pemikir Global'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-lWFdbZSIXY0/Tk--qQArAzI/AAAAAAAAB18/XMrqeX2uYQQ/s72-c/thinker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-2997433099817615797</id><published>2011-08-12T21:25:00.001+07:00</published><updated>2011-08-12T21:25:32.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Bila Mendapati Haidh Di Tengah Puasa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zj31Fod9_1M/TQvolRoHmMI/AAAAAAAABow/DU2Adto7qfI/s1600/ultah+perkawinan.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://3.bp.blogspot.com/-zj31Fod9_1M/TQvolRoHmMI/AAAAAAAABow/DU2Adto7qfI/s200/ultah+perkawinan.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita sudah ketahui bersama bahwa apabila wanita mendapati haidh maka ia tidak boleh puasa atau puasanya batal dan ia pun harus mengqodho’ di hari lainnya selepas Ramadhan. Lantas apa yang mesti dilakukan, jika wanita muslimah mendapati haidh di tengah-tengah ia berpuasa? Puasanya jelas batal, apakah ia tetap menahan diri dari makan dan minum hingga terbenam matahari?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah pernah ditanya, “Apa yang mesti dilakukan oleh wanita haidh dan nifas jika ia telah suci di pertengahan Ramadhan, begitu pula bagi musafir jika ia tidak lagi bersafar di siang hari?”Beliau rahimahullah menjawab,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam permasalahan ini ada dua pendapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Wanita haidh dan nifas wajib menahan diri (dari pembatal puasa seperti makan dan minum, pen) dan juga mereka wajib mengqodho’ puasanya. Adapun alasan kenapa harus tetap menahan diri (dari pembatal puasa hingga sore hari, pen) karena sudah tidak adanya lagi halangan untuk tidak berpuasa. Adapun qodho’ tetap ada karena mereka tidak ada niat berpuasa sejak pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Wanita haidh dan nifas tetap wajib qodho’ puasa namun tidak ada keharusan menahan diri (dari pembatal puasa seperti makan dan minum, pen). Alasannya karena waktu siang bukanlah waktu terlarang bagi wanita haidh dan nifas. Jadi mereka boleh tidak puasa di awal siang secara lahir dan batin. Begitu pula karena menahan diri dari pembatal puasa (semisal menahan diri dari makan dan minum, pen) tidak bermanfaat sama sekali untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berlaku pula untuk musafir, yaitu boleh baginya tidak berpuasa di awal siang secara lahir dan batin (artinya ketika ia tidak bersafar lagi di awal siang, ia boleh untuk makan dan minum, tidak mesti berpuasa hingga sore hari, pen). Pendapat kedua inilah yang rojih (terkuat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terkait dengan permasalahan di atas adalah orang sakit yang sembuh di pertengahan siang. Ia pun berlaku hal yang sama.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah di atas menunjukkan bahwa wanita haidh dan nifas jika mereka suci di pertengahan siang bisa langsung untuk makan dan minum ketika itu, tanpa mesti menahan diri dari makan dan minum (artinya berpuasa) hingga sore hari. Karena berpuasa pun tidak ada manfaatnya. Begitu pula hal ini berlaku untuk musafir yang tiba dari safar di siang hari dan orang yang sakit lalu sembuh di siang hari.Semoga sajian singkat ini bermanfaat.***&lt;b&gt;Muhammad Abduh Tuasikal &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-2997433099817615797?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/2997433099817615797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/bila-mendapati-haidh-di-tengah-puasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/2997433099817615797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/2997433099817615797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/bila-mendapati-haidh-di-tengah-puasa.html' title='Bila Mendapati Haidh Di Tengah Puasa'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-zj31Fod9_1M/TQvolRoHmMI/AAAAAAAABow/DU2Adto7qfI/s72-c/ultah+perkawinan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5844109221139374691</id><published>2011-08-09T01:07:00.000+07:00</published><updated>2011-08-09T01:07:08.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abu Ihsan - Surat Terbuka Untuk Para Istri 1</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/M9Ty35XuGXc?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/M9Ty35XuGXc?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5844109221139374691?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5844109221139374691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/abu-ihsan-surat-terbuka-untuk-para.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5844109221139374691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5844109221139374691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/abu-ihsan-surat-terbuka-untuk-para.html' title='Abu Ihsan - Surat Terbuka Untuk Para Istri 1'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-8599421086098664114</id><published>2011-08-08T22:32:00.001+07:00</published><updated>2011-08-08T22:32:50.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Cukuplah Menjadi Muslimah: Katakan Tidak untuk Faham Feminisme!!</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Oleh: Yulianna PSPenulis Cerpen ‘Hidayah Pelipur Cinta’&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nji-O1szNOA/TB1fSAJUgzI/AAAAAAAABOw/WeP_Ca5qTWE/s1600/wanita.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" id=":current_picnik_image" src="http://2.bp.blogspot.com/-nji-O1szNOA/TB1fSAJUgzI/AAAAAAAABOw/WeP_Ca5qTWE/s200/wanita.jpg" width="195" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wanita-wanita feminin mengatakan bahwa di era kebebasan ini wanita perlu menggugat agar posisi wanita setara dengan kaum laki-laki, wanita harus mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku katakan “tidak!” pada kaum feminin, aku seorang muslimah, sudah cukup dengan karunia Allah yang berlimpah. Allah menjadikan wanita mengandung, melahirkan, bagaimana mungkin seorang yang menjadi ibu menggugat untuk disamakan dengan seorang yang menjadi ayah? Seorang wanita yang menjadi ibu adalah madrasah pertama bagi sang anak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ketika orang feminin mengatakan bahwa wanita harus mengikuti mode, tidak boleh mengikuti pakaian adat masa lampau dengan menutup kepala.  Maka aku katakan “tidak!” pada kaum feminin. Pakaian muslimah adalah pakaian syar’i yang mempunyai sifat multi fungsi, sebagai pelindung bagi muslimah dari tatapan mata laki-laki jalang, sebagai pelindung kulit di saat panas mentari menyengat, sebagai pelindung tubuh dari cuaca dingin, sebagai kehormatan wanita yang mempunyai izzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hijab adalah identitas, pakaian indah yang membuat muslimah berwibawa. Muslimah bukanlah budak mode yang hanya patuh pada kemauan designer murahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kaum feminin bilang, wanita harus memberontak jika diminta patuh pada laki-laki, mengasuh anak di rumah. Maka aku katakan “tidak!” pada golongan feminisme. Muslimah adalah wanita merdeka, tidak ada kewajiban menafkahi keluarga, semua tanggungan nafkah ada di tangan suami, tidak perlu lagi bersusah payah memaksa bekerja keluar rumah.  Allah memuliakan wanita muslimah, jika mereka mempunyai penghasilan dan memberikan penghasilan tersebut untuk kebutuhan keluarga demi menolong suami, maka dihitung sebagai sedekah. Betapa merdekanya seorang muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kaum feminin menuduh muslimah itu tertindas, tidak punya hak untuk menceraikan suami, karena hak thalak ada di tangan laki-laki. Kukatakan pada golongan feminin, memang benar, tetapi Allah melebihkan wanita muslimah, harta dari istri tetap menjadi hak istri jika terjadi perceraian, sedangkan laki-laki harus membagi dengan istri harta yang dimiliki jika terjadi perceraian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kelebihan menjadi muslimah, hartanya terjaga. Maka tidak perlu lagi bagi muslimah menggugat dengan embel-embel kesetaraan gender, karena muslimah adalah wanita merdeka. &lt;b&gt;[voa-islam.com]&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-8599421086098664114?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/8599421086098664114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/cukuplah-menjadi-muslimah-katakan-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8599421086098664114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8599421086098664114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/08/cukuplah-menjadi-muslimah-katakan-tidak.html' title='Cukuplah Menjadi Muslimah: Katakan Tidak untuk Faham Feminisme!!'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-nji-O1szNOA/TB1fSAJUgzI/AAAAAAAABOw/WeP_Ca5qTWE/s72-c/wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7630229074159702430</id><published>2011-07-30T17:29:00.003+07:00</published><updated>2011-07-30T17:29:33.420+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http:///" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" id=":current_picnik_image" src="http://1.bp.blogspot.com/-UjKbOOTflOk/TjPcZKMTyFI/AAAAAAAAB1w/ZKkpTslVKW0/s400/15546953513_7J9dN.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7630229074159702430?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7630229074159702430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/07/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7630229074159702430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7630229074159702430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/07/blog-post.html' title=''/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-UjKbOOTflOk/TjPcZKMTyFI/AAAAAAAAB1w/ZKkpTslVKW0/s72-c/15546953513_7J9dN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6560415903687066305</id><published>2011-07-29T16:49:00.002+07:00</published><updated>2011-07-29T16:58:12.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Y-ertn-GTAk/TjKBrBEOwAI/AAAAAAAAB1o/Te9SQhSSjbM/s1600/hilal150.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-Y-ertn-GTAk/TjKBrBEOwAI/AAAAAAAAB1o/Te9SQhSSjbM/s1600/hilal150.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jakarta - Masyarakat saat ini pasti banyak yang menanyakan kepastian, kapan sebenarnya awal puasa atau 1 Ramadhan tiba? Untuk itu diperlukan perhitungan hilal dari sejumlah titik lokasi pengamatan. Ingin ikut memantau? Bisa kok via web.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hilal merupakan awal masuknya bulan baru pada kalender Hijriah. Banyak kegiatan penting umat Islam mengambil dasar posisi bulan di langit, seperti Tahun Baru Hijriah, awal shaum Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan demikian dipandang penting untuk menyebarluaskan informasi awal bulan baru yang ditandai oleh tampakan hilal," kata Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, dalam keterangannya, Jumat (29/7/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memberikan informasi hilal astronomi secara lebih luas dan terbuka kepada masyarakat, Kementerian Kominfo bekejasama dengan PT Telkom, Observatorium Bosscha serta Fakultas MIPA ITB menyediakan layanan tayangan langsung pengamatan hilal astronomi melalui halaman web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan pengamatan hilal tahun ini didukung juga oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kementerian Agama, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Karim, Rukyatul Hilal Indonesia, Universitas Mataram, Universitas Hasanuddin, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Lampung dan LAPAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Melalui tayangan langsung ini diharapkan agar masyarakat luas berkesempatan untuk dapat ikut menyaksikan hilal dan memahami fenomena alam yang terkait," tukas Gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan langsung ini tidak dimaksudkan untuk menjamin bahwa hilal dapat dilihat. Pun demikian, ada beberapa faktor yang mempengaruhi penampakan hilal. Salah satunya adalah keadaan cuaca pada arah pandang ke bulan/hilal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kondisi cuaca berperan penting pada kualitas hasil penampakan hilal. Proses tayangan langsung ini dilakukan dengan sebenarnya seperti apa yang tampak di langit. Hal ini mutlak dilakukan guna menjamin tersampaikannya informasi hilal secara utuh kepada masyarakat," kata gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi hilal astronomi yang disampaikan ini selanjutnya dapat menjadi salah satu pertimbangan yang diperlukan bagi pengambilan keputusan oleh institusi yang berwenang secara kenegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun situs yang bisa dikunjungi untuk pengamatan hilal ini adalah: http://hilal.kominfo.go.id, http://bosscha.itb.ac.id/hilal, serta http://bmkg.go.id http://rukyatulhilal.org.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut lokasi pengamatan yang di-relay ke video streaming Hilal Ramadhan dan Syawal dari website Kementerian Kominfo:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lhoknga – Aceh.&lt;br /&gt;Medan – Sumatera Utara.&lt;br /&gt;Pekanbaru – Riau.&lt;br /&gt;Dermaga TPI Kalianda – Lampung.&lt;br /&gt;Obs. Bosscha Bandung – Jawa Barat.&lt;br /&gt;SPD Lapan Pameungpeuk – Jawa Barat.&lt;br /&gt;Pelabuhan Ratu Sukabumi – Jawa Barat.&lt;br /&gt;Yogyakarta – DIY.&lt;br /&gt;Bangkalan Madura – Jawa Timur.&lt;br /&gt;Denpasar – Bali.&lt;br /&gt;Mataram – NTB.&lt;br /&gt;Kupang – NTT.&lt;br /&gt;SPD Lapan Pontianak – Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;Makassar – Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;SPD Lapan Biak – Papua.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(    ash    /    fyk    /detikinet.com)    &lt;/b&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6560415903687066305?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6560415903687066305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/07/jakarta-masyarakat-saat-ini-pasti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6560415903687066305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6560415903687066305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/07/jakarta-masyarakat-saat-ini-pasti.html' title=''/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Y-ertn-GTAk/TjKBrBEOwAI/AAAAAAAAB1o/Te9SQhSSjbM/s72-c/hilal150.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7988989114839096745</id><published>2011-06-29T07:43:00.000+07:00</published><updated>2011-06-29T07:43:12.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Dipecat Karena Jilbab, Muslimah AS Tuntut Perusahaan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http:///" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://4.bp.blogspot.com/-URkfVnGSakA/Tgp04SXd7ZI/AAAAAAAAB0o/1a3RNf1BvLc/s200/Clip.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;SAN FRANCISCO - Seorang mantan pegawai gudang Abercrombie &amp;amp; Fitch Co menggugat pengecer pakaian tersebut di pengadilan federal Senin, mengatakan ia secara ilegal dipecat setelah menolak untuk melepas jilbab sementara bekerja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hani Khan mengatakan seorang manajer di perusahaan toko Hollister Co di Mal Hillsdale di San Mateo mempekerjakannya saat dia mengenakan jilbab. Manajer itu mengatakan tidak masalah untuk memakainya asalkan jilbab itu dalam warna seragam perusahaan, kata Khan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Empat bulan kemudian, gadis berusia 20 tahun itu mengatakan seorang manajer distrik dan manajer sumber daya manusia bertanya apakah ia bisa melepaskan jilbab saat bekerja, dan dia diskors dan kemudian dipecat karena menolak untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan tuntutan diskriminasi kerja terbaru  terhadap apa yang perusahaan itu sebut sebagai "kebijakan lihat," yang para kritikus mengatakan berarti gambaran dari sebagian besar berkulit putih, muda, terlihat atletis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abercrombie telah menjadi target tuntutan hukum dari banyak diskriminasi, termasuk gugatan class action federal yang diajukan oleh karyawan kulit hitam, Hispanik dan Asia dan para pelamar pekerjaan yang diselesaikan dengan ganti rugi sebesar $ 40 juta pada tahun 2004. Perusahaan tersebut mengakui tidak ada kesalahan dibuat, meskipun dipaksa untuk melaksanakan program dan kebijakan baru untuk meningkatkan keragaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tumbuh di negara di mana Bill of Rights menjamin kebebasan beragama, saya merasa dikecewakan," kata Khan, yang seat ini merupakan mahasiswa jurusan ilmu politik, pada konferensi pers. "Kasus ini adalah tentang prinsip-prinsip, hak asasi untuk dapat mengekspresikan kebebasan agama Anda dan dapat bekerja di negara ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abercrombie membela diri dalam rekaman komentar yang diberikan kepada The Associated Press, mengatakan keragaman di toko-toko perusahaan itu "jauh melampaui keragaman dalam populasi Amerika Serikat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mematuhi hukum mengenai akomodasi agama yang wajar, dan kami akan terus melakukannya," kata Rocky Robbins, penasihat umum perusahaan. "Kami yakin bahwa ketika hal ini dicoba, juri akan menemukan bahwa kita telah sepenuhnya mematuhi hukum."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS di San Francisco datang setelah Komisi Equal Employment Opportunity (EEOC) memutuskan pada bulan September bahwa Khan dipecat secara ilegal. Gugatan Khan diajukan dalam hubungannya dengan gugatan EEOC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan pertama kalinya perusahaan tersebut telah dituntut atas diskriminasi terhadap perempuan Muslim yang mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2009, Samantha Elauf, yang berusia 17 tahun pada waktu itu, mengajukan gugatan federal di Oklahoma, menyatakan perusahaan tersebut menolak untuk pekerjaan dia karena dia mengenakan jilbab. Kasus itu masih berlangsung hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EEOC mengajukan gugatan lain untuk alasan yang sama, mengatakan perusahaan menolak untuk mempekerjakan seorang wanita yang mengenakan jilbab-yang melamar untuk posisi penyimpanan pada 2008 di sebuah toko Abercrombie Kids di Mall Besar di Milpitas, California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara Khan mengatakan kliennya sedang berusaha membuat Abercrombie untuk mengubah "kebijakan melihat" perusahaan tersebut untuk memungkinkan jilbab dikenakan oleh para karyawan, dan untuk kerusakan yang tidak ditentukan. Gugatan itu menuduh pelanggaran hak-hak sipil federal dan negara dan undang-undang ketenagakerjaan. &lt;b&gt;(by/AP/voa-islam.com)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7988989114839096745?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7988989114839096745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/06/dipecat-karena-jilbab-muslimah-as.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7988989114839096745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7988989114839096745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/06/dipecat-karena-jilbab-muslimah-as.html' title='Dipecat Karena Jilbab, Muslimah AS Tuntut Perusahaan'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-URkfVnGSakA/Tgp04SXd7ZI/AAAAAAAAB0o/1a3RNf1BvLc/s72-c/Clip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5514717668362505552</id><published>2011-06-17T08:48:00.000+07:00</published><updated>2011-06-17T08:48:45.025+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Adab Menguap dan Bersin</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://./" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-enZD758ORmc/TfqySNL0KeI/AAAAAAAAByw/ALKnebchJ6w/s1600/bersin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis: Ummul Husain&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Muraja’ah: ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebanyakan dari kita, mungkin beranggapan bahwa ibadah hanyalah sebatas pada shalat, puasa, haji, dan zakat. Padahal ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai oleh Allah dan yang telah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satu ibadah yang telah diremehkan oleh sebagian kaum muslim adalah menjaga adab-adab yang telah diajarkan oleh Islam. Adab-adab tersebut memang terkesan sepele, tetapi jika kita mengamalkannya dengan niat beribadah dan dengan niat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amal tersebut akan bernilai ibadah di sisi Allah Ta’ala. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu adab islami yang sudah banyak ditinggalkan kaum muslimin adalah adab ketika bersin dan menguap. Banyak kaum muslimin saat ini yang tidak mengetahui adab ini. Ketika bersin, banyak di antara mereka yang tidak mengucapkan “alhamdullillah”. Mungkin itu disebabkan mereka lupa atau tidak mengetahui keutamaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian pula ketika ia menguap, seharusnya seorang muslim menahannya semampu mungkin. Akan tetapi, banyak dari kita, membuka mulut lebar-lebar saat menguap, sehingga semua orang pun bisa melihat seluruh isi mulutnya. Ada pula yang ketika menguap, mengucapkan ta’awudz, padahal perbuatan semacam ini sama sekali tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sesungguhnya jika seorang muslim mengetahui betapa besar pahala yang akan diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika seorang muslim meneladani Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam maka sudah pasti manusia akan berlomba-lomba melaksanakan adab-adab yang telah diajarkan oleh Islam ini. Meskipun hal tersebut dalam perkara yang remeh di mata manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sesungguhnya Allah Membenci Menguap&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita mengaku muslim dan mengaku bahwasanya kita mencintai Allah, maka salah satu konsekuensinya adalah mencintai segala sesuatu yang dicintai oleh Allah, serta membenci dan menjauhi segala sesuatu yang dibenci oleh Allah. Salah satu perkara yang dibenci oleh Allah adalah menguap. Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan ‘Alhamdullillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya.” (HR Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah membenci menguap karena menguap adalah aktivitas yang membuat seseorang banyak makan, yang pada akhirnya membawa pada kemalasan dalam beribadah. Menguap adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah, terlebih-lebih ketika pada waktu shalat. Para nabi tidak pernah menguap, dikarenakan menguap adalah salah satu aktivitas yang dibenci oleh Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tahanlah Semampumu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika seseorang ingin menguap, maka hendaklah dia menahannya sebisa mungkin, atau dengan menutup jalan terbukanya mulut dengan menggunakan tangannya. Hal ini sesuai dengan hadits yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Menguap adalah dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sedapat mungkin.” (HR Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika seseorang ingin menguap hendaknya ia menutup mulutnya dengan tangan kiri, karena menguap adalah salah satu perbuatan yang buruk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sesungguhnya Allah Mencintai Orang yang Bersin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai bersin.” (HR Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bersin merupakan sesuatu yang disukai karena bersin dapat menyehatkan badan dan menghilangkan keinginan untuk selalu mengenyangkan perut, serta dapat membuat semangat untuk beribadah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Bersin Hendaknya Kita…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Merendahkan suara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Menutup mulut dan wajah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Tidak memalingkan leher.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Mengeraskan bacaan hamdalah, walaupun dalam keadaan shalat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Macam-Macam Bacaan yang Dapat Kita Amalkan Ketika Bersin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Alhamdulillah (segala puji hanya bagi Allah).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin (segala puji bagi Allah Rabb semesta alam).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Alhamdulillah ‘ala kulli haal (segala puji bai Allah dalam setiap keadaan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Alhamdulillahi hamdan katsiiran thayyiban mubaarakan fiihi, mubaarakan ‘alaihi kamaa yuhibbu Rabbuna wa yardhaa” (segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak lagi penuh berkah dan diberkahi, sebagaimana yang dicintai dan diridhai oleh Rabb kami).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tunaikanlah Hak Saudaramu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islam adalah agama yang sangat indah, dan salah satu keindahan agama ini adalah memperhatikan keadilan dan memberikan hak kepada sang pemiliknya. Salah satu hak yang harus ditunaikan oleh seorang muslim dan muslimah kepada muslim dan muslimah yang lain adalah ber-tasymit (mendoakan orang yang bersin) ketika ada seorang dari saudara atau saudari kita yang muslim bersin dan ia mengucapkan ‘alhamdullillah’.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam: jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika ia mengundangmu maka datanglah, jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah nasihat, jika ia bersin lalu ia mengucapkan alhamdullilah maka doakanlah, jika ia sakit maka jenguklah, jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya.” (HR Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika ada seorang muslim bersin di dekat kita, lalu dia mengucapkan “alhamdullillah,” maka kita wajib mendoakannya dengan membaca “yarhamukallah” (semoga Allah merahmatimu). Hukum tasymit ini adalah wajib bagi setiap orang yang mendengar seorang muslim yang bersin kemudian mengucapkan “alhamdullillah.” Setelah orang lain mendoakannya, orang yang bersin tadi dianjurkan untuk mengucapkan salah satu doa sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Yahdikumullah wa yushlih baalakum (mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada kalian dan memperbaiki keadaan kalian).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Yaghfirulahu lanaa wa lakum (mudah-mudahan Alah mengampuni kita dan kalian semua).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Yaghfirullaah lakum (semoga Allah mengampuni kalian semua).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Yarhamunnallah wa iyyaakum wa yaghfirullaahu wa lakum (semoga Allah memberi rahmat kepada kami dan kamu sekalian, serta mengampuni kami dan mengampuni kalian).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Aafaanallah wa iyyaakum minan naari yarhamukumullaah (semoga Allah menyelamatkan kami dan kamu sekalian dari api neraka, serta memberi rahmat kepada kamu sekalian).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Yarhamunnallah wa iyyaakum (semoga Allah memberi rahmat kepada kami dan kepada kalian semua).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mereka Tidak Berhak Mendapatkannya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita tidak perlu bertasymit ketika:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Ada seseorang yang bersin, dan dia tidak mengucapkan hamdalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Ada seseorang yang bersin lebih dari tiga kali. Jika seseorang bersin lebih dari tiga kali, maka orang tersebut dikategorikan terserang influenza. Kita pun tidak disyariatkan untuk mendoakannya, kecuali doa kesembuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Ada seseorang membenci tasymit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Seseorang yang bersin itu bukan beragama Islam. Walaupun orang tersebut mengucapkan hamdalah, kita tetap tidak diperbolehkan untuk ber-tasymit, karena seorang muslim tidak diperbolehkan mendoakan orang kafir. Jika orang kafir tersebut mengucapkan alhamdulillah, kita jawab “Yahdikumullah wa yushlih baalakum“&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Seseorang yang bersin bertepatan dengan khutbah jumat. Cukup bagi yang bersin saja untuk mengucapkan hamdalah tanpa ada yang ber-tasymit, karena ketika khutbah jum’at seorang muslim wajib untuk diam. Begitu pula ketika shalat wajib (shalat fardhu) sedang didirikan, tidak ada keharusan bagi kita untuk ber-tasymit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Kita berada ditempat yang terlarang untuk mengucapkan kalamullah, seperti di dalam toilet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudariku marilah kita bersama-sama mengamalkan sunnah (tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) yang mulia ini. Mulailah untuk membiasakan diri melakukannya di tengah-tengah keluarga, teman-teman, dan masyarakat di sekitar kita. Beritahukanlah kepada saudara-saudari kita yang lain untuk ikut mengamalkannya, karena sesungguhnya di dalamnya terdapat karunia yang sangat besar. Bahkan dahulu kaum yahudi pun pernah berpura-pura bersin di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam demi mendapatkan karunia yang besar itu, melalui doa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, seharusnya kita sebagai muslim dan muslimah lebih bersemangat lagi untuk mendapatkannya. Sangat disayangkan jika karunia yang sangat besar itu kita tidak mendapatkannya. Bukankah demikian, wahai Saudariku?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wallaahu ‘alam bish shawaab.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Maraa’ji’ :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Adab Menguap dan Bersin, Ismail bin Marsyid bin Ibrahim ar-Rumaih, Pustaka Imam Asy-Syafi’I, Bogor.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sepuluh Hak Dalam Islam, Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin, penerbit: Pustaka Al-Minhaj, Sukoharjo.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Matan Hadits Arba’in An-Nawawiyah, Imam An-Nawawi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5514717668362505552?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5514717668362505552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/06/adab-menguap-dan-bersin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5514717668362505552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5514717668362505552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/06/adab-menguap-dan-bersin.html' title='Adab Menguap dan Bersin'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-enZD758ORmc/TfqySNL0KeI/AAAAAAAAByw/ALKnebchJ6w/s72-c/bersin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-4937474314146230852</id><published>2011-05-29T07:47:00.000+07:00</published><updated>2011-05-29T07:47:20.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 12</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/_w_3u4ysmvY?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/_w_3u4ysmvY?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-4937474314146230852?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/4937474314146230852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/05/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4937474314146230852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4937474314146230852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/05/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html' title='Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 12'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-4668645401722299953</id><published>2011-04-19T08:00:00.000+07:00</published><updated>2011-04-19T08:00:07.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Skenario Film Hanung Ternyata Ditulis Oleh Fritjof Schuon Tahun 1932</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-60bL5yli67M/TazeHImlAzI/AAAAAAAABuM/z54xxa9azFU/s1600/schuon_menulis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-60bL5yli67M/TazeHImlAzI/AAAAAAAABuM/z54xxa9azFU/s1600/schuon_menulis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Manusia tidak hidup sendirian di dunia ini, tapi di jalan setapaknya masing-masing. &lt;u&gt;Semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju ke arah yang sama, mencari satu hal yang sama, menuju tujuan yang sama, yaitu Tuhan… Aku pindah agama bukan berarti aku mengkhianati Tuhan.”&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata-kata itu betul-betul saya garis bawahi, satu bulan sebelum Film ? garapan hanung launching. Entah kebetulan atau tidak, kalimat dalalm cuplikan film ? tersebut ternyata persis dengan bunyi surat Fritjof Schuon kepada Albert Ossey, tahun 1932. Coba anda bandingkan:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Have I ever said that the path to God passes through Mecca? I&lt;u&gt;f there were any essential difference between a path that passes through Benaris and one that passes through Mecca, how could you think that I would wish to come to God “through Mecca,” and thereby betray Christ and the Vedanta?&lt;/u&gt; In what why does the highest spiritual path pass through Mecca or Benares or Lhasa or Jerussalem or Rome. Is the Nirvana of Mecca different from the Nirvana of Benares?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya kira-kira begini: Apakah aku pernah bilang bahwa jalan menuju Tuhan hanya bisa dilalui lewat Mekkah? Jika disana ada perbedaan mendasar antara jalan yang melewati Benaris (India) dan satu yang melalui Mekkah, bagaimana mungkin Anda berpikir bahwa aku ingin datang kepada Tuhan "melalui Mekah," dan dengan cara demikian mengkhianati Kristus dan Vedanta? Mengapa jalan spiritual tertinggi melewati Mekah atau Benares atau Lhasa atau Jerussalem atau Roma? Apakah nirvana dari Mekah berbeda dengan nirvana dari Benares?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk-bentuk pertanyaan menyentil itulah yang dipakai Schuon untuk menyadarkan orang-orang agar tidak mengklaim bahwa agamanya adalah paling benar. Fritjof Schuon adalah seorang kelahiran Swiss yang mencoba memetakan jalan berbeda untuk menuju satu Tuhan tanpa harus mengkhianati Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergulatannya mencari spiritualitas mengantarkannya bertemu Rene Guénon (baca: Gino) salah seorang freemason kenamaan dari Perancis. Sejak berusia 16 tahun, Schuon telah membaca karya Guénon, Orient et Occident. Kagum dengan pemikiran Guénon, Schuon saling berkirim surat dengan Guénon selama 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkorespodensi sekian lama, akhirnya, untuk pertama kalinya Schuon bertemu dengan Guénon di Mesir pada tahun 1938. Schuon akhirnya memeluk Islam dengan nama Isa Nuruddin Ahmad al-Shadhili al-Darquwi al-Alawi al-Maryami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Schuon, agama memang berbeda pada tiap-tiap simbolnya. Orang Islam mendirikan shalat, umat Kristen berdoa di gereja, dan Hindu beribadah demi Nirwana. Namun, bagi Schuon, pada substansinya masing-masing agama merujuk pada satu Tuhan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat inilah yang kemudian ia namakan menjadi religio perennis (agama abadi) dan diterjemahkan Nurcholish Madjid empat puluh tahun kemudian dengan nama inklusifisme. Apa yang dimaksud agama abadi tidak lain ada kebenaran abadi yang dibawa masing-masing agama hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya kalimat “In what why does the highest spiritual path pass through Mecca or Benares or Lhasa or Jerussalem or Rome” itu pula yang menggema di pikiran Komarudin Hidayat hingga kemudian ia berujar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Implikasi praktisnya dalam beragama adalah tidak setiap kaum beragama yang agamanya diakui sebagai satu-satunya yang benar secara otomatis adalah jaminan memperoleh keselamatan. Demikian sebaliknya, tidak setiap kaum beragama yang agamanya diakui sebagai sesat dan kafir sekalipun tidak secara otomatis memperoleh neraka dan kesengsaraan di akhirat kelak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perenialisme berbeda dengan New Age, jika New Age meminta manusia untuk tidak mementingkan lagi agama, perenialisme masih butuh agama. Karena agama adalah kunci ekspresi spiritualitas seseorang, walau tidak lama kemudian perenialisme menyatakan tidak semua agama benar, sekaligus tidak semua agama salah. Yang salah jika sebuah agama tertentu mengklaim diri paling jitu. Ini problem, bagi pengikut “agama” Schuon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran Schuon tentang titik temu agama-agama pada level esoteris secara konseptual masih bermasalah. Sebab pada tingkat esoteris pun terdapat perbedaan mendasar antara Islam dengan agama-agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schuon ini nampaknya didorong oleh suatu motif agar antar agama-agama yang ada di dunia tidak terjadi pertentangan. Tapi teorinya cenderung membenarkan semua agama. Padahal Islam adalah agama yang justru menjelaskan kesalahan-kesalahan yang terdapat pada agama-agama sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya ini pula yang dimaksud Hanung. Filmnya berjudul ?, walau memang rilis tahun 2011, namun sejatinya skenario itu sudah ditulis oleh Schuon jauh hari Hanung hanya mengkopinya ke layar kaca lewat tokoh Rika, Surya, dan Hendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan sekarang sebenarnya sederhana: apakah Hanung Bramantyo adalah juga seorang freemason sama dengan Schuon? Semoga saja tidak.&lt;b&gt; (pz/Voa-Islam)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Referensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adnin Armas, Gagasan Fritjof Schuon Tentang Titik Temu Agama-agama, dalam Jurnal Islamia, Dibalik Pahama Pluralisme Agama, (Thn 1 No 3: Pustaka Khairul Bayyan, 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budhy Munawar Rachman, Islam Pluralis: Wacana Kesetaraan Kaum Beriman, (Jakarta: Paramadina, 2001)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar Dewi Kania, Mewaspadai Kebangkitan Filsafat Perenial, Makalah Diskusi Sabtuan INSISTS, 16/04/2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komaruddin Hidayat, Agama Masa Depan Perspektif Filsafat Perenial, (Jakarta: Paramadina, 1995&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukidi, Teologi Inklusif Cak Nur, (Jakarta : Penerbit Kompas, 2001)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-4668645401722299953?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/4668645401722299953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/skenario-film-hanung-ternyata-ditulis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4668645401722299953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4668645401722299953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/skenario-film-hanung-ternyata-ditulis.html' title='Skenario Film Hanung Ternyata Ditulis Oleh Fritjof Schuon Tahun 1932'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-60bL5yli67M/TazeHImlAzI/AAAAAAAABuM/z54xxa9azFU/s72-c/schuon_menulis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1135900816232419615</id><published>2011-04-17T10:55:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T10:55:11.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Perdebatan Lanjutan Hanung Bramantyo vs Wartawan 'Suara Islam' (2)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-x6YNoGW90I0/Tapj5xquI0I/AAAAAAAABuI/_L7zNj3PtOg/s1600/hb.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-x6YNoGW90I0/Tapj5xquI0I/AAAAAAAABuI/_L7zNj3PtOg/s320/hb.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Inilah Debat Lanjutan Wartawan Suara Islam (Abdul Halim Ayim) dengan Sutradara film "?" Hanung Bramantyo via Facebook:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;wartawan SI (16 April jam 7:32):&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih atas jawabannya yang cukup panjang. Namun jawaban tersebut saya nilai kabur dan terkesan hanya ingin membela diri, hanya ingin mendongkrak film ”?” yang berkualits sampah dan rombengan menjadi berkualitas perunggu, (bukan perak atau emas, terlalu tinggi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jawaban tersebut justru menunjukkan anda telah mengadaikan idealisme dan integritas sebagai seorang sutradara film demi rasa kebencian terhadap Islam dan umat Islam. Padahal umat Islam mayoritas di negara ini sudah tertindas oleh minoritas Kristen, Katolik dan Cina dari segi politik, ekonomi dan media massa, sekarang anda malah menambahi dengan menindas dari sisi budaya. Sebelumnya saya akan menjawab dulu beberapa argumentasi anda. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kalau anda membela diri bahwa yang menusuk Pastor itu bukan mencerminkan orang Islam karena memakai jaket coklat dan mengendarai sepeda motor, siapapun pasti tahu bahwa yang anda maksud adalah orang Islam. Anda jelas mengacu pada peristiwa di Ciketing Bekasi tahun lalu, dimana seorang Pendeta HKBP ditusuk pemuda Islam setelah sebelumnya mereka diprovokasi jemaat HKBP Ciketing dan terjadi bentrokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi pemboman di Gereja, anda jelas mengacu pada pemboman beberapa tahun lalu yang menewaskan seorang Banser yang menjaga malam Natal. Secara tersirat anda menuding yang membom Gereja adalah orang Islam, padahal ada investigasi yang menyebutkan pemboman itu hasil dari operasi intelijen dengan sengaja untuk mendiskreditkan umat Islam sebagaimana bom buku bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda mengatakan diawal film itu digambarkan beberapa pemuda yang merawat masjid, itu hanyalah strategi anda agar film itu bisa diterima umat Islam. Namun ternyata jalan cerita selanjutnya penuh dengan kebohongan, murahan dan ternyata anda memiliki daya khayal yang lumayan tinggi. Pantas kalau akhirnya anda bisa merayu bintang sinetron untuk dijadikan istri setelah sebelumnya dengan kejam mendepak mamanya Bhumi dan menelantarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, justru pernyataan saya sebelumnya mengatakan anda menolak poligami dan mendukung pemurtadan, seperti dalam kasus murtadnya Rika. Jadi anda keliru dalam menanggapi pernyataan saya. Justru saya heran seandainya dalam film “?” anda mendukung poligami, karena poligami dibolehkan dan murtad dilarang keras dalam Islam. Terbukti dalam film itu anda menolak poligami seperti dalam kasus Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal seandainya anda setuju poligami, saya haqqul yakin anda tidak perlu bertindak kejam dengan mendepak mamanya Bhumi demi memiliki cintanya si bintang sinetron. Cukup mamanya Bhumi dijadikan istri pertama (istri Jogja) dan si bintang sinetron jadi istri kedua (istri Jakarta). Jadi kalau singgah di Jogja atau Jakarta untuk mensutradarai film, sudah ditunggui para istri yang selalu siap menyambut kehadiran anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda berdalih murtadnya Rika karena merupakan pilihan hidup setelah dendam karena ditinggal suaminya poligami, apalagi anda memasang dalil surat Al Hajj ayat 17 (bukan ayat 7), jelas itu menunjukkan anda tidak faham tafsir Al Qur’an. Cobalah buka kembali beberapa kitab tafsir Al Qur’an mengenai surat Al Hajj ayat 17 tersebut. Saya kira anda mempunyai masalah pada paradigma berfikir, mengemukakan sesuatu berdasarkan keinginan hawa nafsu anda yang mendukung pluralisme, baru dicari-carikan ayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tafsir Surat Al Hajj ayat 17 adalah, ayat itu menunjukkan orang-orang sebelum kedatangan Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Tetapi setelah datangnya Islam, mereka wajib memeluk Islam. Jika mereka bersyahadat dan memeluk Islam, maka kebaikannya sebelum Islam akan dihitung dan dosanya akan dihapus. Tetapi sebaliknya kalau mereka menolak Islam atau murtad dari Islam, maka kebaikannya ketika Islam akan dihapuskan dan dosanya akan ditimpakan kepada dirinya akibat kemurtadannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ayat itu bukan menganjurkan orang bebas memilih keyakinan agamanya. Sedangkan murtad dari Islam bukan suatu pilihan hidup tetapi suatu kesalahan hidup yang fatal dan berakibat pada hukuman qishash. Islam sudah menarik garis tegas bagi orang yang murtad menjadi Nasrani, baca surat Maryam ayat 88-91 dan surat Al-Maidah ayat 73-74. Jadi sesungguhnya film “?” yang anda sutradarai itu jelas untuk menipu dan menjurumuskan manusia kedalam kesesatan, seperti disebutkan dalam surat Al An’am ayat 112. Hanya temannya syetan yang menjerumuskan manusia kedalam kesesatan. Jadi anda itu temannya syetan, karena ingin menjerumuskan manusia kedalam kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam film berkualitas sampah itu anda mengatakan tidak mendukung pemurtadan, jelas itu suatu kebohongan. Pertama, pada film itu akhirnya Abi dan kedua orang tua Rika menerima kembali kehadirannya meski telah menjadi Katolik. Kedua, anda menggambarkan setelah murtad dan menjadi aktivis Gereja, ternyata hidup Rika lebih bahagia daripada ketika masih menjadi muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dikatakan Rika telah melakukan perubahan besar dalam kehidupannya, seolah-olah menuju kehidupan yang lebih baik. Kalau anda mengatakan Abi menghargai pilihan Rika untuk murtad, betapa jumudnya pemikiran anda. Masak pilihan untuk menjadi murtad kok dihargai. Tidak menutup kemungkinan kalau pilihan itu dibiarkan, Abi yang masih kecil dan tak tahu apa-apa itu bisa saja menjadi Katolik mengikuti agama baru ibunya karena dialah yang mengasuh sehari-harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya kalau Abi ikut kakeknya. Lebih menggelikan lagi, anda mengatakan orang tua Rika mengambil sikap bijaksana sebagai seorang muslim dengan anaknya menjadi Katolik. Demikian itu bukan sikap bijaksana bung, tetapi sikap keterlaluan karena membiarkan anaknya masuk Neraka. Baca tafsir surat At Tahrim ayat 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, film itu mendorong penonton untuk membenci poligami dan menyetujui pemurtadan sebagai sebuah pilihan hidup. Padahal dalam Syariah Islam, poligami dibolehkan hingga empat istri dan hukuman bagi seorang murtad tidak lain adalah qishash (hukuman mati). Berarti dengan tegas anda menolak Syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin membela diri kalau restoran babi pak Tan semuanya sudah dipisahkan, antara memasak babi dan ayam serta bebek. Tetapi disitu anda jelas lebih mendukung masakan babi yang haram daripada ayam atau bebek yang halal. Terbukti anda mengejek masakan halal itu dengan kata-kata: “babi rasanya gurih tanpa banyak bumbu”, seperti yang dikatakan pak Tan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan juga dikampanyekan betapa nikmatnya makan daging babi daripada ayam atau bebek yang harus banyak bumbunya supaya menjadi nikmat. Tetapi kalau babi tidak perlu bumbu sudah nikmat sekali. Apa ini tidak berarti anda secara tidak langsung menyarankan agar umat Islam tidak perlu ragu-ragu lagi makan daging babi yang nikmat dan gurih meski haram ! Maklumlah anda masih keturunan Cina !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang lebih konyol lagi adalah si Menuk yang muslimah sholat disamping onggokan daging babi yang haram bahkan kiblatnya sengaja dihadapkan ke altar pemujaan agama Konghuchu yang penuh dengan dupa dan patung-patung dewa. Padahal itulah yang dilakukan Menuk setiap harinya ketika bekerja di restoran pak Tan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu bukan penghinaan ketika sholat menghadap Allah SWT sementara didekatnya ada onggokan daging babi dan kiblatnya sengaja dihadapkan ke altar pemujaan Konghuchu. Sebelumnya anda telah menghina Allah SWT dengan kalimat suci Asmaul Husna dibacakan dengan nada sinis dan ekspresi mengejek oleh seorang Pastor di Gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;wartawan SI (16 April jam 7:33):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, lebih tragis lagi penghinaan anda terhadap Islam. Bayangkan, Masjid sebagai tempat suci anda gunakan untuk latihan memerankan Yesus yang akan dilakukan Surya, hal ini menunjukkan anda telah menodai kesucian Masjid. Apalagi Surya sebagai seorang muslim memerankan Yesus di Gereja. Padahal masuk Gereja diharamkan bagi seorang muslim, apalagi memerankan Yesus didalam gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda perlu membaca sejarah Amirul Mukminin Khalifah Umar bin Khattab yang menolak masuk ke Gereja Suci di Baitul Maqdis (Yerusallem) setelah Kota Suci itu ditaklukkan pasukan Islam secara damai tanpa setetes darahpun tumpah pada tahun 16 Hijriyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, penyerbuan rumah makan Cina oleh umat Islam pada hari kedua lebaran barangkali baru pertama kali ini terjadi di Indonesia bahkan di dunia. Kalau biasanya peristiwa itu terjadi pada bulan puasa, dimana pada siang hari restoran atau warung makan tetap buka, itupun jarang sekali terjadi. Lha ini justru terjadi pada hari lebaran apalagi terhadap restoran Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan anda akan mengirimg opini agar umat Islam tidak segan-segan melakukan tindakan anarkhis terhadap orang Cina meski hari lebaran sekalipun. Sudah jelas anda ingin mencoba mendorong terjadinya konflik horisontal di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, tidak hanya menghina kesucian Islam, anda juga mencoba melecehkan Banser sebagai salah satu organ NU. Masak menjadi Banser sebagai pekerjaan atau tempat penampungan para pengangguran, seperti yang dikatakan Sholeh kepada Menuk. Lebih tragis lagi, Banser kok sampai bunuh diri hanya karena supaya lebih berarti dimata istrinya. Apalagi sebelum bunuh diri dengan memeluk bom, terlebih dahulu Sholeh berteriak laa illaha illallah, apa ini bukan penghinaan !!! Padahal bunuh diri hukumannya langsung masuk Neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam analisis politik saya, anda tampaknya ingin membenturkan antara Banser NU dan Kokam (Komando Keamanan Muhammadiyah). Logikanya, anda baru saja mensutradarai film “Sang Pencerah” dan dimana-mana anda berkoar-koar menjadi keluarga besar Muhammadiyah. Dengan sendirinya, nanti kalau anggota Banser memburu anda karena dianggap telah menghinanya, anda akan kabur dengan meminta perlindungan pada Kokam dari buruan Banser karena anda merasa telah berjasa membuat film “Sang Pencerah”, apalagi anda selalu mengaku dari keluarga besar Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sendirinya akan terjadi konflik horizontal antara Banser vs Kokam. Apakah itu yang anda kehendaki ? Adapun yang saya dengar, sekarang para anggota Banser sudah mulai marah dengan penghinaan tersebut. Semoga saja Kokam tidak terpancing untuk membela, biar anda sendirian menghadapi Banser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, kalau anda menyatakan mengapa umat Islam protes ketika KH Ahmad Dahlan dimainkan seorang murtad, sementara tidak satupun orang Kristen protes ketika Yesus dimainkan oleh figuran seperti Surya yang beragama Islam, hal itu menunjukkan kepicikan pengetahuan anda tentang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu menunjukkan anda menyamakan semua agama alias pendukung pluralisme, sehingga ketika simbol agama atau tokohnya dilecehkan tidak perlu protes. Lha itulah perbedaan antara Islam dan Kristen, bung. Kalau umat Islam protes karena tokohnya anda lecehkan, itu hak umat Islam. Kalau orang Kristen tidak protes meskipun Yesus diperankan figuran seperti Surya yang muslim, ya itu hak orang Kristen. Tetapi yang jelas anda telah merendahkan maratabat tokoh Islam karena diperankan oleh seorang murtad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengakhiri tulisan ini, saya ingin bertanya dan jawablah dengan sejujur-jujurnya. Kalau anda berani menjawab berarti gentleman, tetapi kalau tidak berarti pengecut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ide pembuatan film “?” dari siapa, sehingga anda bersedia menjadi sutradaranya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, siapa yang membiayai pembuatan film “?” yang katanya sampai menghabiskan Rp 5 miliar itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, siapa dalang sesungguhnya dibelakang film “?” ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, sebagai sutradara berpengalaman, mengapa anda berani mengabaikan empat pilar utama dalam sebuah film yang bagus yakni mengedepankan etika, moral, agama dan sosial. Apa yang mendorong anda bertindak nekat seperti itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, mengapa anda berani mengorbankan idealisme dan intergritas sebagai seorang sutradara demi sebuah film berkualitas sampah ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, mengapa mayoritas film anda selalu bertemakan penghinaan terhadap ajaran Islam, umat Islam dan institusi Islam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hingga perdebatan ini dibuat, Hanung Bramantyo belum memberi tanggapannya. (Voa-Islam)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1135900816232419615?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1135900816232419615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/perdebatan-lanjutan-hanung-bramantyo-vs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1135900816232419615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1135900816232419615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/perdebatan-lanjutan-hanung-bramantyo-vs.html' title='Perdebatan Lanjutan Hanung Bramantyo vs Wartawan &apos;Suara Islam&apos; (2)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-x6YNoGW90I0/Tapj5xquI0I/AAAAAAAABuI/_L7zNj3PtOg/s72-c/hb.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6176644469880940140</id><published>2011-04-17T10:49:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T10:49:24.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Inilah Perdebatan Hanung Bramantyo vs Wartawan 'Suara Islam' (1)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CJP04enBqOc/TapiirCPoVI/AAAAAAAABuE/wCdGXBwDY84/s1600/hanung.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-CJP04enBqOc/TapiirCPoVI/AAAAAAAABuE/wCdGXBwDY84/s1600/hanung.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah Perdebatan Hanung Bramantyo dengan Abdul Halim (wartawan Suara Islam/SI) Via Facebook Terkait Film "?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;wartawan SI (09 April jam 5:42):&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film terbaru anda keterlaluan. Film semacam itu hanya bisa dibuat oleh orang berfaham atheis atau hatinya dipenuhi dengan kebencian terhadap syariat Islam. Anda takabur dan besar kepala, ingin mencoba kesabaran umat Islam Indonesia. Semoga Allah SWT membalas dengan balasan setimpal atas kejahatan anda selama ini terhadap umat Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hanung Bramantyo Anugroho (09 April jam 15:16):&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagian mana yg anda anggap keterlaluan? Jangan2 anda belom menonton secara keseluruhan lalu berkomentar dan menuduh saya tidak beriman. Sesungguhnya dg anda menuduh sprt itu, sikap anda yg keterlaluan:)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wartawan SI (10 April jam 6:32):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya termasuk pemerhati film-film anda, sejak Perempuan Berkalung Sorban, Sang Pencerah dan terakhir ?, bahkan film film anda sebelum PBS. Disitu saya rasakan banyak nuansa PKI alias marxismenya. Hanya sang pencerah yang saya nilai 5 karena aktornya seorang murtad. Seandainya bukan seorang murtad, akan saya nilai 6. Masak tokoh sebesar KH Ahmad Dahlan diperankan seorang murtad, apa tidak ada aktor lain, apa itu bukan penghinaan! Lainnya saya nilai 2 alias sangat sangat sangat jelek sekali karena menghina Islam dan umat Islam. Makanya Taufiq Ismail tidak pernah mau ketemu dengan anda. Saya sendiri seorang wartawan di Jkt dan pernah wawancara dengan Taufiq Ismail tentang film anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda menuduh sikap saya keterlaluan, kalaupun benar saya hanya keterlaluan kepada diri anda sendiri. Tetapi yang jelas anda sudah keterlaluan dan menghina serta merendahkan martabat Islam dan umat Islam. Seandainya anda tinggal di Pakistan, Afghaniustan atau Bangladesh, saya tidak tahu lagi bagaimana nasib anda. Anda pasti sudah kabur ke luar negeri. Untung anda tinggal di bumi Indonesia yang rakyatnya terkenal dengan keramah tamahan dan santunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang jelas, saya tidak pernah menuduh anda tidak beriman. Kalimat mana yang mengatakan anda tidak beriman. Masak sebagai sutradara film kok tidak teliti, makanya film-filmnya tidak bermutu dan penuh dengan fitnah dan kebencian terhadap Islam dan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hanung Bramantyo Anugroho (12 April jam 23:51):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab dulu pertanyaan saya, bung. Bagian mana yg merendahkan Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wartawan SI (13 April jam 5:36):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film "?" yang anda sutradarai penuh dengan fitnah, kebencian dan merendahkan martabat Islam dan umat Islam. Film anda penuh dengan ajaran sesat pluralisme yang menjadi saudara kandung atheisme dan kemusyrikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ketika pembukaan sudah menampilkan adegan penusukan terhadap pendeta, kemudian bagian akhir pengeboman terhadap Gereja. Jelas secara tersirat dan tersurat, anda menuduh pelakunya orang yang beragama Islam dan umat Islam identik dengan kekerasan dan teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menjadi murtad yang dilakukan oleh Endhita (Rika) adalah suatu pilihan hidup. Kalau semula kedua orangtua dan anaknya menentangnya, akhirnya mereka setuju. Padahal dalam Islam murtad adalah suatu perkara yang besar dimana hukumannya adalah qishash (hukuman mati), sama dengan zina yang dirajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, muslimah berjilbab, Menuk (Revalina S Temat) yang merasa nyaman bekerja di restoran Cina milik Tan Kat Sun (Hengki Sulaiman) yang ada masakan babinya. Anda ingin menggambarkan seolah-olah babi itu halal. Terbukti pada bulan puasa sepi, berarti restoran itu para pelanggannya umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, seorang takmir masjid yang diperankan Surya (Agus Kuncoro) setelah dibujuk si murtadin Menuk, akhirnya bersedia berperan sebagai Yesus di Gereja pada perayaan Paskah. Apalagi itu dijalaninya setelah dia berkonsultasi dengan ustad muda yang berfikiran sesat menyesatkan pluralisme seperti anda yang diperakan David Chalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun anehnya, setelah berperan menjadi Yesus demi mengejar bayaran tinggi, langsung membaca Surat Al Ikhlas di Masjid. Padahal Surat Al Ikhlas dengan tegas menolak konsep Allah mempunyai anak dan mengajarkan Tauhid. Apa anda ini kurang waras wahai si Hanung. Semoga pembalasan dari Allah atas diri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, tampaknya anda memang sudah gila, masak pada hari raya Idul Fitri yang pebuh dengan silaturahmi dan maaf memaafkan, umat Islam melakukan penyerbuan dengan tindakan anarkhis terhadap restoran Cina yang tetap buka sehari setelah Lebaran. Bahkan sebagai akibat dari penyerbuan itu, akhirnya si pemilik Tan Kat Sun meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu anaknya Ping Hen (Rio Dewanto) sadar dan masuk Islam demi menikahi Menuk setelah menjadi janda karena ditinggal mati suaminya Soleh (Reza Rahadian), seorang Banser yang tewas terkena bom setelah menjaga Gereja pada hari Natal. Jadi orang menjadi muslim niatnya untuk menikahi gadis cantik. Sebagaimana anda menjadi sutradara berfaham Sepilis dengan kejam menceraikan istri yang telah melahirkan satu anak demi untuk menikahi gadis cantik yang jadi pesinetron. Film ini kok seperti kehidupan anda sendiri ya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, si murtadin Endhita minta cerai gara-gara suaminya poligami. Karena dendam, kemudian dia menjadi murtad. Anda ingin mengajak penonton agar membenci poligami dan membolehkan murtad. Padahal Islam membolehkan poligami dan dibatasi hingga empat istri dan melarang dengan keras murtad dengan ancaman hukuman qishash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya anda setuju dan poligami dengan menikahi si pesinetron itu, anda tidak perlu menceraikan istri dan menelantarkan anak anda sendiri sehingga tanpa kasih sayang seorang ayah kandung dan dengan masa depan yang suram. Kasihan benar anak dan istri anda korban dari seorang ayah yang kejam penganut faham pluralisme dan anti poligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, anda menghina Allah SWT dengan bacaan Asmaul Husna di Gereja dan dibacakan seorang pendeta (Deddy Sutomo) dengan nada sinis dan melecehkan. Masya' Allah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, anda menfitnah Islam sebagai agama penindas dan umat Islam sebagai umat yang kejam dan anti toleransi terhadap umat lain terutama Kristen dan Cina. Padahal sesungguhnya meski mayorits mutlak, umat Islam Indonesia dalam kondisi tertindas oleh Kristen dan Katolik serta China yang menguasai politik, ekonomi dan media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak melihat kondisi umat Islam di negara lain yang minoritas seperti Filipina Selatan, Thailand Selatan, Myanmar, India, Cina, Asia Tengah, bahkan Eropa dan AS. Mereka sekarang dalam kondisi tertindas oleh mayoritas Kristen dan Katolik, Hindu, Budha dan Komunis. Jadi anda benar-benar subyektif dan dipenuhi dengaan hati penuh dendam terhadap umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, film ini mengajarkan kemusyrikan dimana semua agama itu pada hakekatnya sama untuk menuju tuhan yang sama. Kalau semua agama itu sama, maka orang tidak perlu beragama. Jadi film anda ini dengan sangat jelas mengajarkan faham atheisme dan komunisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, nasehat saya, bertobatlah segera sebelum azab Allah SWT menimpa anda, karena hidup di dunia ini hanya sementara dan tidak abadi. Belajarlah kembali mengenai Islam yang benar sesuai dengan Al Qur'an dan As Sunnah, bukan Islam yang diambil dari kaum Orientalis Barat dan para sineas berfaham sepilis yang sudah sangat jelas memusuhi Islam dan umat Islam. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hanung Bramantyo Anugroho (14 April jam 1:33):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih sudah menyaksikan film saya sekaligus mengkritik film tersebut. Saya sangat menghargai pandangan anda. Sebagai sebuah tafsir atas 'teks' saya anggap itu syah. Namun sayangnya, anda tidak memberikan kemerdekaan bagi yang menafsir 'teks' film tersebut dalam makna lain. Anda sudah terlanjur melakukan judgment berdasarkan 'teks' yg anda baca dan tafsirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini, saya akan mengajak anda untuk menafsir 'teks' film dalam kerangka berfikir yang lain. Tidak untuk menandingi, tapi untuk mengajak anda melihat tafsir dalam kerangka berfikir yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. A. Anda mengatakan bahwa adegan kekerasan: penusukan pastur dan pengeboman dilakukan oleh orang Islam. Padahal dalam dua adegan tersebut saya sama sekali tidak menampilkan orang Islam (setidaknya orang berbaju putih-putih, bersorban atau berkopyah). Di adegan penusukan pastur, saya menampilkan seorang lelaki berjaket coklat memegang pisau dan seorang pengendara motor. Kalau itu ditafsir orang Islam, itu semata-mata tafsir anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Di awal Film saya justru menampilkan sekelompok remaja masjid (bukan orang tua) yang melakukan perawatan atas masjid. Bukankah dalam hadist dianjurkan seorang pemuda menghabiskan waktunya untuk mengelola dan merawat masjid? Apakah saya menampilkan seorang pemuda Islam sembahyang atau merawat gereja? atau pemuda gereja, pastur sembahyang di masjid? Jadi tafsir atas pencampur adukan ajaran agama bukan tafsir saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rika Murtad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa tafsir Rika murtad karena sakit hati dengan suaminya yang mengajak poligami saya benarkan. Tapi bukan berarti 'teks' tersebut mendukung poligami. Sejak awal keputusan Rika sudah ditentang oleh Surya, anaknya dan orang tuanya. Bagian mana yang menyatakan dukungan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan shotnya: Surya berdialog dengan Rika: Kamu menghianati 2 hal sekaligus: perkawinan dan Allah! kalau toh disitu Surya diam saja ketika Rika menyanggahnya, bukan berarti Surya mendukungnya. Tapi sikap menghargai pilihan Rika. Hal itu tertera dalam surat Al Hajj ayat 7 : ‘Sesungguhnya orang yang beriman, kaum Nasrani, Shaabi-iin, Majusi dan orang Musyrik, Allah akan memberikan keputusan diantara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Surya juga merupakan cerminan dari firman Allah : ‘Engkau (Muhammad) tidak diutus dengan mandat memaksa mereka beragama, tapi mengutus engkau untuk MEMBERI KABAR GEMBIRA yang orang mengakui kebenaran Islam dan kabar buruk dan ancaman bagi yang mengingkarinya.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abi, anak Rika, juga tidak mendukung sikap Rika ‘yang Berubah’. Abi protes dengan ibunya dengan cara enggan bicara. Bahkan hanya sekedar minum susu dikala pagi saja Abi tidak mau menghabiskan di depan ibunya. Demikian halnya Abi juga tidak mau makan sarapan yang disajikan ibunya. Itu adalah sikap protes dia kepada sang Ibu yang murtad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika toh Abi kemudian bersikap seperti Surya, bukan berarti abi mendukungnya. Tapi sikap menghargai pilihan. Lihat dialog Abi saat bersama Rika: … Kata Pak Ustadz, orang islam gak boleh marah lebih dari tiga hari. Apakah dialog tersebut diartikan mendukung kemurtadan? Bukankah makna dari dialog tersebut adalah mencerminkan sikap orang muslim yang murah hati: Pemaaf dan bijaksana (jika marah tidak boleh lebih dari tiga hari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap murah hati juga ditunjukkan orang tua Rika pada adegan terakhir. Orang Tua Rika datang pada saat acara Syukuran Khatam Quran Abi. Coba perhatikan shot tersebut: Adakah dialog atau gesture yang menyatakan dukungan atas kemurtadan Rika? Dalam shot tersebut saya menggambarkan Rika menghambur memeluk ibunya dengan erat. Sementara ayahnya hanya diam, menggandeng Abi. Adegan tersebut sama sekali tidak menyajikan ‘teks’ dukungan atas kemurtadan. Tapi hubungan emosional antara ibu dan anak. Lagi-lagi saya menggambarkan sikap bijaksana seorang muslim sebagaimana firman Allah dalam quran sebagaimana diatas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika anda membaca ‘teks’ dalam adegan tersebut sebagai sebuah dukungan terhadap kemurtadan, maka itu tafsir anda. Bukan saya …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menuk adalah perempuan muslimah. Dia nyaman bekerja di tempat pak Tan karena pak Tan adalah orang yang baik. Selalu mengingatkan karyawan muslimnya sholat. Bagian mana yang anda maksud bahwa babi itu halal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menggambarkan adegan yang membedakan Babi dan bukan babi lebih dari sekali adegan. Pertama, pada saat Pembeli berjilbab bertanya soal menu makanan restoran pak Tan. Menuk mengatakan bahwa panci dan wajan yang dipakai buat memasak babi berbeda dengan yang bukan babi. (di film terdapat shot wajan, dan shot Menuk yang dialog dengan ibu berjilbab. Dialog agak kepotong karena LSF memotongnya. Alasannya silakan tanyakan kepada LSF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pada saat Pak Tan mengajari Ping Hen (anaknya) mengelola restoran. Pak Tan dengan tegas menyatakan pembedaan antara babi dan bukan babi: … Ini sodet dengan tanda merah buat babi, dan yang tidak ada tanda merah bukan babi …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya menghalalkan Babi, tentunya saya tidak akan menggambarkan pemisahan yang tegas antara sodet, panci, pisau, dsb tersebut. Jadi tafsir anda yang mengatakan bahwa saya menghalalkan babi, semata-mata bukan tafsir saya …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya justru menggambarkan sikap Menuk sebagai Muslimah yang menolak pernikahan beda agama dengan cara lebih memilih menikah dengan soleh (yang muslim) meski jobless, dibanding hendra. Padahal cintanya kepada hendra: … Saya tahu kita pernah punya kisah yang mungkin buat mas menyakitkan. Tapi buat saya adalah hal yang indah … karena Tuhan mengajarkan arti cinta dalam agama yang berbeda … (Dialog Menuk kepada Hendra di malam Ramadhan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga menggambarkan sikap pak Tan yang menghargai Islam dengan cara meminta buku Asmaul Husna milik Menuk. Dan di akhir adegan, Pak Tan membisikkan sesuatu kepada Hendra yang mana kemudian Hendra melakukan perubahan besar dalam hidupnya: menjadi Mualaf dan merobah restorannya menjadi Halal. Lihat kata-kata isteri pak Tan di akhir film: … Pi, hari ini Hendra melakukan perubahan besar dalam hidupnya SEPERTI YANG PAPI MINTA …. (Dialog tersebut sebenarnya ungkapan dari pak Tan secara tersirat kepada "Hendra untuk berubah" )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tafsir Hendra pindah agama hanya ingin menikahi menuk adalah Tafsir anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, dalam film jelas-jelas tidak ada gambaran pernikahan antara Menuk dan Hendra. Ending Film saya justru menggambarkan Menuk menatap nama Soleh yang sudah menjadi nama Pasar … Darimana anda bisa menafsirkan bahwa Hendra pindah agama hanya karena ingin menikah sama menuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Surya adalah seorang aktor figuran. Di awal Film dikatakan dengan tegas lewat dialog: … 10 tahun saya menjadi aktor cuma jadi figuran doang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai aktor yang selalui hanya jadi figuran, dia frustasi. Hingga menganggap bahwa hidupnya cuma sekedar numpang lewat. Dia diusir dari kontrakan karena menunggak bayar. Rika membantunya dengan menawari pekerjaan sebagai Yesus dengan biaya Mahal (perhatikan dialognya di warung soto). Semula Surya menolak. Tapi dia menerima hanya karena selama hidupnya dia tidak pernah mendapatkan peran Jagoan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah alasan yang sangat manusiawi. Namun alasan itu tidak begitu saja dia gunakan untuk melegitimasi pilihannya. Dia konsultasi dengan Ustadz Wahyu (David Khalil). Menurut Ustadz, Semua itu tergantung dari HATIMU, maka JAGALAH HATIMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perkataan David Khalik tersebut, adakah kata yang menyarankan atau mendorong Surya menjadi Yesus? David Khalik memberikan kebebasan buat Surya untuk melakukan pilihannya. Dan Surya sudah memilih. Ketika di Masjid, David Khalik mengulang bertanya: Gimana? Sudah mantap hatimu? Lalu dijawab oleh Surya: Insya Allah saya tetap Istiqomah. Dijawab oleh David Khalik: Amin …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari adegan tersebut, adakah saya melecehkan Islam? Apakah dengan menghargai pilihan seseorang itu sama saja melecehkan Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dialog dengan Ustad tersebut, Surya tidak langsung ke gereja. Dia melakukan tafakur di masjid dengan melihat asma Allah yang tertempel diatas dinding Mihrab. Lagi-lagi dia meyakinkan hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tidak ada sedikitpun adegan yang menyatakan pelecehan terhadap agama Islam. Surya melakukan tugasnya sebagai aktor karena dia harus hidup. Bahkan untuk beli soto untuk sarapan saja dia tidak sanggup. Lagipula drama Paskah bukan ibadah. Tapi sebuah pertunjukan drama biasa. Ibadah Misa Jumat Agung dilaksanakan setelah pertunjukan Drama. Dalam hal ini Surya tidak melakukan ibadah bersama jemaah Kristiani di gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan pekerjaan sebagai aktor di malam Jumat Agung Surya membaca Surat Al Ikhlas berulang-ulang sambil menangis untuk menguatkan hatinya kembali sebagaimana yang disarankan Ustadz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah dari adegan tersebut saya melecehkan Islam? Silakan di cek lagi …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berlanjut .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hanung Bramantyo Anugroho (14 April jam 1:33):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Saya benar-benar kagum dengan penafsiran anda soal adegan dalam film saya. Tidak heran anda menjadi seorang wartawan. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda benar-benar mengamati adegan demi adegan, anda akan menemukan maksud dari penyerbuan tersebut. Pertama, Penyerbuan itu didasari karena egositas dari hendra (ping Hen) yang hanya ingin mengejar keuntungan. Maka dari itu libur lebaran yang biasanya 5 hari, dipotong hanya sehari. Akibatnya, Menuk tidak bisa menemani keluarga jalan-jalan liburan lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Soleh (yang di adegan sebelumnya bertengkar dengan Hendra karena cemburu) merasa panas hati ketika mendengar Menuk tidak bisa menemani keluarga jalan-jalan. Karena rasa cemburu berlebihan, Soleh bersama para preman pasar dan takmir masjid yang di awal adegan bertengkar dengan hendra, melakukan pengeroyokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam adegan tersebut jelas tergambar SIKAP CEMBURU, MEMBABI BUTA, BODOH dan TERGESA-GESA pada diri Soleh yang mengakibatkan Tan Kat Sun meninggal. Sikap tersebut membuat Soleh menjadi rendah di mata Menuk: Lihat adegan selanjutnya: Menuk bersikap diam kepada Soleh. Meski masih meladeni sarapan, Menuk tetap tidak HANGAT dengan SOLEH. Hingga Soleh meminta maaf kepada Menuk. Namun, lagi-lagi Menuk tidak menanggapi dengan serius (perhatikan dialognya) : …. Mas, jangan disini ya minta maafnya. Dirumah saja …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijawab oleh Soleh: Kamu dirumah terlalu sibuk dengan Mutia … Menuk menimpali: … dimana saja ASAL TIDAK DISINI …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan Menuk itu yang membuat Soleh akhirnya memutuskan untuk memeluk BOM dan menghancurkan dirinya. Tujuannya, Agar dia menjadi BERARTI dimata isterinya ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah adegan di Film tersebut menggambarkan Menuk bahagia dengan kematian Soleh, sehingga dengan begitu dia bebas menikah dengan Hendra? Apakah adegan di Film menggambarkan hendra juga bahagia dengan kematian Soleh sehingga hendra bisa punya kesempatan menikah sama Menuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, saya kagum dengan tafsir anda. Hingga andapun bisa bebas sekali menafsirkan hidup saya. Semoga kita bisa menjalin silaturahmi lebih dekat sehingga anda bisa mengenal saya lebih baik, mas …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tentang Asmaul Husna yang dibacakan Pastur Dedi Sutomo bagi saya merupakan sebuah pesan teologis dari Islam yang saya selipkan di gereja. Jika tafsir anda saya melecehkan Islam, justru saya heran. Asmaul Husna merupakan nama ALLAH yang meliputi segala yang Indah di Bumi dan Langit. Tidak ada nama Indah selain diriNya yang dimiliki agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika Pastur Dedi Sutomo meminta Rika untuk menuliskan kesan TUHAN DIMATAMU, maka Rika kesulitan. (lihat adegannya, ketika dia kebingungan sendiri menuliskan itu). Lalu, dengan berat hati Rika menuliskan kesan TUHAN dengan menyebut rangkaian nama-nama Indah dalam Asmaul Husna … Apakah itu melecehkan Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari diskusi ini saya menyimpulkan bahwa setiap Tafsir atas Teks FILM memiliki RUANG, WAKTU dan PERISTIWANYA sendiri. Saya sangat menghargai anda dalam melakukan tafsir. Tapi hargai pula orang yang melakukan tafsir yang berbeda dengan anda. Jika anda melihat secara jeli dan terbuka, saya justru banyak menyisipkan teologi Islam ke dalam gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah ketika adegan Jesus disalib yang dimainkan Surya. Angle kamera saya diposisi rendah dengan foreground jamaah. Adegan itu menggambarkan semua jemaah Kristen memuja Jesus. Tapi sebenarnya saya menggambarkan jamaah tersebut memuja Islam. Lalu setelah adegan tersebut saya menyelipkan ayat Al Aikhlas yang menyatakan : Tuhan itu Satu, Tidak beranak dan diperanakan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, saya geli dengan anda dan umat Islam yang sepikiran dengan anda. Segitu protesnya anda dan umat Islam sepikiran dengan anda ketika Haji Ahmad Dahlan dimainkan oleh seorang Murtad. Tapi tidak ada satupun yang protes dari kaum Kristen ketika Jesus dimainkan oleh figuran seperti Surya. Malah anda sekarang yang protes, menuduh saya melecehkan Islam. Hehehe …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita sama-sama terbuka. Kita saudara. Sama-sama pengikut Rosululloh. Sesama Muslim saling mengingatkan. Semoga diskusi ini bisa menjadi pembelajaran kita bersama. Amin ….&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung......(voa-Islam)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6176644469880940140?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6176644469880940140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/inilah-perdebatan-hanung-bramantyo-vs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6176644469880940140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6176644469880940140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/inilah-perdebatan-hanung-bramantyo-vs.html' title='Inilah Perdebatan Hanung Bramantyo vs Wartawan &apos;Suara Islam&apos; (1)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-CJP04enBqOc/TapiirCPoVI/AAAAAAAABuE/wCdGXBwDY84/s72-c/hanung.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-9105533320662203513</id><published>2011-04-15T08:48:00.000+07:00</published><updated>2011-04-15T08:48:17.946+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Agar Anak Remaja Anda Tidak Salah Mencari Teman</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-0L2Fx07zSIw/TaejroCxV7I/AAAAAAAABtw/Rck25vgVpJE/s1600/remaja.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://4.bp.blogspot.com/-0L2Fx07zSIw/TaejroCxV7I/AAAAAAAABtw/Rck25vgVpJE/s320/remaja.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masa remaja dikenal sebagai masa peralihan yang membuat anak menjadi labil. Pada usia ini anak sangat rentan dengan kenakalan remaja, tapi sebenarnya orangtua bisa membantu remaja agar tak salah mencari teman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teman sebaya sangat berpengaruh pada kehidupan remaja. Seorang teman secara signifikan dapat mempengaruhi performa akademis, kecenderungan untuk mengambil risiko dan menjalankan kehidupan secara keseluruhan. Itu sebabnya, teman yang baik juga bisa membuat remaja tumbuh dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja lebih cenderung memiliki teman yang baik bila dibesarkan dalam keluarga yang hangat dan tinggal di lingkungan yang berkualitas, seperti dilansir Physorg.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemantauan dan pengawasan orangtua juga terkait dengan cara remaja memilih teman, meski hal ini tidak konsisten.Penelitian lain menunjukkan bahwa ada beberapa langkah yang bisa dilakukan orangtua agar anaknya yang tumbuh remaja tidak salah mencari teman, seperti dilansir eckerdacademy.org, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Bersifat terbuka dan hangat dengan remaja&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini sering terjadi sebelum seorang anak memasuki masa remaja, tapi sering terlewatkan justru ketika anak memasuki masa-masa yang labil. Remaja yang menikmati hubungan yang sehat dan terbuka dengan orangtua lebih kecil kemungkinannya untuk terlibat dalam aktivitas nakal dan lebih mungkin untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti klub olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan orangtua dan remaja yang baik dapat digambarkan dengan berpartisipasi dalam kegiatan bersama, sering berkomunikasi dan mengungkapkan kasih sayang satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Menyediakan waktu untuk mengenal teman anak remaja Anda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang tua berusaha untuk menjadi akrab dengan teman-teman anaknya, anak cenderung memilih teman-teman dengan karakteristik lebih pro-sosial, seperti ramah dan bersikap baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Ajarkan remaja perilaku adaptif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang orangtuanya menekankan perilaku yang baik dan sopan santun dalam situasi sosial cenderung memilih teman-teman dengan pola perilaku yang sama. Itu karena mereka belajar untuk melihat sifat ini sebagai hal yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajarkan anak-anak untuk mengidentifikasi dan menghargai perilaku positif dalam diri orang lain juga membantu mereka untuk memilih teman dengan pola perilaku lebih yang diinginkan.&lt;b&gt;(sydh/dtc/voa-islam)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-9105533320662203513?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/9105533320662203513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/agar-anak-remaja-anda-tidak-salah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/9105533320662203513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/9105533320662203513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/agar-anak-remaja-anda-tidak-salah.html' title='Agar Anak Remaja Anda Tidak Salah Mencari Teman'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-0L2Fx07zSIw/TaejroCxV7I/AAAAAAAABtw/Rck25vgVpJE/s72-c/remaja.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6232736574276997163</id><published>2011-04-12T21:19:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T20:34:08.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantik dan sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Laksana Bidadari dalam Hati Suami 4 (Penuh Cinta Kasih)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ix8Ayj4A76Y/SmuvhEnFGMI/AAAAAAAAAP4/k1wwrRm-zG0/s1600/Dsc_0010crop.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-ix8Ayj4A76Y/SmuvhEnFGMI/AAAAAAAAAP4/k1wwrRm-zG0/s320/Dsc_0010crop.jpg" width="211" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Penuh Cinta dan Kasih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا (36) عُرُبًا أَتْرَابًا (37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (Qs. Al-Waqi’ah: 36-37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul A’rabi berkata, “Al-’Urubu min An-Nisaa’i” ( العرب من النساء) maksudnya wanita yang patuh kepada suaminya dan memperlihatkan cintanya kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang penafsiran ‘urub (عرب ) para ahli tafsir menyebutkan bahwa wanita-wanita tersebut sangat mencintai suaminya, sayang dan manja kepada suami, membuat suami cinta kepadanya, membuat nafsu syahwat suaminya bergelora kepadanya dan membuat suami berdandan karenanya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bukhari dalam Shahihnya berkata, ” ‘Uruban (عربا ) adalah wanita yang amat cinta pada suaminya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita shalihah cerminan dari pribadi yang penuh kasih dan cinta pada suaminya. Tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk mencintai pria lain…sebagaimana yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Istri-istri kalian akan menjadi penghuni surga yang sangat mencintai, yang jika dia disakiti dan menyakiti maka dia segera datang kepada suaminya, dia letakkan tangannya di atas telapak tangan suaminya, seraya berucap, “Saya tidak dapat tidur sampai engkau meridhaiku.” (HR. Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menganjurkan kepada laki-laki yang akan menikah untuk mencari wanita yang penyayang dan berbelas kasih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nikahilah wanita yang penyayang dan berpotensi beranak banyak, karena aku akan membanggakan jumlah kalian kepada umat-umat yang lain di hari kiamat” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara bentuk cinta dan kasih kepada suami adalah bertutur kata dengan manis, lembut dan mesra, karena manisnya tutur kata wanita dapat memikat dan mempesonakan hati lelaki. Apa engkau tidak ingin kata-katamu laksana tetesan air yang begitu menyejukkan di tengah gurun pasir nan tandus lagi gersang bagi suamimu? Saudariku…sesungguhnya lelaki membutuhkan ketenangan dan ketentraman di dalam jiwanya. Dia membutuhkan terpal yang dapat membuatnya teduh…ke manakah lagi kiranya dia akan mencari keteduhan hati jika tidak pada dirimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Setiap anggota tubuh manusia wajib disedekahi, setiap hari dimana matahari terbit lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang (yang bertikai) adalah sedekah, engkau menolong seseorang yang berkendaraan lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraanya atau mengangkatkan barangnya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah sedekah dan menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkan…perkataan yang baik adalah sedekah, siapakah yang lebih pantas untuk mendapatkan kebaikan kata-katamu yang memikat jika bukan suami yang mendampingi hidupmu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat di antara sifat bidadari yang paling baik adalah gaya bahasa yang memikat saat ia mendekati suaminya, ia menyayangi sebagaimana ibu yang menyayangi anaknya, ia menggoda suaminya dengan parasnya yang cantik jelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersuara Merdu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sesungguhnya istri-istri penghuni surga bernyanyi untuk suami-suami mereka dengan suara yang paling bagus yang tidak pernah didengar oleh seorangpun. Di antara lagu yang mereka nyanyikan ialah ‘Kami adalah bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik, istri-istri kaum yang mulia.’ Mereka memandang dengan kegembiraan. Di antara nyanyian mereka lagi ialah ‘Kami kekal tidak akan pernah mati, kami setia tidak akan pernah berkhianat, dan kami bermukim tidak kan pernah bepergian.” (Shahih Al Jami’ Ash-Shaghir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana manusia tertarik dengan suara yang indah, Allah dengan kekuasaanNya menjadikan suara yang indah dan menggembirakan sebagai salah satu kesenangan surga yang tidak akan sirna dan tak ada habis-habisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melihat pada realita yang ada, tiap manusia dianugrahi warna suara yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, ada yang terlahir dengan suaranya yang syahdu, ada pula yang kurang syahdu. Akan tetapi, pelajaran yang bisa kita petik dari sini yakni, hendaknya kita berusaha memperelok nada bicara kita di depan suami kita. Meskipun suara kita hanya bermodal pas-pasan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…Mulailah dari sekarang, karena belum terlambat untuk menjadi laksana bidadari dalam hidup suami. Dengan melihat karakteristik sang bidadari, seharusnya hal tersebut menjadi cermin akhlak bagi setiap wanita dunia. Bidadari adalah makhluk yang tercipta mirip dengan bangsamu, duhai wanita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, berusahalah agar engkau bisa meneladani kecantikan akhlaknya, berlombalah, dan bersegeralah dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang yang memanggil dan mencari bidadari, agar dapat bercumbu dengannya di taman-taman surgawi&lt;br /&gt;Andaikan kau tahu siapa yang kau seru, tentu kau tak kan diam saja membisu&lt;br /&gt;Andaikan kau tahu di mana dia berada, kau kan berusaha sekuat tenaga&lt;br /&gt;Segeralah dan tapaki jalan menuju ke sana, karena jalan yang kau tempuh tak lama lagi kan tiba&lt;br /&gt;Bercintalah dan berbicaralah dalam kalbu, persiapkan maskawin selagi kau mampu untuk itu&lt;br /&gt;Jadikan puasamu sebagai bekal untuk pertemuan, malam pertama adalah malam yang fitri setelah Ramadhan&lt;br /&gt;Harapkan keindahan dan kecantikannya yang memikat, hampirilah sang kekasih dan jangan kau terlambat!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai lelaki dunia…&lt;br /&gt;Cintailah istri shalihah yang tiada sempurna&lt;br /&gt;Dengan cinta yang nyaris sempurna*&lt;br /&gt;Menikahinya akan menghantarkanmu bersanding dengan bidadari di surgaNya yang sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) karena kesempurnaan cinta yang hakiki hanya pantas ditujukan bagi Rabbul A’la, maka dari itulah penulis menggunakan kata “nyaris”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penulis: Fatihdaya Khairani&lt;br /&gt;Murajaah: Ust. Ammi Nur Baits&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6232736574276997163?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6232736574276997163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6232736574276997163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6232736574276997163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-4.html' title='Laksana Bidadari dalam Hati Suami 4 (Penuh Cinta Kasih)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ix8Ayj4A76Y/SmuvhEnFGMI/AAAAAAAAAP4/k1wwrRm-zG0/s72-c/Dsc_0010crop.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6431834891707618600</id><published>2011-04-12T20:33:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T20:33:24.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantik dan sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Laksana Bidadari dalam Hati Suami 3 (Terjaga Kesuciannya)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vWfy5c4mwMc/SlnbmOZGNKI/AAAAAAAAAFk/P_NsRb9uEgA/s1600/fenomena+usa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-vWfy5c4mwMc/SlnbmOZGNKI/AAAAAAAAAFk/P_NsRb9uEgA/s200/fenomena+usa.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Dipingit dalam Kemah-Kemah yang Terjaga Kesuciannya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;حُورٌ مَقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam kemah-kemah.” (Qs. Ar-Rahman: 72)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah gambaran tentang terjaganya kesucian bidadari. Coba kita bayangkan dengan kondisi wanita sekarang, keadaan diriku dan dirimu…sudahkah kita sudah meniru akhlak wanita utama pendahulu kita yang shalihah? Tidaklah mereka keluar melainkan hanya untuk mencukupi kebutuhan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bidadari adalah makhluk yang teristimewa, maka tidaklah heran jika dia wanita yang sangat terjaga. Ingatkah kau zaman nenek moyang kita dahulu…tentang cerita wanita pemalu yang dipingit di dalam rumahnya, wanita yang terjaga dan menjaga dirinya? Begitulah gambaran bidadari yang hanya berada di dalam tempat kediamannya. Coba kita bayangkan dengan kondisi wanita sekarang, keadaan diriku dan dirimu…apakah kita sudah meniru akhlak wanita shalihah pendahulu kita yang hanya keluar untuk sekadar mencukupi kebutuhan mereka saja? Perhatikanlah kembali firman Allah Ta’ala dalam kitabNya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliyah dulu. dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta’atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. ” (Qs. Al-Ahzab: 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Aisyah radhiyallahu’anha berkata, “Saudah binti Zam’ah radhiyallahu’anha keluar pada suatu malam setelah turunnya perintah berhijab. Dia seorang wanita yang bertubuh besar sehingga tidak sulit bagi orang untuk mengenalinya. Lalu Umar melihatnya maka Umar radhiyallahu’anhu berkata, “Wahai Saudah, Demi Allah engkau tidak asing bagi kami. Lihatlah, bagaimana engkau bisa keluar?” Lalu ‘Aisyah berkata, “Maka Saudah pun berbalik pulang. Sedangkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salllam berada di rumahku sedang makan malam. Di tangannya ada daging. Maka Saudah pun masuk kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya keluar rumah untuk memenuhi keperluanku. Lalu Umar berkata begini dan begitu.” ‘Aisyah berkata, “Maka Allah mewahyukan kepada beliau dan daging masih di tangannya, beliau tidak meletakkannya. Kemudian Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telah diizinkan bagi kalian kaum wanita keluar untuk keperluan dan kebutuhan kalian.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…wanita memang tidak diharamkan keluar rumah, namun janganlah hanya untuk hal yang tidak perlu kita lalu bermudah-mudahan berkeliaran di luar sana, bahkan berdesak-desakan dengan lelaki asing untuk urusan yang kurang perlu. Kita lihat wanita masa kini, mereka seringkali terlihat berlalu lalang di sekitar pusat perbelanjaan untuk alasan “sekadar jalan-jalan”, duduk-duduk di cafe, berkeluyuran tidak karuan di tempat-tempat umum dan berbagai macam aktivitas yang kurang pantas dilakukan oleh wanita yang ingin terjaga ‘iffahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita dengan segala aktivitasnya di rumah yang boleh dibilang monoton, memang sesekali pasti merasa bosan tinggal di rumah dan butuh penyegaran suasana. Suami yang baik tentunya akan mengerti, memahani dan mengambil solusi yang bijak atas keadaan yang dialami sang istri, agar dia tidak keluyuran di luar rumah untuk sekadar mencari suasana baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (Qs. Ar-Rahman: 74)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan bidadari yang tiada pernah disentuh oleh seorangpun sebelum suaminya menghasilkan puncak kebahagiaan suami-suaminya terhadap mereka. Sesungguhnya kebahagiaan lelaki terhadap seorang wanita yang tidak pernah disentuh oleh siapapun memberikan arti tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjagaan Allah atas diri bidadari menunjukkan kemuliaan bidadari. Dan bentuk penjagaan diri ini sudah sepantasnya ditiru oleh wanita dunia agar wanita dunia senantiasa terjaga kemuliaannya. Kemuliaan dan kedudukan yang paling tinggi dan luhur dari seorang wanita ialah…jika sifat malunya tidak dinodai oleh makhluk. Tak didekati manusia serta tak seorangpun menjamah tubuhnya, baik menyetubuhi ataupun hanya melihatnya, kecuali oleh suami yang menikahi dan berhak atas dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6431834891707618600?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6431834891707618600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6431834891707618600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6431834891707618600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-3.html' title='Laksana Bidadari dalam Hati Suami 3 (Terjaga Kesuciannya)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vWfy5c4mwMc/SlnbmOZGNKI/AAAAAAAAAFk/P_NsRb9uEgA/s72-c/fenomena+usa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-806230883357170109</id><published>2011-04-12T20:15:00.001+07:00</published><updated>2011-04-12T20:20:22.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantik dan sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Laksana Bidadari dalam Hati Suami 2 (Menjaga Pandangan)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-1eiKsVrYpxM/TCqUdThEvxI/AAAAAAAABT0/WNzIJsodrhk/s1600/mslm.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-1eiKsVrYpxM/TCqUdThEvxI/AAAAAAAABT0/WNzIJsodrhk/s320/mslm.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; Berkulit Mulus dan Bertubuh Molek&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seakan – akan para bidadari itu permata yaqut dan marjan” (Qs. Ar-Rahman: 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Salah satu wanita surga, sungguh dapat dilihat putih betisnya dari balik tujuh puluh pakaian. Hal ini karena Allah berfirman, “Mereka bagaikan Yaqut dan Marjan.” Beliau melanjutkan, “Yaqut adalah batu. Kalau saja kawat dimasukkan ke dalamnya, kemudian kamu menjernihkanny, pasti kamu bisa melihat kawat dari balik batu tersebut.” (Hr. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban, di dalam Al Jami’)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada masa modern seperti ini industri kaca, kristal, batu mulia sudah lah maju dengan pesatnya, dan dalam ayat tersebut Allah menggambarkan keadaan bidadari laksana dua jenis batu mulia yang menunjukkan keelokan mereka yang memikat, kemurnian Yaqut dan keputihan Marjan. Sudah selayaknya makhluk seperti bidadari ini diciptakan dari zat yang murni, jernih, lembut, sesuai dengan kemolekan dan kecantikan yang sungguh sangat menakjubkan. Dengan gambaran seperti itu tentulah lelaki penghuni surga dibuat terkesima melihat betapa berkilau dan bersinarnya tubuh bidadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masing – masing dari mereka mendapatkan dua orang istri (bidadari) yang tulang kedua kaki mereka dapat terlihat dari balik daging mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketebalan daging yang transparan pada bidadari menunjukkan kekhususan dan perbedaan antara daging bidadari dan daging wanita dunia. Bagaimana tidak?daging bidadari yang transparan itu menunjukkan betapa bening daging tubuh bidadari. Disebutkan juga bahwa tubuh yang transparan itu bercampur dengan warna putih hingga membuat tubuhnya menjadi putih, bening, indah, dan cantik jelita. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَكْنُونٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.” (Qs. Ash-Shaffat: 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Arab mengenal telur yang tersimpan dengan baik itu adalah telur burung unta yang terpendam dalam pasir. Warnanya putih dan tidak ada yang melebihi putihnya. Ciri yang transparan dan bening ini dilukiskan dalam Al-Qur’an dengan ungkapan Yaqut, Marjan, Al-Lu’lu Al-Maknuun, Baidhun Maknuun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidak Liar Pandangannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan dan menundukkan pandangannya.” (Qs. Ar-Rahman: 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang sopan dan menundukkan pandangannya dan matanya jelita.” (Qs. Ash-Shaffat: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan pada sisi mereka ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya dan sebaya umurnya.” (Qs. Shad: 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita dunia yang menyakiti suaminya dengan memandang lelaki selain suaminya, dan menikmati pandangan tersebut menunjukkan kekurangan dan kehinaannya. Maka Allah pun mengganti wanita yang demikian dengan bidadari-bidadari yang sempurna lagi istimewa bagi hambaNya yang shalih, yang mana bidadari-bidadari tersebut hanya menujukan pandangannya terhadap suami-suami mereka. Terdapat point penting yang bisa kita ambil dari sini, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ayat ini menjelaskan tentang keutamaan bidadari yang menunjukkan pandangannya hanya bagi suaminya. Mereka terbiasa untuk tidak melihat ke lelaki lain kendatipun mereka memiliki mata jelita, dan satu-satunya pemandangan yang mereka lihat hanyalah suami-suami mereka. Ya, karena di mata mereka…suami merekalah yang paling tampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…ingin kubertanya padamu, sudahkah engkau menunjukkan pandangan penuh kasih sayang, kerinduan dan cinta hanya bagi suamimu? Bagaimana dengan keadaan suami dalam pandangan matamu, wahai saudariku?&lt;br /&gt;2. Ayat ini menjelaskan bahwa para bidadari itu sangat mencintai suami mereka. Bahkan mereka “menutup mata” kepada lelaki lain untuk selama-selamanya. Pandangan, hati, cinta, bahkan dirinya hanya ditujukan bagi suami mereka. Hal tersebut tidak mungkin dilakukan kecuali oleh orang yang hidup dengan penuh rasa cinta yang mendalam kepada Sang Suami, seperti kedalaman cinta Qais pada Laila. Karena cinta yang mendalam dapat menjadikan seseorang hanya melihat kepada orang yang ia cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung..” (Qs. An-Nuur: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan alangkah indahnya perkataan penyair,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala peristiwa berawal dari pandangan mata&lt;br /&gt;Jilatan api bermula dari setitik bara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak pandangan yang membelah hati&lt;br /&gt;Laksana anak panah yang melesat dari tali”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata ibarat duta, sedangkan hati sebagai rajanya. Betapa banyak cinta itu bermula, hanya karena pandangan mata yang sungguh sangat menggoda yang lambat laun bergerak menjalar dan mengakar di dalam dada. Maka, jika kau biarkan matamu memandang liar kepada lelaki yang tiada halal bagimu, yakinkah engkau masih mampu mempertahankan sebentuk cinta dalam hati bagi suamimu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung insyaallah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-806230883357170109?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/806230883357170109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/806230883357170109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/806230883357170109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-2.html' title='Laksana Bidadari dalam Hati Suami 2 (Menjaga Pandangan)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-1eiKsVrYpxM/TCqUdThEvxI/AAAAAAAABT0/WNzIJsodrhk/s72-c/mslm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3814053202552564932</id><published>2011-04-12T20:12:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T20:12:21.000+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantik dan sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Laksana Bidadari dalam Hati Suami 1 (Berhias Untuk Suami)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nji-O1szNOA/TB1fSAJUgzI/AAAAAAAABOw/WeP_Ca5qTWE/s1600/wanita.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-nji-O1szNOA/TB1fSAJUgzI/AAAAAAAABOw/WeP_Ca5qTWE/s200/wanita.jpg" width="195" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Saudariku,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada saatnya nanti kan tiba, engkau akan menjadi istri -Insya Allah-. Atau bahkan sekarang ini pun engkau sudah menjadi istri. Dan sudah barang tentu engkau pasti ingin menjadi wanita shalihah lagi berakhlak karimah. Ciri khas wanita shalihah yaitu wanita yang selalu berusaha merebut hati, mencari cinta suami, selalu mengharap ridha suaminya agar mendulang pahala, demi meretas jalan menuju Al-Firdaus Al-A’la…di sanalah, dia akan berharap bisa menjadi “permaisuri” suaminya ketika di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Lalu, lewat jalan manakah hati seorang lelaki akan terebut…dan ridhanya pun menyambut, sehingga dua jiwa dalam satu cinta akan bertaut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…Bunga-bunga cinta suami dapat mekar bersemi,&lt;br /&gt;Harum semerbak mewangi di taman hati,&lt;br /&gt;Jika ia senantiasa disirami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manis ucapan, santun perkataan, lembut perlakuan, dan baiknya pergaulan seorang wanita akan menjadi siraman yang dapat menumbuhkan benih-benih cinta di hati sanubari sang suami. Dan bukan hal yang mustahil, karena akhlakmulah, duhai wanita…hati suami pun akan mencinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar memiliki akhlak wanita yang mulia, seorang wanita seyogyanya berkiblat pada figur wanita abadi nan sempurna. Sosoknya banyak digambarkan dengan parasnya yang sungguh sangat cantik jelita. Kiranya engkau pun tahu…karena dia adalah…bidadari surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidadari surga teramat istimewa, wanita yang Allah ciptakan dengan penuh kesempurnaan yang didambakan pria. Dengan segala keistimewaan yang ada dalam dirinya, kiranya itu menjadi tantangan bagi wanita dunia untuk bisa berusaha menyamai karakteristik bidadari surga. Menyinggung soal karakteristik, tentunya wanita dunia tidak akan mampu bersaing dengan bidadari dalam urusan fisik, dan yang bisa kita contoh adalah ciri khas akhlaknya. Baiklah, mari kita bersama-sama telusuri tabiat yang khas dari bidadari surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cantik Parasnya, Baik Akhlaknya, dan Harum Bau Tubuhnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati bidadari dengan keelokan dan kecantikan yang sungguh sempurna, sebagaimana yang tergambar dalam ayat berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dan Kami pasangkan mereka dengan bidadari – bidadari yang cantik dan bermata jelita. ” (Qs. Ath-Thur: 20) – bagian yg berwarna sebaiknya dibuang, agar sesuai dg terjemahannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huur ( حور) adalah bentuk jamak dari kata haura (حوراء ) yaitu wanita muda usia yang cantik mempesona, kulitnya mulus dan biji matanya sangat hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasan berkata, “Al-Haura (الحوراء )adalah wanita yang bagian putih matanya amat putih dan biji matanya sangat hitam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaid bin Aslamberkata, “Al-Haura adalah wanita yang matanya amat putih bersih dan indah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muqatilberkata, “Al-Huur adalah wanita yang wajahnya putih bersih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujahid berkata, “Al-Huur Al-’Iin (الحور العين ) adalah wanita yang matanya sangat putih dan sumsum tulang betisnya terlihat dari balik pakaiannya. Orang bisa melihat wajahnya dari dada mereka karena dada mereka laksana cermin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata yang sangat hitam di ujungnya telah membunuh kita&lt;br /&gt;Lalu tak menghidupkan kita lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menaklukkan orang yang punya akal hingga tak bergerak&lt;br /&gt;Dan mereka ialah makhluk Allah yang paling indah pada manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah memang, karena wanita juga akan tampak terlihat lebih menawan jika ia bermata indah, dengan kelopak mata yang lebar, berbiji mata hitam dikelilingi warna putih lagi bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di dalam surga – surga ada bidadari – bidadari yang baik – baik lagi cantik – cantik.”. (Qs. Ar-Rahman: 70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khairaatun ( خَيْرَاتٌ ) adalah jamak dari kata khairatun, sedangkan hisaan adalah bentuk jamak dari hasanatun ( حسنة). Maksudnya, bidadari – bidadari tersebut baik akhlaknya dan cantik wajahnya. Beruntunglah seorang pria yang diberi anugrah wanita secantik akhlak bidadari surga. Perhatikan dan tanyakan pada diri kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita sudah sepenuhnya memenuhi hak-hak suami, memuliakannya dengan sepenuh hati dan segenap jiwa? Apakah kita sudah berterima kasih atas kebaikannya? Pernahkah kita menyakitinya dengan sadar atau tidak??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai istri…Suami yang beriman merupakan orang yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan marah jika engkau menghina dan menyakiti lelaki yang memiliki kedudukan yang mulia di sisiNya. Sebagai gantinya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menugaskan para bidadari untuk menjunjung kemuliaan suami-suami mereka di dunia ketika para istri menyakiti mereka - sekalipun sedikit - di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya ketika di dunia, melainkan istri suami tersebut yang berasal dari kalangan bidadari akan berkata, ‘Jangan sakiti dia! Semoga Allah mencelakakanmu, sebab dia berada bersamamu hanya seperti orang asing yang akan meninggalkanmu untuk menemui kami.” (Hr. Tirmidzi dan Ahmad. Menurut Imam Tirmidzi, ini hadits hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Anas radhiyallahu’anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekiranya ada seorang wanita penghuni surga, yang menampakkan dirinya ke bumi, niscaya ia akan menerangi kedua ufuknya serta memenuhinya dengan semerbak aroma. Kerudungnya benar-benar lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (Hr. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, sebagaimana kita ketahui…kecantikan paras wanita dunia seperti kita sangatlah minim jika dibandingkan kecantikan paras bidadari surga. Kita niscaya tidak akan mampu menandingi kecantikan mereka, namun apakah kita harus bersedih? Sama sekali tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang beraneka rupa, sebagai tanda dari kehendak dan kekuasaanNya. Maka terimalah apapun yang telah Ia karuniakan bagimu, karena itu yang terbaik untukmu. Meskipun wajah kurang cantik dan fisik kurang menarik, janganlah takut untuk tidak dicinta. Berhiaslah dan percantiklah dirimu dengan hal – hal yang Allah halalkan, karena istri shalihah bukan hanya yang tekun beribadah saja, namun seorang istri yang bisa menyenangkan hati suami ketika suami memandangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku… Dan apakah kau lupa, fitrahmu sebagai wanita yang tentu suka akan perhiasan? Perhiasan terkait dengan makna keindahan, sehingga seorang perempuan shalihah senantiasa menjaga daya tarik dirinya bagi suaminya… karena wanita adalah salah satu sumber kebahagiaan lelaki. Apabila seorang istri senantiasa melanggengkan berhias dan mempercantik diri di hadapan suami, itu akan menjadi hal yang menambah keintiman hubungannya dengan suami. Sang Suami pun tentu akan semakin cinta pada istri pujaan hatinya insyaallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saudari-saudariku pada umumnya serta saudara-saudaraku pada khususnya, enak dipandang dan menyenangkan hati bukan berarti harus cantik sekali bukan? Dan berhias pun tidak harus menggunakan aksesori yang terlalu mahal . Lalu bagaimana jika Allah menentukan engkau mendampingi lelaki yang secara materi belum mampu “madep mantep“? (baca: hanya cukup untuk membiayai kebutuhan pokok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingatkan engkau pada nasihat para pendahulu kita kepada putrinya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abul Aswad berkata pada putrinya, “Janganlah engkau cemburu, dan sebaik-baik perhiasan adalah celak. Pakailah wewangian, dan sebaik – baik wewangian adalah menyempurnakan wudhu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Al-Farafisah bin Al-Ahash membawa putrinya, Nailah, kepad Amirul Mukminin ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, dan Beliau telah menikahinya, maka ayahnya menasihatinya dengan ucapannya, “Wahai putriku, engkau didahulukan atas para wanita dari kaum wanita Quraisy yang lebih mampu untuk berdandan darimu, maka peliharalah dariku dua hal ini: bercelaklah dan mandilah, sehingga aromamu adalah aroma bejana yang terguyur hujan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tubuhmupun dicipta tiada bercahaya dan harum mewangi laksana bidadari, namun engkau tentu bisa memakai wewangian yang disukai suamimu ketika engkau berada di kediamanmu bersamanya, dengan begitu penampilanmu tambah terlihat menawan dipandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung insyaallah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3814053202552564932?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3814053202552564932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3814053202552564932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3814053202552564932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/laksana-bidadari-dalam-hati-suami-1.html' title='Laksana Bidadari dalam Hati Suami 1 (Berhias Untuk Suami)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-nji-O1szNOA/TB1fSAJUgzI/AAAAAAAABOw/WeP_Ca5qTWE/s72-c/wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6061782379433577097</id><published>2011-04-12T20:05:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T20:05:06.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Ucapan “Shadaqallahul ‘Azhim” setelah membaca Al Quran?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-D8M6Wynm17w/SlrCV5pt24I/AAAAAAAAAIM/2Tx0DqkzGSg/s1600/untitled1.bmp" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="143" src="http://4.bp.blogspot.com/-D8M6Wynm17w/SlrCV5pt24I/AAAAAAAAAIM/2Tx0DqkzGSg/s200/untitled1.bmp" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bacaan “shadaqallahul ‘azhim” setelah membaca Al Qur’an merupakan perkara yang tidak asing bagi kita tetapi sebenarnya tidak ada tuntunannya, termasuk amalan yang tidak ada contoh dari Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam dan para sahabatnya, bahkan menyelisihi amalan Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam ketika memerintahkan Ibnu Mas’ud untuk berhenti dari membaca Al Qur’an dengan kata “hasbuk”(cukup), dan Ibnu Mas’ud tidak membaca shadaqallahul’adzim.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dalam Shahih Al Bukhari disebutkan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Mas’ud, ia berkata bahwa Nabi Shalallahu’alaihi wa sallam telah berkata kepadaku, “Bacakan kepadaku (Al Qur’an)!” Aku menjawab, “Aku bacakan (Al Qur’an) kepadamu? Padahal Al Qur’an sendiri diturunkan kepadamu.” Maka Beliau menjawab, “Ya”. Lalu aku membacakan surat An Nisaa’ sampai pada ayat 41. Lalu beliau berkata, “Cukup, cukup.” Lalu aku melihat beliau, ternyata kedua matanya meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad Musa Nashr menyatakan, “Termasuk perbuatan yang tidak ada tuntunannya (baca: bid’ah) yaitu mayoritas qori’ (orang yang membaca Al Qur’an) berhenti dan memutuskan bacaannya dengan mengatakan shadaqallahul ‘azhim, padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghentikan bacaan Ibnu Mas’ud dengan mengatakan hasbuk (cukup). Inilah yg dikenal para salaf dan tidak ada keterangan bahwa mereka memberhentikan atau mereka berhenti dengan mengucapkan shadaqallahul ‘azhim sebagaimana dianggap baik oleh orang-orang sekarang”. (Al Bahtsu wa Al Istiqra’ fi Bida’ Al Qurra’, Dr Muhammad Musa Nashr, cet 2, th 1423H)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau menukil pernyataaan Syaikh Mustafa bin Al ‘Adawi dalam kitabnya Shahih ‘Amal Al Yaumi Wa Al Lailhlm 64 yang berbunyi, “Keterangan tentang ucapan Shadaqallahul’azhim ketika selesai membaca Al Qur’an: memang kata shadaqallah disampaikan Allah dalam Al Qur’an dalam firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ صَدَقَ اللَّهُ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah:’Benarlah (apa yang difirmankan) Allah.’ Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.” (Qs Ali Imran:95)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar, Allah Maha Benar dalam setiap waktu. Namun masalahnya kita tidak pernah mendapatkan satu hadits pun yang menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakhiri bacaannya dengan kata “Shadaqallahul’azhim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana ada juga orang yang menganggap baik hal-hal yang lain namun kita memiliki Rasulullah shallallanhu’alaihi wa sallam sebagai contoh teladan yang baik. Demikian juga kita tidak menemukan satu atsar, meski dari satu orang sahabat walaupun kita mencukupkan pada hadits-hadits Nabi shallallanhu’alaihi wa sallam setelah kitab Allah dalam berdalil terhadap masalah apa pun. Kami telah merujuk kepada kitab Tafsir Ibnu Katsir, Adhwa’ Al Bayan, Mukhtashar Ibnu katsir dan Fathul Qadir, ternyata tak satu pun yang menyampaikan pada ayat ini, bahwa Rasulullah shallallanhu’alaihi wa sallam pernah mengakhiri bacaannya dengan shadaqallahul ‘azhim.(Lihat Hakikat Al Maru Bil Ma’ruf Wa Nahi ‘Anil munkar, Dr Hamd bin Nashir Al ‘Amar,cet 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dikatakan “Cuma perkataan saja, apa dapat dikatakan bid’ah?” Perlu kita pahami,bahwa perbuatan bid’ah itu meliputi perkataan dan perbuatan sebagaimana sabda Rasulullah shallallanhu’alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga apa pun bentuknya, perkataan atau perbuatan yang dimaksudkan untuk ibadah yang tidak ada contohnya dalam agama, maka ia dikategorikan bid’ah. Bid’ah ialah tata cara baru dalam agama yang tidak ada contohnya, yang menyelisihi syariat dan dalam mengamalkannya dimaksudkan sebagai ibadah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wallahu a’lam.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tanya Jawab Majalah As Sunnah ed 04/IX/1426H/2005M (dengan sedikit pengeditan)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Murajaah: Ust Abu Rumaysho M A Tausikal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6061782379433577097?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6061782379433577097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/ucapan-shadaqallahul-azhim-setelah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6061782379433577097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6061782379433577097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/ucapan-shadaqallahul-azhim-setelah.html' title='Ucapan “Shadaqallahul ‘Azhim” setelah membaca Al Quran?'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-D8M6Wynm17w/SlrCV5pt24I/AAAAAAAAAIM/2Tx0DqkzGSg/s72-c/untitled1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3073241366374128444</id><published>2011-04-12T14:29:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T14:29:40.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>MUI: Film 'Tanda Tanya' Hanung Sebarkan Faham Haram dan Sesat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fFnli3G0KSo/TaESU_mc5NI/AAAAAAAABs8/ssVhFd3iR8g/s1600/film.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://3.bp.blogspot.com/-fFnli3G0KSo/TaESU_mc5NI/AAAAAAAABs8/ssVhFd3iR8g/s200/film.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;JAKARTA – Bukan hanya warga Nahdiyin saja yang mengecam film "?" (tanda tanya) garapan Hanung Bramantyo. Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menilai film ini menyebarkan faham Pluralisme Agama yang telah difatwa haram.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebaran faham Pluralisme ini telah dicermati oleh KH Cholil Ridwan, Ketua MUI Pusat Bidang Budaya, usai menyaksikan film itu Rabu malam (6/4/2011) di Jakarta.  "Film ini jelas menyebarkan faham Pluralisme Agama yang telah difatwakan sebagai faham yang salah dan haram bagi umat Islam untuk memeluknya," ujar Cholil dalam penjelasan tertulisnya kepada voa-islam.com, Kamis (7/4/2011).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indikasi faham pluralisme ini, jelas Cholil, terlihat dalam narasi di bagian awal, "Semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju ke arah yang sama: mencari satu hal yang sama dengan satu tujuan yang sama, yaitu Tuhan."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan pandangan seperti itu, ujar Cholil, pihak pembuat film jelas memposisikan dirinya sebagai seorang non Muslim penganut faham netral agama, karena semua agama dipandang sama-sama merupakan jalan yang sah menuju Tuhan yang sama. Konsep netral agama tak mengenal konsep Tauhid dan Syirik, atau Mukmin dan kafir, sehingga bertolak belakang dengan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cara pandang seperti ini menunjukkan bahwa pembuat film ini berdiri pada perspektif bukan sebagai seorang Muslim, tetapi sebagai seorang yang netral agama, yang memandang semua agama adalah menyembah Tuhan yang sama," tegas pengasuh Pesantren Husnayaian Jakarta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, papar Cholil, cara pandang pembuat film ini juga bertentangan dengan cara pandang Nabi Muhammad SAW. "Saat Rasulullah diutus sudah ada orang-orang Yahudi, Nasrani, Majusi, dan kaum musyrik Arab. Tapi Nabi Rasulullah menyeru mereka semua agar kembali kepada satu prinsip yang sama (Kalimatin Sawa'), yaitu prinsip Tauhid hanya menyembah Allah semata," tegasnya sembari mengutip Al-Qur'an surat Ali Imran 64, Maryam 88-91, Al-Ma'idah 73, dan Ash-Shaff:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, Cholil yang juga Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia ini mempertanyakan keagamaan para pembuat film "?" yang tidak mau memakai agama sebagai dasar pijakan. "Sangat aneh jika seorang mengaku beragama Islam, tetapi melihat agama-agama lain selain Islam, bukan dari kacamata Al-Qur'an, tetapi dari kacamata netral agama," kritiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan akidah, lanjut Cholil, film ini sama sekali tidak bisa dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Film ini mencampuradukkan dan mengacaukan konsep toleransi dan kerukunan dengan konsep "Pluralisme" dalam hal teologis," kecamnya. "Toleransi tetap bisa terjalin tanpa harus mengorbankan keyakinan keagamaan masing-masing, karena kerukunan umat beragama dapat terwujud bila masing-masing pemeluk agama tetap dengan klaim kebenarannya masing-masing " imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menelaah secara kritis mulai dari judul hingga bagian penutup (ending), Kholil Ridwan menyimpulkan bahwa pembuat film "?" ini belum memahami Islam. Karenanya, ia mengimbau agar para pembuat film, terutama sutradaranya, mengkaji Islam secara mendalam agar film-film hasil karyanya tidak sesat dan menyesatkan orang. Sangat tidak beradab, jika seseorang yang mengaku "tidak tahu" atau "belum tahu", tetapi sudah berlagaksok tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menyarankan agar Saudara Hanung sebaiknya mengaji yang baik, dan dengan sukarela menyatakan bahwa filmnya memang keliru dan mengelirukan," imbau Cholil. "Lebih baik lagi, film ini ditarik dari peredaran," pungkasnya. &lt;b&gt;(Am-Najah)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3073241366374128444?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3073241366374128444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/mui-film-tanda-tanya-hanung-sebarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3073241366374128444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3073241366374128444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/mui-film-tanda-tanya-hanung-sebarkan.html' title='MUI: Film &apos;Tanda Tanya&apos; Hanung Sebarkan Faham Haram dan Sesat'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fFnli3G0KSo/TaESU_mc5NI/AAAAAAAABs8/ssVhFd3iR8g/s72-c/film.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-8459683781934475387</id><published>2011-04-10T09:24:00.000+07:00</published><updated>2011-04-10T09:24:57.815+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Chaerul Umam: Jangan Tonton Film (?)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Z4J8XbvQVRk/TaEUpvfHzHI/AAAAAAAABtA/M0uCxj8mK-k/s1600/gal736125023.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="148" src="http://4.bp.blogspot.com/-Z4J8XbvQVRk/TaEUpvfHzHI/AAAAAAAABtA/M0uCxj8mK-k/s200/gal736125023.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski mengaku belum sempat melihat film (?) (baca: Tanda Tanya) yang kini menuai kontroversi itu, tapi sutradara kawakan Chaerul Umam yakin jika film itu memang 'berbahaya'. Hal itu ia katakan usai dapat informasi dari Ketua MUI KH. Cholil Ridwan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kiai Cholil bilang jika film (?) itu berbahaya. Ya nggak bagus ditonton,” katanya kepada hidayatullah.com Jumat (8/4).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sutradara film laris Ketika Cinta Bertasbih ini pun percaya perkataan Cholil Ridwan. “Beliau kan ulama, pernah belajar di Timur Tengah, dan pimpinan pesantren pula. Jadi nggak diragukan lagi,” jelasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Menurut Chaerul, film karya Hanung Bramantyo itu berbahaya bagi yang memiliki ideologi lemah. Karena itu, lebih baik tidak usah ditonton. Kendati demikian,  jika ingin lihat dan tidak terpengaruh, silakan melihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau saya sendiri nggak mau nonton. Nanti malah menguntungkan mereka,” paparnya. Sebab, lanjutnya, jika banyak ditonton, akan makin banyak sineas yang membuat film serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Film begini nggak usah didukung, nanti malah diperbanyak,” tegasnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ini, pakar pemikiran Islam, Dr Adian Husaini juga menyampaikan film karya Hanung Bramantyo  ini dinilai telah mengkampanyekan pluralisme yang sangat vulgar.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rep: Syaiful Anshor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Red: Cholis Akbar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-8459683781934475387?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/8459683781934475387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/chaerul-umam-jangan-tonton-film.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8459683781934475387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8459683781934475387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/04/chaerul-umam-jangan-tonton-film.html' title='Chaerul Umam: Jangan Tonton Film (?)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Z4J8XbvQVRk/TaEUpvfHzHI/AAAAAAAABtA/M0uCxj8mK-k/s72-c/gal736125023.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-708061148634885574</id><published>2011-03-31T07:14:00.001+07:00</published><updated>2011-03-31T07:22:09.488+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Peringatan, bukan Hinaan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-yU6I_0ntgl8/TZPHUfMvXFI/AAAAAAAABsw/7bRUhlkcQCY/s1600/peringatan-150x150.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-yU6I_0ntgl8/TZPHUfMvXFI/AAAAAAAABsw/7bRUhlkcQCY/s200/peringatan-150x150.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;“Sepeninggalku, tidak aku tinggalkan fitnah (godaan) yang lebih berbahaya untuk lelaki melebihi wanita.”(Mutafaq ‘alaih) “Wanita itu kurang agamanya.” “Kebanyakan penduduk neraka adalah wanita.” (al Hadits)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika dibaca dengan kacamata buram milik orientalis dan kaum liberal, mungkin yang bakal tampak dari petikan hadits di atas adalah “Islam merendahkan kaum perempuan. Hadits-hadits ini mestinya dinonaktifkan dari fungsinya sebagai dalil karena sudah tidak sesuai dengan jaman. Jika tidak, Islam bisa tercoreng namanya karena masih saja mendeskreditkan perempuan, padahal di zaman sekarang persamaan gender telah menjadi tuntutan.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tapi kacamata seorang muslimah, wanita yang berserah diri kepada syariat-Nya, tentunya tidak demikian. Imannya akan membuat lensanya lebih jernih dalam membaca dan menyelami isi dari setiap kata yang disabdakan utusan-Nya, Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Pandangannya akan lebih dalam menembus sampai ke dasar hikmah. Ada ‘material’ husnudzan, rasa berserah diri dan keyakinan bahwa sabda Rasul n adalah al haq, yang menyusun potongan kaca yang dipakainya. Dan inilah yang membuat objek yang tampil di retina hatinya berwujud sempurna, tidak terbalik dan indah sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, image yang ditangkap dari hadits-hadits seperti di atas bukanlah “Islam mendeskreditkan wanita”. Sama sekali bukan. Tapi yang tampak justru ke dalaman rahmat dari sang pencipta kepada kaum Hawa. Sabda baginda itu diterima sebagai pemberitahuan dan peringatan atas sisi lemah wanita yang sangat krusial. Kelemahan pada wanita yang harus diwaspadai atau ditambal dengan sisi kelebihan yang lain. Bukankah semua makhluk memang dicipta memiliki kelemahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu fitnah atau godaan yang sangat besar bagi kaum lelaki. Terhadap hadits ini, seorang muslimah tidak akan bersu’udzan bahwa Islam menganggap wanita hanyalah makhluk penggoda dan pengganggu bagi lelaki. Tidak. Sabda ini akan dipahami sebagai peringatan dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bahwa potensi fitnah (godaan) dalam diri wanita sangatlah besar. Karenanya wanita pun akan sadar dan waspada lalu menjaga agar potensi itu tidak menyelinap keluar atau bahkan meledak.  Wanita memang ditakdirkan untuk memiliki daya tarik yang menggoda itu, tapi di sisi lain, wanita juga diwajibkan menjaganya.Nah, Islam pun memberikan cara bagaimana menjaga diri agar potensi itu tidak keluar. Ada jurus menjaga aurat, menundukkan pandangan, menjaga hubungan dengan lelaki, menghindari make up berlebihan dan sebagainya. Dengan mengaplikasikan jurus-jurus ini, yang akan merasa aman bukan hanya lelaki saja tapi juga wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau direnungkan secara mendalam, hadits ini bukan hanya peringatan bagi lelaki, tapi juga wanita. Memang, yang terkena dampak fitnah wanita secara langsung adalah lelaki. Hanya saja dalam beberapa kondisi, fitnah wanita yang dibiarkan terumbar liar juga akan berimplikasi buruk terhadap sesama wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh, saat anda sedang bersama suami, tiba-tiba datang atau lewat seorang wanita yang membiarkan dua biji ‘kamera’ di kepala lelaki yang menatapnya bebas menelusuri kulit kakinya hingga 50 % di atas lutut, atau kulit lehernya hingga 50 % ke dadanya. Itu fitnah yang diumbar. Dan fitnah itu jelas ditujukan kepada lelaki. Tapi apa yang anda rasakan jika suami anda melirik? Sakit bukan? Lebih menyakitkan lagi jika kulit si wanita itu lebih bagus dari milik anda. Bahkan wanita bercelana jins dan berkaus ketat yang tengah bersama pacarnya di sebelah sana pun –misalnya ada-, boleh jadi akan mencubit pacarnya, sambil pasang muka cemberut lagi mengancam jika pacarnya ikut-ikutan melirik. Apa lagi jika masalahnya bukan sekadar melirik, selingkuh misalnya, tentu akan lebih menyakitkan lagi. Jadi, wanita juga akan terganggu dengan fitnah wanita yang tidak dijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, coba bandingkan jika yang hadir adalah seorang wanita berjilbab rapi dengan warna kain yang tidak mencolok, atau bahkan memaki cadar misalnya. Adem. Anda, suami anda dan juga semua orang di sekeliling anda akan merasakannya. Jadi, pada dasarnya sabda Rasul n di atas adalah peringatan untuk wanita dari bahaya fitnah wanita yang juga akan berdampak kepada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal status wanita yang diennya disebut “kurang” dan menjadi mayoritas ahli neraka, Rasulullah ingin memberi peringatan pada sisi lemah wanita dalam hal ini. Wanita secara kodrati mendapatkan haid dan menghalanginya dari ibadah selama sekian waktu. Ini kelemahan. Dengan menyadari hal ini, wanita diharapkan dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan sisi-sisi lebih yang diberikan kepadanya untuk meningkatkan value(nilai) dirinya. Semangat inilah yang akan muncul dalam diri muslimah dan bukan perasaan kecewa karena menganggap Islam menganak tirikan wanita. Dan bukankah pada tataran praktis, tidak sedikit kaum wanita yang kualitas diennya jauh lebih baik dari lelaki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ternyata rasul mengatakan wanita menjadi mayoritas penduduk neraka, itu berarti Beliau ingin menyampaikan bahwa realitanya kebanyakan wanita tidak mengikuti bimbingan rel syariat. Karena jika patuh pada syariat, dia akan masuk jannah. Bahkan ratunya para bidadari surga adalah wanita-wanita shalihah yang masuh jannah. Oleh karenanya, kalau tidak ingin merasa tersinggung dengan hadits ini, caranya mudah yaitu dengan menjadi wanita shalihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, saat membaca hadits-hadits semacam ini yang harus dikedepankan adalah iman. Para shahabiyah dulu tidak pernah komplain dengan hadits-hadits di atas dan menganggapnya sebagai diskriminasi terhadap kaum perempuan. Keyakinan mereka bahwa sabda Nabi adalah bimbingan ilahi memudahkan hati mereka menerima dan mencoba mendulang hikmahnya. Jangan terkecoh dengan bualan kaum liberal, mereka hanya ingin agar kita menentang syariat, merasa punya dalil saat bermaksiat dan akhirnya celaka di akhirat.Wallahua’lam. &lt;b&gt;(ar-risalah)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-708061148634885574?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/708061148634885574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/peringatan-bukan-hinaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/708061148634885574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/708061148634885574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/peringatan-bukan-hinaan.html' title='Peringatan, bukan Hinaan'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-yU6I_0ntgl8/TZPHUfMvXFI/AAAAAAAABsw/7bRUhlkcQCY/s72-c/peringatan-150x150.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-2554209831435229485</id><published>2011-03-30T10:16:00.000+07:00</published><updated>2011-03-30T10:16:35.871+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 11</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/ehctqIdMtV8?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/ehctqIdMtV8?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-2554209831435229485?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/2554209831435229485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/2554209831435229485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/2554209831435229485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html' title='Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 11'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7724691493809132659</id><published>2011-03-30T10:12:00.000+07:00</published><updated>2011-03-30T10:12:41.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Aku, Sahabat Terbaik Untuk Suamiku</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-0q0X-uobJrk/TZKfhd1fBuI/AAAAAAAABso/oemx_c8vYzU/s1600/sahabat.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://2.bp.blogspot.com/-0q0X-uobJrk/TZKfhd1fBuI/AAAAAAAABso/oemx_c8vYzU/s320/sahabat.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada manusia yang setuju untuk melewati kehidupan ini seorang ini. Suara fitrah hati dan logikanya menyatakan dan akan selalu menuntut sebuah kesempurnaan, yaitu pasangan hidup. Betapa indah jika dalam hidup ini kita menemukan seseorang yang begitu mengerti dan menerima apa adanya kita, dan itu berarti menjadi sebenar-benarnya pengisi kekosongan kita sebagai pribadi yang "setengah". Kehadiran manusia lain tersebut dalam hidup kita menjadikan kita merasa "satu" dan genap.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dan sebagai seorang yang berpasangan, siapa yang tidak ingin hadirnya sebuah rasa saling pengertian?. Semuanya pasti menginginkannya, bahkan pada pribadi yang jahat dan yang tidak pernah mengerti orang lain sekalipun, dalam hati kecilnya dia sangat membutuh kan pengertian dari orang lain, terkhusus adalah dari keluarganya sendiri. Ya begitulah adanya, walaupun hal itu secara tidak langsung mengindikasikan gambaran keegoisan dari seseorang, namun disadari atau tidak sebuah pengertian sangatlah menjadi salah satu pondasi dasar dari harmonisnya hubungan rumah tangga. Pengertian timbul karena kerelaan hati menjadikan pasangan kita bukan hanya sebagai suami lengkap dengan sederet atribut hak dan kewajibannya, namun keakraban dan kedekatan akan lebih terasa jika kita dapat menjadikan hubungan itu sebagai sebuah persahabatan yang akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat berarti berbagi, berbagi kebahagiaan, kesukaan, beban dan atau kesedihan. Banyak orang yang merasa lebih nyaman saat berada bersama sahabatnya. Mereka dapat melakukan apapun dan menjadi begitu sangat terbuka saat berkumpul bersama, tentu saja dengan menanggalkan semua gengsi dan aturan yang terasa begitu mengikat. Jarakpun terasa sangat dekat sekali. Rasanya tak ada yang lebih memahami dan mengerti kecuali saat bersama sahabat. Namun ketika mereka kembali dalam rumah tangga,mereka menjadi pribadi yang berbeda. Entah karena tuntutan kewajiban atau alasan apapun yang lain, akhirnya mereka menjadi bukan diri mereka sendiri. Pertanyaan yang muncul kemudian, berapa lama mereka akan bertahan dalam hidup seperti itu? semua orang butuh menjadi diri sendiri dan diterima oleh orang lain dalam apa adanya mereka. Dan ternyata begitulah, menjadi sahabat dari pasangan terdekat kita yaitu suami ternyata sangatlah dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sahabat berarti menerima sepaket apapun yang dianugrahkan Allah kepada pasangan kita. Semua orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Seorang sahabat akan dengan pintar memaklumi dam selanjutnya mengolah semua itu supaya partnernya menjadi pribadi yang lebih baik dimasa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sahabat berarti berani mendidik diri menjadi pengayom dan pendengar yang baik. Tidak perduli itu wanita ataupun pria, semua manusia punya saat dimana mereka akan merasa jatuh dan atau terpuruk. Disinilah arti "pekerjaan" seorang sahabat yang akan menjadi penyemangat sekaligus semangat untuk mengembalikan partnernya untuk tegak berdiri kembali seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sahabat berarti melengkapi. Betapa banyak pasangan yang ingin menjadikan pasangannya sebagai obyek pelampiasan dari obsesi atau egonya sendiri. Ketika melihat pasangannya melakukan hal yang bersinggungan dengan keinginannya, seketika itu meledaklah amarahnya. Namun, bukankah pernikahan itu adalah melengkapi bukan merubah?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sahabat berarti setia. Dimanapun dan kapanpun, seorang sahabat akan selalu merindukan sahabatnya. rasa pengertian dan suasana yang ketika bersamanya, tidak akan didapat saat berada bersama orang lain. Dan itulah yang akan membuat kita selalu akan mencintai pasangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jadikanlah pasangan kita sebagai sahabat terbaik, dan jadilah sahabat yang baik untuk pasangan kita. Seorang sahabat  yang ketika orang lain meremehkan, merendahkan dan atau memandang sebelah mata diri kita tentang apapun, dia akan selalu dengan tangan terbuka menerima dan membahagiakan kita apa adanya tanpa topeng dan syarat apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(syahidah/voaislam)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7724691493809132659?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7724691493809132659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/aku-sahabat-terbaik-untuk-suamiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7724691493809132659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7724691493809132659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/aku-sahabat-terbaik-untuk-suamiku.html' title='Aku, Sahabat Terbaik Untuk Suamiku'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0q0X-uobJrk/TZKfhd1fBuI/AAAAAAAABso/oemx_c8vYzU/s72-c/sahabat.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5725176331973106421</id><published>2011-03-27T07:01:00.000+07:00</published><updated>2011-03-27T07:01:46.538+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Bisikan Bijak yang Menyesatkan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-ubpr_x35Ba8/TY5-U9oUMyI/AAAAAAAABsk/WNeRWZbC7qY/s1600/bisik.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="https://lh6.googleusercontent.com/-ubpr_x35Ba8/TY5-U9oUMyI/AAAAAAAABsk/WNeRWZbC7qY/s320/bisik.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar suara-suara hati, kadangkala tidak mudah bagi kita untuk membedakan mana yang benar-benar kata hati atau bahkan petunjuk dari malaikat, dan mana yang bisikan setan atau suara nafsu yang ditunggangi setan.Memang, secara mudah kita bisa membuat klasifikasi hitam-putih; bisikan untuk melakukan atau meraih sesuatu yang baik adalah bisikan dari malaikat atau hati nurani. Sedang bisikan hati untuk melakukan keburukan, pasti datang dari setan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Klasifikasi di atas memang tidak salah. Pasalnya,suara-suara hati tidak bernada, yang satu tidak lebih sumbang dari yang lain dan punya wujud yang sama hingga sulit dibedakan siapa yang membisikkan. Kita tidak bisa mengenali siapa pembisiknya kecuali dari motif dan tujuannya. Kalau baik berarti dari hati nurani atau malaikat, kalau jahat berarti setan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, rasanya setan juga tahu akan hal ini. Kalau cuma melulu membisikkan agar manusia berzina, menjadi sombong dan pelit, trik penyesatan setan akan mudah dikenali. Hati orang beriman akan resisten terhadap bisikan-bisikan semacam itu. Ibarat virus, eksistensi dari virus tersebut sudah terlalu familiar bagi antivirus hingga akan segera di remove (dibuang). Harus ada jebakan, tipuan dan manipulasi. Kalau manusia mengidentifikasi bisikan baik sebagai bisikan hati yang harus dituruti, maka tidak menutup kemungkinan setan akan menjebak manusia dengan bisikan baik. Namun  dibalik itu, sebenarnya manusia sedang digiring secara perlahan menuju kebinasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita ambil contoh sebagai renungan, saat menerima gaji bulanan yang hanya 500 ribu, tidak mudah bagi seseorang untuk langsung memikirkan infak. Sebab dalam bayangannya, uang tersebut sudah habis dibagi untuk pos-pos pengeluaran yang sudah menunggu sejak awal bulan; makan, listrik, sewa rumah, bulanan sekolah anak dan membayar utang karena kemarin sakit -misalnya.Sebuah bisikan pun muncul, “Andai gajimu 10 juta sebulan, tentu kau bisa banyak berinfak, membantu kegiatan keislaman, menyekolahkan anak yatim, bahkan memberangkatkan haji ayah dan ibu. Karena itu, bekerjalah lebih keras!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersit hati ini, tak sedikitpun mengisyaratkan keburukan. Tidak mungkin berasal dari setan. Benarkah? Belum tentu. Ada kemungkinan ini tipuan setan. Setelah bekerja keras, siang dan malam dan gaji benar-benar menjadi 10 juta, apakah yang akan terjadi adalah meningkatnya jumlah infak menjadi 6 digit, pos pengeluaran bertambah item: bulanan anak yatim, cicilan haji, bantuan bencana, infak pengajian danbuku-buku Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum tentu juga. Jika ini jebakan, pasti ada lubang pada ujungnya. Setan akan membuat nilai 10 juta itu menjadi kecil dengan pertanyaan berikut: “Gaji segitu masak iya masih naik motor keluaran tahun 90, bukan mobil? belum bisa nyicil rumah dan masih kontrak? masih makan di warung pinggir jalan dan belum merasakan restoran? Tidak mengajak keluarga refreshing keluar kota setiap bulan? Kalung dileher istri hanya 3 gram dan tangannya dibiarkan rusak gara-gara cucian?Kapan punya pembantu?anak sekolah di sekolah kelas internasional?HP dan laptop masih jadul? Minyak wangi masih bibit murahan?Dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gaji menjadi 10 juta, setan akan berusaha untuk memastikan bahwa seseorang akan menjawab, “ Tidak. Wajarkan kalau semua itu harus berganti?” Dandengan jawaban itu, angka 10 juta akan menjadi kecil, bahkan mungkin kurang. Bagaimana dengan draft anggaran infak? Angan akan kembali dibisikkan, andai saja penghasilanmu bisa menambahkan satu saja angka nol dibelakang 10 juta. Begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, bisikan itu memang mengisyaratkan kebaikan. Tapi ketidakjelian hati bisa membuat kita terjebak. Sebenarnya saat itu kita tengah digiring untuk mengejar harta. Dengan motivasi dan tujuan awal yang baik, seakan-akan menjadi jaminan bahwa kita tidak akan mabuk dengan harta. Padahal, Imam Yahya bin Muadz ar Rozi menasehatkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dunia itu arak setan. Siapa yang dibuat mabuk olehnya, dia tidak akan sadar kecuali setelah berada diantara laskar orang-orang yang sudah mati, membawa sesal menyatu bersama golongan orang yang menyesal.”(Jami’ul Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab, ket. Hadits no. 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan harta adalah salah satu elemen utama dari “dunia” selain wanita dan tahta. Dengannya setan akan menjanjikan dan membuat manusia berjanji, memberi angan dan membuat manusia berangan. Sedang janji dan angan setan hanyalah tipuan. Dan sudah banyak yang mabuk, dan benar-benar tak bisa sadar kecuali setelah pindah rumah ke kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (QS. An Nisa’:120)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semua ini selayaknya kita waspada. Secerdik inilah jebakan-jebakan setan akan menjerat kita. Seakan-akan kita tengah melakukan atau meraih sesuatu yang baik, tapi hakikatnya kita tengah diseret secara perlahan menuju kehancuran. Bukan berarti kita tidak boleh kaya, hanya saja kita harus waspada karena harta adalah alat utama bagi setan untuk menyesatkan manusia. Artinya saat kita bercita-cita menjadi kaya, atau bahkan sudah mendapatkannya, kita harus sadar bahwa gelas-gelas penuh arak itu tengah mengelilingi kita. Jangan sampai mabuk, karena orang yang mabuk akan mengira  semua yang dilakukannya ketika mabuk sebagai sesuatu yang wajar. A’adzanallah waiyakum,Wallahua’lam bish shawab. &lt;b&gt;(Abu Rozin/ar risalah)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5725176331973106421?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5725176331973106421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/bisikan-bijak-yang-menyesatkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5725176331973106421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5725176331973106421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/bisikan-bijak-yang-menyesatkan.html' title='Bisikan Bijak yang Menyesatkan'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-ubpr_x35Ba8/TY5-U9oUMyI/AAAAAAAABsk/WNeRWZbC7qY/s72-c/bisik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1105749301847487012</id><published>2011-03-26T10:07:00.000+07:00</published><updated>2011-03-26T10:07:09.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Dahsyatnya Sifat Malu Pada Perempuan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-gOay6D5I6iQ/TY1YKZBEviI/AAAAAAAABsY/vQLSrbztMzk/s1600/malu-muslimah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh3.googleusercontent.com/-gOay6D5I6iQ/TY1YKZBEviI/AAAAAAAABsY/vQLSrbztMzk/s320/malu-muslimah.jpg" width="274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudariku yang semoga dirahmati oleh Allah …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti yang telah kita ketahui bersama, Islam adalah agama yang sempurna dan tidaklah satu perkara kecil pun melainkan telah diatur oleh Islam. Begitu juga dalam perkara wanita, Islam juga telah mengaturnya. Islam sangat memperhatikannya dan menempatkan para wanita sesuai dengan kedudukannya. Dan agama yang mulia ini juga telah mengatur begaimana adab-adab dalam bergaul, berpakaian, dan sebagainya. Di mana segala yang diperintahkan dan diatur oleh Allah dan Rasul-Nya pasti terdapat maslahah (kebaikan) di balik itu semua. Dan segala yang dilarang pasti ada mafsadah (keburukan) baik mafsadah itu murni ataupun mafsadah itu lebih besar daripada maslahah yang diperoleh.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sungguh sangat menyedihkan sedikit demi sedikit aturan yang telah dibuat oleh Allah dan Rasul-Nya dilanggar oleh anak Adam khususnya kaum Hawa. Di antara fenomena yang kita saksikan bersama, kaum hawa dewasa ini mulai menanggalkan dan luntur sifat malunya. Mereka tidak merasa malu bergaul bebas dengan kaum Adam! Bahkan yang lebih mengenaskan, banyak dari kaum hawa yang berani mengumbar aurat (berpakaian tapi telanjang) di hadapan umum! Fainna lillahi wa inna ilaihi rooji’un!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimanakah tatanan Islam mengenai sifat malu bagi wanita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka cermatilah kisah yang difirmankan Alloh berikut ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِنَ النَّاسِ يَسْقُونَ وَوَجَدَ مِنْ دُونِهِمُ امْرَأتَيْنِ تَذُودَانِ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا قَالَتَا لَا نَسْقِي حَتَّى يُصْدِرَ الرِّعَاءُ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ (23) فَسَقَى لَهُمَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tatkala ia (Musa) sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: “Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?” Kedua wanita itu menjawab: “Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya. Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya.” (Al Qoshosh : 23-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah bagaimana bagusnya sifat kedua wanita ini, mereka malu berdesak-desakan dengan kaum lelaki untuk meminumkan ternaknya. LALU BAGAIMANA DENGAN WANITA SAAT INI! Sepertinya rasa malu sudah hampir sirna ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak cukup sampai di situ kebagusan akhlaq kedua wanita tersebut. Lihatlah bagaimana sifat mereka tatkala datang untuk memanggil Musa ‘alaihis salaam; Allah melanjutkan firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَجَاءَتْهُ إِحْدَاهُمَا تَمْشِي عَلَى اسْتِحْيَاءٍ قَالَتْ إِنَّ أَبِي يَدْعُوكَ لِيَجْزِيَكَ أَجْرَ مَا سَقَيْتَ لَنَا فَلَمَّا جَاءَهُ وَقَصَّ عَلَيْهِ الْقَصَصَ قَالَ لَا تَخَفْ نَجَوْتَ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan penuh rasa malu, ia berkata, ‘Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami.’” (Al Qoshosh : 25). Dengan penuh rasa malu, ia memanggil Musa. Sifat yang luar biasa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat yang mulia ini, menjelaskan bagaimana seharusnya kaum wanita berakhlaq dan bersifat malu. Allah menyifati gadis wanita yang mulia ini dengan cara jalannya yang penuh dengan rasa malu dan terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirul Mukminin Umar bin Khoththob radiyallahu ‘anhu mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كانت مستتَرة بكم درْعها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gadis itu menemui Musa ‘alaihis salaam dengan pakaian yang tertutup rapat.” (Tafsirul Qur’anil ‘Azhiim, Ibnu Katsir). Rasa malunya berarti dengan menutupi dirinya dengan pakaian syar’i yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka wahai para wanita, sadarlah dari kelalaian ini. Kembalilah ke jalan Rabbmu. Janganlah kalian tertipu dengan jebakan, bujukan, dan propaganda syaithon yang ingin mengeluarkan para wanita dari sifat keasliannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan batasilah pergaulan antara ikhwan dan akhwat, jangan sampai mudah untuk bergaul bebas walaupun sudah memenuhi pakaian yang syar’i dan sudah menjadi anggota Keluarga Muslim. Dan ingatlah syaithon akan selalu menyesatkan anak Adam, sehingga perkara yang semula dianggap jelek akan dibuat samar oleh syaithon sehingga perkara yang terlarang ini (bergaul tanpa batas antara ikhwan dan akhwat) menjadi kelihatan baik dan dianggap biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah wejangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits dari Usamah bin Zaid,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا تَرَكْتُ بَعْدِى فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada godaan yang kutinggalkan yang lebih dahsyat para pria selain dari godaan para wanita.” (HR. Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 2741)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang beri taufik. Moga Allah anugerahkan pada kita sifat yang mulia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Catatan masa silam, direvisi ulang, 18 Rabi’uts Tsani 1432 (23/03/2011) di Riyadh-KSA&lt;br /&gt;(rumaysho.com/suaramedia)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1105749301847487012?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1105749301847487012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/dahsyatnya-sifat-malu-pada-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1105749301847487012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1105749301847487012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/dahsyatnya-sifat-malu-pada-perempuan.html' title='Dahsyatnya Sifat Malu Pada Perempuan'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-gOay6D5I6iQ/TY1YKZBEviI/AAAAAAAABsY/vQLSrbztMzk/s72-c/malu-muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-516531520154363006</id><published>2011-03-25T08:28:00.002+07:00</published><updated>2011-03-25T08:36:41.928+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Doa Kebaikan Dunia - Akhirat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-FMw8xYM2KWs/TYvxfQyY6JI/AAAAAAAABr8/RGN_RLuVOpE/s1600/timthumb.php.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="https://lh5.googleusercontent.com/-FMw8xYM2KWs/TYvxfQyY6JI/AAAAAAAABr8/RGN_RLuVOpE/s200/timthumb.php.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;RABBANAA AATINAA FID DUN-YA HASANAH, WAFIL-AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA 'ADZAABAN NAAR&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al Baqarah: 201)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;اللَّهُمَّ رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ALLAAHUMMA RABBANAA AATINAA FID DUN-YA HASANAH, WAFIL-AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA 'ADZAABAN NAAR&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ya Allah, ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (Muttafaq 'alaih)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Manfaat doa ini sangat luar biasa. Kandungannya mencakup kebaikan yang diinginkan setiap insan sejak di dunia hingga akhirat. Kebaikan di dunia mencakup setiap yang diinginkan dari masalah dunia berupa kesehatan, tempat tinggal yang luas, rizki yang banyak dan halal, istri shalihah, anak shalih, ilmu bermanfaat, amal shalih, ibadah khusu', kendaraan yang nyaman, nama baik dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan kebaikan di akhirat yang tertinggi adalah masuk surga dan mendapat ridla Allah serta kenikmatan-kenikmatan yang mengirinya berupa rasa aman dari huru-hara yang mengerikan di padang mahsyar, diringankan hisab dan lainnya. Maknanya juga meminta agar diselamatkan dari siksa-siksa dan penderitaan yang ada di kubur, padang mahsyar, dan di neraka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan maksud diselamatkan atau dipelihara dari siksa neraka adalah dimudahkan untuk menjauhi jalan yang menghantarkan ke neraka berupa menjauhi maksiat dan dosa serta meninggalkan perkara syubuhat dan haram.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Qasim bin Abdurrahman berkata, "siapa yang diberi kalbu yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, dan jasad yang sabar dan tangguh, maka dia telah diberi kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta di pelihara dari siksa neraka."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Karenanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam banyak berdoa dengannya dan sangat menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini. Dari Anas bin Malik radliyallah 'anhu mengatakan, "doa yang paling sering dibaca Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ya Allah, ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (HR. Bukhari dan Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anas bin Malik biasa berdoa dengan doa ini saja dan ketika melantunkan beberapa doa pasti beliau memasukkan doa ini di dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari jalan Abu Nu'aim, Abdussalam bin Syadad –yakni Abu Thaluth- berkata, aku pernah bersama Anas, lalu Tsabit berkata kepadanya, "sesungguhnya saudara-saudaramu meminta agar engkau mendoakan mereka. Lalu Anas berdoa, "Ya Allah, ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." Merasa kurang, mereka meminta agar didoakan lagi ketika mereka akan beranjak pergi, lalu Anas berkata, "jika Allah sudah memberikan untuk kalian kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta memelihara kalian dari siksa nereka, berarti Dia telah memberikan untuk kalian seluruh kebaikan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Al Qadli Iyadh rahimahullah mengatakan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam banyak berdoa dengan ayat ini (al Baqarah: 201) karena mengandung seluruh isi doa dari urusan dunia dan akhirat."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kapan dibacanya?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada dasarnya doa ini boleh dibaca kapan saja khususnya pada saat-saat yang mustajab, seperti di sepertiga malam terakhir, di antara adzan dan iqamah, di sore hari Jum'at, dan lainnya. Namun, ada beberapa kondisi khusus yang dianjurkan untuk membacanya, di antaranya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.    Doa ketika berada di antara rukun Yamani dan Hajar Aswad ketika Thawwaf. (HR. Abu Dawud, Ahmad, al Baghawi dalam Syarh as Sunnah dari Abdullah bin as Saaib).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.    Boleh dibaca setelah membaca tasyahhud kedua berdasarkan keumuman hadits, dalam Shahihain dan lainnya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "kemudian silahkan dia berdoa yang dia suka." Juga berdasarkan riwayat Umair bin Sa'd yang menyatakan bahwa Abdullah bin Mas'ud mengajari kami bacaan tasyahhud dalam shalat kemudian berkata, "jika salah seorang kamu selesai baca tasyahhud hendaknya dia berdoa . . .  (salah satunya doa di atas)." (Fath al Baari: 2/239)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pelajaran dari doa ini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.  Jangan-lah berdoa kepada Allah hanya kebaikan dunia saja, khususnya ketika di tempat-tempat dan waktu-waktu yang mustajab. Doa dalam Al Baqarah: 201 adalah pujian dari Allah bagi orang-orang beriman dan celaan atas orang-orang musyrik. Orang-orang beriman meminta kebaikan di dunia dan akhirat. Sedangkan orang-orang musyrikin doanya hanya sebatas kebaikan dunia semata, mereka lupa terhadap akhirat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.  Tidak boleh juga meminta hanya kebaikan di akhirat dan melupakan kehidupan dunianya. Dari sahabat Anas, pernah pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjenguk salah seorang shabatnya yang dalam kondisi sangat lemah dan kurus. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam bertanya padanya, "apakah kamu telah berdoa dan meminta sesuatu kepada Allah?" dia menjawab, Ya Rasulullah aku telah berdoa, "Ya Allah jika aku kelak akan disiksa di akhirat, maka segerakanlah di dunia ini." lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata padanya, "Subhanallah, engkau tidak akan kuat terhadap siksa Allah. jangan begitu, tapi berdoalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ya Allah, ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (HR. al Baghawi dalam Syarh as Sunnah dan Ahmad dalam al Musnad)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penulis: Badrul Tamam (PurWD/voa-islam.com)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-516531520154363006?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/516531520154363006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/doa-kebaikan-dunia-akhirat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/516531520154363006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/516531520154363006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/03/doa-kebaikan-dunia-akhirat.html' title='Doa Kebaikan Dunia - Akhirat'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-FMw8xYM2KWs/TYvxfQyY6JI/AAAAAAAABr8/RGN_RLuVOpE/s72-c/timthumb.php.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-4649741417524135598</id><published>2011-02-02T05:19:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T05:19:29.348+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Sekolah Belanda Atur Cara Berjilbab Para Siswi Muslim</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TUiGz7rWPMI/AAAAAAAABrg/06EbCdDvaUU/s1600/siswi-muslim-belanda_rnw.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TUiGz7rWPMI/AAAAAAAABrg/06EbCdDvaUU/s200/siswi-muslim-belanda_rnw.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;UTRECHT, Belanda&amp;nbsp; – Komisi Perlakuan Setara Belanda telah memutuskan bahwa sekolah-sekolah memiliki hak dalam pengaturan cara berpakaian murid-muridnya yang berjilbab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komisi tersebut menanggapi kasus Perguruan Gerrit Rietveld di kota Utrecht, di mana 50 siswa berkeberatan pada sebuah aturan pakaian baru.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Aturan berpakaian tersebut hanya memperbolehkan para gadis Muslim untuk menutupi kepala mereka selama 90 persen dari wajahnya masih dapat dilihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup kepala yang menutupi dagu atau alis, contohnya, dianggap sebagai penghalang komunikasi antara para siswa dan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, komisi tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut hanya berlaku pada siswa yang mulai masuk sekolah pada tahun ajaran ini, setelah peraturan tersebut diperkenalkan, kantor berita Telegraaf memberitakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi tersebut telah mendukung perguruan tersebut dan mengatakan bahwa persoalan komunikasi cukup penting. Komisi tersebut juga mencatatkan bahwa aturan berpakaian tersebut berlaku untuk semua orang. Gaya rambut yang menutup mata juga dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi kesetaraan baru-baru ini menegur sebuah perguruan di kota Volendam karena memberlakukan sebuah pelarangan jilbab atas dasar bahwa jilbab bertentangan dengan prinsip-prinsip Katolik Roma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah tersebut dinilai sebagai sebuah kasus diskriminasi agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Menengah Atas Katolik tersebut dinyatakan bersalah atas dasar diskriminasi keagamaan karena melarang seorang murid Muslim mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid tersebut mulai mengenakan jilbab pada tahun ajaran baru ini dan dilarang menghadiri pelajaran, menyebabkan ayah murid tersebut mengajukan sebuah keluhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi tersebut mengatakan bahwa murid-murid sekolah, pada prinsipnya, bebas mengenakan jilbab, penutup kepala Yahudi ataupun mengenakan salib Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan komisi tersebut tidak secara legal mengikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah-sekolah bisa memperkenalkan sebuah pelarangan jika memang diperlukan untuk melestarikan identitas sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada kasus sekolah di Voldam tersebut bukan mengenai identitas sekolah, komisi tersebut menyatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun lalu, sebuah sekolah dasar Kristen di The Hague menolak untuk menerima lamaran kerja seorang guru karena guru tersebut menganakan jilbab Islami. &lt;b&gt;(ppt/rnw/dn/eip) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-4649741417524135598?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/4649741417524135598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/02/sekolah-belanda-atur-cara-berjilbab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4649741417524135598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4649741417524135598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/02/sekolah-belanda-atur-cara-berjilbab.html' title='Sekolah Belanda Atur Cara Berjilbab Para Siswi Muslim'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TUiGz7rWPMI/AAAAAAAABrg/06EbCdDvaUU/s72-c/siswi-muslim-belanda_rnw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5023349321730333940</id><published>2011-02-02T05:08:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T05:08:15.683+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Atasi Kelaparan, Mahasiswa Muslim Montana Puasa Bersama</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;MONTANA&amp;nbsp; –  Asosiasi Mahasiswa Muslim (Muslim Student Association – MSA) Universitas Negara Bagian Montana akan mengadakan sebuah program puasa dan makan malam pada Senin (24/1) waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program terebut adalah tahun kedua MSA Univeristas tersebut mengadakan program berpuasa tersebut untuk menarik perhatian pada pasalah kelaparan di AS.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Kami hanya memberi dorongan kepada setiap orang di Bozeman, bahkan kepada orang-orang non-Muslim, untuk mengajak bersama berpuasa dari waktu matahari terbit sampai matahari mulai terbenam dengan tujuan untuk mengingatkan diri kita sendiri bagaimana rasanya kelaparan," kata koordinator acara Asosiasi Mahasiswa Muslim, Raima Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan merasakan lebih banyak simpati terhadap mereka yang sering kelaparan sehubungan dengan kekurangan sumber-sumber."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Donasi akan dikumpulkan untuk Bank Makanan Gallatin Valley. Mereka yang berpartisipasi diberikan dorongan untuk mendonasi sejumlah uang yang mereka biasanya akan habiskan seharga dengan jumlah uang yang dihabiskan dalam sehari untuk makanan kepada bank makanan, atau jumlah berapapun yang mereka mampu berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu, program tersebut menggalang dana lebih dari $2.000 dan sekitar 200 kilogram (400 pon) makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para partisipan diundang untuk membatalkan puasa mereka dengan sebuah makanan dan presentasi tentang relevansi puasa dalam Islam dan masalah kelaparan di dalam komunitas kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presentasi tersebut akan diadakan pada pukul 5 sore waktu setempat di Balai SUB A dari Bangunan Persatuan Strand dengan makanannya pada pukul 5:30 sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para partisipan bisa membawa sebuah donasiuntuk membantu menutupi biaya, namun tidak diwajibkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua penggalangan dana tambahakan akan didonasikan kepada Bank Makanan Gallatin Valley.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada program tahun 2009 lalu, untuk orang-orang yang kurang beruntung menjalani satu hari tanpa kelaparan, hanya diselenggarakan oleh sebuah kelompok mahasiswa  kedokteran MSU dan teman-teman mereka menjalani satu hari tanpa makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara tahunan pada tahun 2009 tersebut bertepatan dengan bulan Ramadhan. Lebih dari 300 sekolah mengadakan program berpuasa tersebut di kampus-kampus di seluruh negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan memperbolehkan siswa Muslim dan non-Muslim untuk bersatu selama Ramadhan, bulan kesembilan kalender Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program puasa tersebut memberikan kelompok tersebut kesempatan untuk mengajari non-Muslim tentang Islam, begitu juga dengan bagaimana agama terkadang diterapkan untuk karir medis mereka, Fadi Al-Khatib, Presiden Asosiasi Mahasiswa Medis Islam MSU pada saat itu  mengatakan. &lt;b&gt;(ppt/kbz/mcn) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5023349321730333940?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5023349321730333940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/02/atasi-kelaparan-mahasiswa-muslim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5023349321730333940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5023349321730333940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/02/atasi-kelaparan-mahasiswa-muslim.html' title='Atasi Kelaparan, Mahasiswa Muslim Montana Puasa Bersama'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-420373252141512697</id><published>2011-02-02T05:04:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T05:04:32.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Pengadilan Spanyol Tunda Pencekalan Burqa</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TUiDSQ3bOrI/AAAAAAAABrU/nFms0gzw_FM/s1600/larangan-jilbab_tmw.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TUiDSQ3bOrI/AAAAAAAABrU/nFms0gzw_FM/s200/larangan-jilbab_tmw.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;CATALUNYA&amp;nbsp; – Pengadilan tinggi menangguhkan larangan terhadap burqa di tempat umum yang diterapkan oleh dewan kota Lleida pada bulan Oktober.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Putusan itu, yang dikeluarkan pada tanggal 12 Januari lalu, mengatakan bahwa larangan tersebut akan dicabut sampai sebuah keputusan dibuat oleh hakim atas banding yang diajukan oleh asosiasi Muslim, Watani.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 8 Oktober 2010, dewan kota melarang pemakaian tidak hanya burqa tapi juga penutup kepala Muslim lainnya seperti niqab dan jilbab di bangunan-bangunan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti pasar dalam ruangan, transportasi umum, pusat komunitas, dan gedung milik dewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika larangan itu diberlakukan pada tanggal 9 Desember, itu menjadikan Lleida sebagai kota pertama di Spanyol yang mengambil langkah radikal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anggota Watani mengatakan bahwa itu adalah diskriminasi relijius, karena banyak wanita yang memilih untuk memakai niqab dan jilbab, alih-alih dipaksa oleh suami atau kerabat laki-laki mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara Watani, Carlos Antoli, yakin bahwa asosiasi memiliki kasus yang kuat atas dasar alasan-alasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 200.00 Muslim Spanyol lahir di negara itu, tapi banyak dari mereka yang merasa bahwa prasangka terhadap mereka mencegah mereka untuk berintegrasi sepenuhnya ke dalam budaya umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Muslim wanita mengenakan jilbab dianggap sebagai simbol pemberontakan terhadap masyarakat semacam itu. Beberapa dari mereka menggambarkan jilbab sebagai simbol feminis yang membebaskan kaum wanita dari pandangan sebagai obyek seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lainnya mengikuti keyakinan agama atau tradisi keluarga mereka, sementara segelintir dari mereka tunduk pada tekanan dari ayah atau pasangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun alasan mengenakan jilbab, wanita yang memakainya membutuhkan keberanian, karena dia mengekspos dirinya pada tatapan konstan dan diskriminasi dalam pasar tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kaum wanita bebas memakai pakaian seksi, kenapa mereka juga tidak bebas menutupi tubuh mereka, banyak wanita muda Muslim yang bertanya, sembari menekankan bahwa memakai jilbab harus selalu menjadi keputusan wanita itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Spanyol akan melarang jilbab, maka negara itu juga harus melarang suster-suster Katolik menutupi kepala mereka, menyingkirkan salib dari tempat-tempat umum dan berhenti menggunakan liturgi Katolik pada pemakaman negara, ujar jurnalis dan penulis Javier Valenzuela.&lt;b&gt; (rin/ts/et) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-420373252141512697?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/420373252141512697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/02/pengadilan-spanyol-tunda-pencekalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/420373252141512697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/420373252141512697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/02/pengadilan-spanyol-tunda-pencekalan.html' title='Pengadilan Spanyol Tunda Pencekalan Burqa'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TUiDSQ3bOrI/AAAAAAAABrU/nFms0gzw_FM/s72-c/larangan-jilbab_tmw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-4062387313553473833</id><published>2011-01-16T07:25:00.000+07:00</published><updated>2011-01-16T07:25:17.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 10</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/S5JVx-vRIvI?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/S5JVx-vRIvI?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-4062387313553473833?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/4062387313553473833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4062387313553473833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/4062387313553473833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html' title='Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 10'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7332466199307115611</id><published>2011-01-16T07:24:00.000+07:00</published><updated>2011-01-16T07:24:14.446+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Fenomena Melejitnya Muallaf di Inggris</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTI6nepPvcI/AAAAAAAABrE/9Cu15MtdxYA/s1600/hana-tajima_ip.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTI6nepPvcI/AAAAAAAABrE/9Cu15MtdxYA/s200/hana-tajima_ip.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;LONDON – Jumlah warga Inggris yang memilih untuk menjadi Muslim telah meningkat dua kali lipat dalam satu dekade terakhir, menurut salah satu upaya paling komprehensif untuk memperkirakan berapa banyak orang yang sudah memeluk Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyusul penyebaran global kekerasan, Muslim Inggris menghadapi lebih banyak pengawasan, kritik, dan analisis daripada komunitas agama lain. Meski demikian, terlepas dari seringnya penggambaran negatif tentang Islam, ribuan orang Inggris mengadopsi agama ini setiap tahunnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Memperkirakan jumlah muallaf yang tinggal di Inggris selalu sulit karena data sensus tidak membedakan antara apakah seseorang yang relijius telah memeluk agama baru atau terlahir demikian. Estimasi sebelumnya menempatkan jumlah muallaf Muslim di Inggris pada angka antara 14.000 dan 25.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebuah studi baru oleh lembaga pemikir antaragama Faith Matters mengatakan bahwa jumlah sesungguhnya bisa mencapai 100.000, dengan 5.000 muallaf baru setiap tahun di seluruh negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan data dari sensus orang Skotlandia tahun 2001, para peneliti memperkirakan bahwa terdapat 60.699 muallaf yang hidup di Inggris pada tahun itu. Peneliti melakukan jajak pendapat di Masjid-masjid London untuk berusaha menghitung berapa banyak perpindahan agama yang dilakukan dalam satu tahun. Hasilnya memberikan angka sebesar 140.000 orang di ibukota dalam 12 bulan terakhir, yang jika ditarik ke tingkat nasional akan berarti sekitar 5.200 orang masuk Islam setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka itu bisa dibandingkan dengan studi di Jerman dan Perancis yang menemukan bahwa terdapat sekitar 4.000 perpindahan agama dalam satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiyaz Mughal, direktur Faith Matters, mengakui bahwa menemukan estimasi yang dapat diandalkan tentang jumlah muallaf Muslim adalah sulit. "Laporan ini adalah tebakan yang paling baik dengan menggunakan angka sensus, data otoritas lokal, dan jajak pendapat dari Masjid," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski demikian, hanya segelintir orang meragukan bahwa jumlah pemeluk Islam baru di Inggris telah meningkat drastis dalam 10 tahun terakhir."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya mengapa orang-orang berpindah agama dalam jumlah begitu besar, dia menjawab, "Saya rasa pasti ada hubungan antara meningkatnya perpindahan agama dan keunggulan Islam dalam domain publik. Orang-orang tertarik untuk mencari tahu apa itu Islam dan ketika mereka melakukannya mereka pergi ke arah yang berbeda. Sebagian besar kembali ke kehidupan mereka tapi beberapa akan menjadi sangat menyukai apa yang mereka temukan dan berpindah agama." &lt;b&gt;(rin/ip) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7332466199307115611?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7332466199307115611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/fenomena-melejitnya-muallaf-di-inggris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7332466199307115611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7332466199307115611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/fenomena-melejitnya-muallaf-di-inggris.html' title='Fenomena Melejitnya Muallaf di Inggris'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTI6nepPvcI/AAAAAAAABrE/9Cu15MtdxYA/s72-c/hana-tajima_ip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1123006868339995002</id><published>2011-01-16T07:21:00.000+07:00</published><updated>2011-01-16T07:21:32.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Muslimah Buta Pertama Raih Gelar Doktorat Kimia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTI57RHv4JI/AAAAAAAABrA/LFtLEmWAiis/s1600/mona-minkara_gv.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTI57RHv4JI/AAAAAAAABrA/LFtLEmWAiis/s200/mona-minkara_gv.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;GAINESVILLE&amp;nbsp; – Mona Minkara memiliki sebuah "tim" yang membantu pekerjaannya pada pendidikan doktoratnya dalam bidang Kimia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Mona Minkara masih seorang gadis cilik, seorang dokter mengatakan bahwa ia kehilangan penglihatannya dan mengatakan kepada ibunya bahwa percuma menghabiskan satu senpun untuk pendidikannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokter tersebut benar tentang penglihatannya, namun salah mengenai lintasan kehidupan Minkara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Minkara, sekarang berusia 23 tahun dan secara legal buta, baru saja menyelesaikan semester pertamanya sebagai seorang mahasiswa Universitas Florida. Ia sedang menempuh sebuah pendidikan doktorat dalam bidang Kimia, sebuah subjek yang memasukkan persamaan dan bahan-bahan visual yang mengajukan sebuah tantangan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya benar-benar menyukai bahan-bahan tersebut," ia mengatakan. "Tidak mungkin saya akan mampu melakukan hal ini jika saya tidak menyukainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persamaan-persamaan tersebut membutuhkan sebuah tingkatan pemahaman yang tinggi untuk menerjemahkan melalui kata-kata, usaha-usaha yang rumit untuk menemukan orang-orang yang mau membantunya. Namun lebih dari 20 fakultas Universitas Florida, staf dan siswa – yang telah menujuluki diri mereka sendiri sebagai "Tim Mona" – telah bergbung dalam upaya tersebut untuk membantu mencapai gelarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok tersebut termasuk seorang Ph. D Kimia yang bertugas sebagai mata Minkara di dalam kelas, para siswa yang membuat rekaman digital untuk teksnya dan yang lainnya yang membantunya dalam sebuah cara yang bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah keajaiban dari cerita ini: sejumlah orang yang menawarkan bantuan dan terlibat," kata Russ Bowers, seorang profesor Kimia yang mengajar Minkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia tujuh tahun, Minkara didiagnosa dengan degenerasi macula (penurunan penglihatan pada pada pusatnya seiring bertambahnya usia) dan distrofi kerucut batang (kerusakan pada kerucut batang retina). Setiap enam tahun, ia kehilangan separuh dari penglihatannya. Sekarang, 98 persen resepsi cahayanya menghilang. Ia sepenuhnya kehilangan penglihatannya dan hanya penglihatan periferal di mata kirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mengira bahwa saya hidup di dalam sebuah dunia yang jauh lebih redup," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri dari imigran Libanon, Minkara dibesarkan di daerah Boston seorang Muslim taat, ia memutuskan pada kelas enam untuk memulai mengenakan jilbab. Ia mengatakan kepada beberapa orang yang buta dan marah mengenai kebutaannya, namun ia menghormati keyakinannya dengan membantu dirinya sendiri mengatasi perasaan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keyakinan saya memberikan saya kekuatan untuk bahkan mampu sampai di sini," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minkara memiliki sebuah ketertarikan dalam ilmu pengetahuan ketika ia masih seorang anak gadis, diisi penuh dengan buku-buku audio Stephen Hawkings. Namun ketika ia bersekolah di Perguruan Tinggi Wellesley, sebuah perguruan tinggi wanita di luar Boston, ia berganti jurusan beberapa kali sebelum memilih kimia dan studi Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minkara mengatakan bahwa ilmu pengetahuan mengajukan sebuah tantangan tertentu untuk kebutaannya, sehubuangan dengan kurangnya teknologi yang membiarkannya memproses bahan kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya saja tidak ada teknologi. … Hal ini membuat saya bersedih melihat orang-orang diperingatkan ketika akan masuk ke dalam bidang ilmiah karena mereka buta," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minkara dipercaya secara legal menjadi lulusan pertama Wellesley dalam bidang ilmiah yang menderita kebutaan. Ia menyampaikan pidato kelulusan Juni lalu, berbagi sebuah cerita tentang sebuah pengalaman di bandara Denver. Setelah ia meminta seorang wanita untuk mengarahkannya ke sebuah air mancur minum, wanita tersebut membelikannya sebotol air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memebrikan presiden Wellesley sebotol air pada pidato kelulusan tersebut, dengan menggunakan cerita tersebut untuk mengilustrasikan kebutuhan untuk mempedulikan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cerita tersebut benar-benar melekat di kepala saya. Anda tidak melihat begitu banyak cerita semacam itu di masa-masa sekarang," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalamannya di Universitas Florida lagi-lagi mengilustrasikan pelajaran tersebut. Ia meninggalkan keluarganya, termasuk seorang saudari yang bersekolah di Wellesley dan juga buta, untuk pindah ke daerah yang tidak pernah akrab dengannya di Gainesville. Ia mengatakan bahwa masa transisinya sulit sampai Mike Weaver, yang baru saja menyelesaikan sebuah keanggotaan pasca doktorat Institut Kesehatan Nasional, masuk ke dalam gambaran ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weaver disebut sebagai pembaca Minkara, namun pekerjaan tersebut menyangkut lebih dari sekedar membaca untuk Minkara. Ia melanjutkan dengan mencatat, mengkoordinir ujian-ujian dan menjabat sebagai seorang pembimbing. Ia mengatakan bahwa posisi tersebut memberinya kesempatan untuk tetap terlibat dalam bidang kimia sementara menunggu waktu untuk menemukan sebuah pekerjaan tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pada dasarnya bertindak sebagai matanya di dalam kelas, mendeskripsikan grafik dan elemen visual lainnya dari pelajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya membantunya mendapatkan sebanyak mungkin yang ia dapatkan di dalam kelas," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minkara juga menggunakan sebuah mesin di dalam kelas-kelasnya yang bertugas sebagai sebuah pembesar eletronik, memberikannya beberapa informasi visual tentang pelajaran tersebut. Namun inti dari pekerjaan Minkara dibantu oleh orang-orang – bukan teknologi – yang membuat rekaman digital dari teksnya yang ia dapat akses secara online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sangat bersyukur namun terkadang saya merasa sedikit malu bahwa orang-orang tersebut harus terlibat untuk membantu saya," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester ini hanyalah menandai awal dari sebuah perjalanan panjang. Pendidikan tersebut bisa membutuhkan lima tahun atau lebih untuk mendapatkan sebuah gelar doktorat. Kenneth Merz Jr., seorang profesor kimia dan penyelia penelitian Minkara, mengatakan bahwa ia melebihi sebuah awal yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pikir ia luar biasa berkemampuan menyelesaikannya," ia mengatakan. "Dalam masalah etis pekerjaan, ia melebihi pemetakan yang ada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara studinya membuatnya terus-terusan sibuk, Minkara juga belajar seni bela diri Cuong Nhu. Ia terfokus untuk meraih gelar doktoratnya, berharap suatu hari memiliki sebuah laboratorium dan melakukan penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga akan terlibat dalam membantu siswa lain yang buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak akan pernah bisa sampai sini tanpa begitu banyak individu yang membantu saya sepanjang perjalanan saya. Saya ingin membalasnya," ia mengatakan. &lt;b&gt;(ppt/gv) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1123006868339995002?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1123006868339995002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/muslimah-buta-pertama-raih-gelar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1123006868339995002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1123006868339995002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/muslimah-buta-pertama-raih-gelar.html' title='Muslimah Buta Pertama Raih Gelar Doktorat Kimia'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTI57RHv4JI/AAAAAAAABrA/LFtLEmWAiis/s72-c/mona-minkara_gv.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5892533810354827753</id><published>2011-01-15T17:40:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T17:40:17.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Tuduhan Nenek Jihad Hanya Propaganda FoxNews</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF5c7CABSI/AAAAAAAABqo/6NmTzC4vJhc/s1600/nenek-muslim_mw.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF5c7CABSI/AAAAAAAABqo/6NmTzC4vJhc/s200/nenek-muslim_mw.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;INDIANAPOLIS – Suami dari seorang wanita Indianapolis yang tengah diselidiki karena kemungkinan terkait dengan teroris mengatakan bahwa wawancara sang istri dalam sebuah artikel dan video YouTube telah diambil keluar konteks karena keduanya adalah Muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;FoxNews.com mengklaim bahwa seorang nenek Indianapolis bernama Kathie Smith, 46, menikah dengan tersangka jihadis Jerman dan masuk agama Islam. Mereka mengatakan bahwa video itu terhubung dengan Persatuan Jihad Islam, yang menghadapi tuntutan terkait serangan teror gagal atas target-target AS di Jerman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Reporter 24-Hour News 8, Brad Edwards, bercakap-cakap dengan suami Kathi Smith melalui Facebook. Pria Jerman berusia 28 tahun, yang mengidentifikasi diri sebagai Salahudin Ibn Ja’far di website itu, menyebut artikel FoxNews.com sebagai propaganda yang benar-benar keluar konteks.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ja’far mengatakan bahwa dia mengenal orang-orang yang ada di klip YouTube dan bahwa dia telah diinterogasi oleh pihak berwenang Jerman dan FBI, tapi mereka belum membersihkan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya karena kami Muslim, semuanya dibawa keluar konteks,"&lt;br /&gt;ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ja’far mengatakan belum melihat istrinya lagi sejak bulan September. Sebuah visa hanya membolehkannya berkunjung selama 90 hari di Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam video berdurasi enam menit yang tengah dalam penyelidikan itu, Smith dan suaminya tampak berpose dan memeluk serta memegang senjata diselingi dengan foto-foto dari sejumlah tersangka teroris dan propaganda jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu emailnya ke FoxNews, Smith mengatakan tentang penyusun plot serangan, Ramstein, yang tampil di videonya. "Jihadis yang kalian maksud itu sebenarnya adalah teman pribadi suami saya dari masa kecil. Di dalam video itu dia mengungkapkan rasa cinta dan terima kasihnya pada teman-teman yang telah gugur membela kebenaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FoxNews memang dikenal sebagai salah satu media yang anti-Muslim yang seringkali pemberitaannya tidak akurat dan bersifat menuding kelompok tertentu. &lt;b&gt;(rin/wtv/oi) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5892533810354827753?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5892533810354827753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/tuduhan-nenek-jihad-hanya-propaganda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5892533810354827753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5892533810354827753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/tuduhan-nenek-jihad-hanya-propaganda.html' title='Tuduhan Nenek Jihad Hanya Propaganda FoxNews'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF5c7CABSI/AAAAAAAABqo/6NmTzC4vJhc/s72-c/nenek-muslim_mw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3410861649410688647</id><published>2011-01-15T17:37:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T17:37:27.476+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Nyala Api Semangat Pembalap F1 Wanita Muslim Pertama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF4zT7kwnI/AAAAAAAABqk/CzekH6F1bQw/s1600/yassmin-abdel-magied_ta.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF4zT7kwnI/AAAAAAAABqk/CzekH6F1bQw/s200/yassmin-abdel-magied_ta.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BRISBANE – Ketika impian-impian terus berjalan, Yassmin Abdel-Magied memiliki satu impian yang ganjil dan sangat istimewa – menjadi wanita Muslim pembalap formula satu pertama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Semua orang berpikir bahwa impian saya adalah sebuah fase," ia mengatakan dengan sebuah candaan. Namun impian tersebut bukanlah sekedar fase. Ia mendapatkan ketertarikan akan mobil-mobil cepat ketika menonton sebuah film sekitar enam tahun yang lalu dan sampai sekarang tidak pernah berhenti memimpikan tentang mobil-mobil tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mobil-mobil cepat Ferrari adalah favoritnya namun mobil berotot lainnya juga akan menjadi favoritnya. Contohnya, Corvette Sting Ray tahun 1960-an. Mobil apapun yang cepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;"Saya menjadi terpesona begitu saja dengan mesin-mesin yang cantik ini, kapasitas yang mereka miliki. Benar-benar fantastis," Abdel-Magied mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengakui bahwa orang-orang terkadang terkejut mendengar hasrat yang agak kelaki-lakian tersebut dari seorang wanita Muslim yang berpakaian sopan, yang datang dari Sudan bersama orang tuanya ketika masih seorang balita dan menghabiskan awal-awal tahunnya di sebuah sekolah Islam Brisbane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Abdel-Magied nampaknya senang menerobos stereotip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya akan memunculkan beberapa kutipan acak mengenai mobil-mobil, dan orang-orang sepertinya mengatakan, 'Tenang saja, ia tahu apa yang sedang ia omongkan'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, gadis 19 tahun tersebut, dan akan memasuki tahun terkahirnya pada sebuah sarjana teknik mesin di Universitas Queensland, ia memproyekkan semua antusiasme yang menular dan tidak mudah  tersebut dari generasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis yang menyandang predikat Young Queenslander of the Year pada tahun 2010 tersebut melatih sebuah tim sepak bola wanita untuk para gadis Muslim yang disebut "Shinpads and Hijabs".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah seorang anggota dari Dewan Desain Queenslands dan pada usia 16 tahun menyiapkan sebuah jaringan untuk para remaja yang berpusat pada komunitas yang disebut, Youth Without Borders (Pemuda Tanpa Batasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak pernah mendapatkan waktu tidur selama delapan jam setiap malam," ia mengatakan. "Namun saya tidak masalah dengan hal tersebut, saya menikmati kesibukan, saya menikmati menolong orang-orang … ketika Anda ingin melakukan banyak hal, Anda menemukan waktu untuk melakukannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdel-Magied dilahirkan di ibukota Sudan, Khartoum dari orang tua yang memiliki sebuah pendidikan yang tinggi. Ayahnya adalah seorang insinyur listrik dan ibunya adalah seorang arsitek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di Australia, kualifikasi profesional orang tuanya sebagian besat tidak diakui, sehingga hal ini berarti mereka harus memulai lagi dari awal. Ini adalah sebuah masalah yang banyak pendatang hadapi, Abdel-Magied mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda melihat begitu banyak orang datang dari berbagai negara dengan kualifikasi yang luar biasa, namun mereka harus mengulang lagi dari awal. Ada begitu banyak potensi yang tersia-siakan," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada seorang pria yang pada dasarnya adalah Kerry O'Brien-nya Sudan – maksud saya ia telah menulis banyak buku, ia adalah seorang jurnalis – namun ia harus memulai permulaan baru. Ia kemudian menyopir taksi selama lima tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Abdel-Magied telah dengan jelas berkembang dan belajar untuk melintasi batasan-batasan budaya. Selama sekolah menengah atas, ia berpindah dari sekolah Islam ke sebuah perguruan tinggi Kristen, menjadi gadis pertama di sekolah tersebut yang mengenakan sebuah jibab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membuatnya menjadi suatu duta besar dari keyakinannya setelah serangan 11 September 2001, yang berarti banyak pertanyaan dari para teman siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pengalaman tersebut juga memperluas pandangannya tentang Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pernah bersekolah di sekolah Islami untuk waktu yang lama, pada saat itu adalah sebuah keputusan yang disengaja untuk orang tua saya – nilai-niai semacam itu dibangun dari dalam diri saya, dan dalam hal berjaga-jaga jikalau keyakinan saya goyah, maka hal tersebut tidak benar-benar terjadi," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tahu siapa saya dan saya tahu apa yang saya pertahankan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan sekarang membentang di hadapannya, dengan satu tahun sisa pendidikan universitas yang harus dijalani – dan prospek dari sebuah hubungan kemitraan intern dengan sebuah perusahaan mobil di Inggris bulan depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, ia mengatakan, siapa yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merencanakan untuk membeli keseluruhan peralatan dan mengerjakan kendaraan saya sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur cepat sudah memanggil-manggil. &lt;b&gt;(ppt/ta) www.suaramedia.com&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3410861649410688647?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3410861649410688647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/nyala-api-semangat-pembalap-f1-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3410861649410688647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3410861649410688647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/nyala-api-semangat-pembalap-f1-wanita.html' title='Nyala Api Semangat Pembalap F1 Wanita Muslim Pertama'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF4zT7kwnI/AAAAAAAABqk/CzekH6F1bQw/s72-c/yassmin-abdel-magied_ta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-8823246500910179361</id><published>2011-01-15T17:29:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T17:29:35.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Keluarga Muslim Terjebak Diskriminasi Kolam Renang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF29s27rOI/AAAAAAAABqc/uKOzqJD6-9U/s1600/2diskriminasi-muslim_ab.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF29s27rOI/AAAAAAAABqc/uKOzqJD6-9U/s200/2diskriminasi-muslim_ab.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;CHICAGO – Keluhan diskriminasi diajukan oleh sebuah keluarga Muslim melawan Cook County.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan itu mengklaim bahwa pegawai county di kolam renang umum itu mengusir keluarga tersebut karena pakaian yang mereka kenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga itu mengatakan dilarang masuk ke Cermak Family Aquatic Center di Lyons pada tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Agustus 2009, Mahmoud Yaqub membawa istrinya, Faten Alaraj, dan dua putra mereka ke Cermak Family Aquatic Center di Lyons, yang dikelola oleh Distrik Forest Preserve  dari Cook county.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mereka mengklaim bahwa manajer tempat itu mencegat Alaraj karena memakai gaun panjang dan jilbab alih-alih baju renang. Ketika dia setuju untuk pergi, Yaqub dan kedua anaknya juga dilarang masuk oleh petugas karena baju renang mereka terbuat dari bahan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keluhannya, Yaqub mengklaim bahwa dirinya memakai kaus basket dan anak-anaknya memakai baju renang anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, teman dan keluarga yang tidak memakai jilbab masuk ke taman kolam renang dalam pakaian lengkap biasa tanpa masalah, ujar Council on the American-Islamic Relations yang memasukkan keluhan itu atas nama keluarga Yaqub ke Departemen Hak Asasi Manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keluhan keluarga itu meminta Cook County untuk mengambil tindakan. Keluhan lainnya adalah meminta kompensasi uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAIR  sudah menyelidiki insiden itu dan dalam laporan yang dirilis bulan Oktober 2009, disimpulkan bahwa keluarga itu telah dilarang menikmati fasilitas itu sepenuhnya seperti orang lain dan penolakan atas mereka untuk masuk adalah dalih dari sebuah diskriminasi yang melanggar hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insiden ini adalah contoh nyata dari diskriminasi anti-Muslim," ujar direktur hak-hak sipil CAIR Chicago, Christina Abraham. "Semua orang memiliki hak yang sama untuk menikmati tempat-tempat umum."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaqub mengatakan dia dan istrinya tidak berencana untuk berenang, hanya mengawasi anak-anak mereka. Dia mengatakan sebelumnya mereka dizinkan masuk saat tidak memakai baju renang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seminggu kemudian, saya mengirim saudara perempuan saya untuk pergi ke kolam renang itu. Saudara saya tidak memakai jilbab. Dia pergi memakai baju olahraga atau piyama. Petugas yang sama yang menolak kami masuk mengizinkan saudara saya masuk, tanpa masalah," ujar Yaqub. &lt;b&gt;(rin/wgn/cbn/abc) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-8823246500910179361?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/8823246500910179361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/keluarga-muslim-terjebak-diskriminasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8823246500910179361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8823246500910179361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/keluarga-muslim-terjebak-diskriminasi.html' title='Keluarga Muslim Terjebak Diskriminasi Kolam Renang'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF29s27rOI/AAAAAAAABqc/uKOzqJD6-9U/s72-c/2diskriminasi-muslim_ab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-8187709873066305522</id><published>2011-01-15T17:27:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T17:27:04.939+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Mahasiswi Muslim Turki Akhirnya Raih Kebebasan Berjilbab</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF2U1XrKJI/AAAAAAAABqY/jlKiG0Cmyu4/s1600/siswa-muslim-turki_oi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF2U1XrKJI/AAAAAAAABqY/jlKiG0Cmyu4/s200/siswa-muslim-turki_oi.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;ISTANBUL – Setelah bertahun-tahun menyangkal hak untuk mengenakan jilbab di kampus, para siswa Muslim akhirnya menikmati mengenakan jilbab di universitas-univeristas Turki, meskipun terdapat penentangan sekuler yang terus bertumbuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saya merasa senang bahwa saya tidak harus berhenti di sebuah Masjid di tengah perjalanan saya dan berganti mengenakan wig saya," Yasemin Derbaz mengatakan kepada kantor berita BBC Online pada Jum'at (31/12) waktu setempat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama bertahun-tahun, Derbaz biasanya menyembunyikan jilbabnya sebelum melangkah masuk ke kampus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap kali ia masuk ke universitas, ia harus berhenti terlebih dahulu di sebuah Masjid terdekat untuk mengganti jilbabnya dengan sebuah wig dengan tujuan untuk diperbolehkan masuk ke dalam kampus.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Namun sekarang, hal ini telah berubah setelah pemerintah mengeluarkan sebuah peringatan keras kepada universitas-univeritas yang melarang jilbab di kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada September lalu, Dewan Pendidikan Tinggi memerintahkan Universitas Istambul, salah satu yang terbesar di negara tersebut, untuk mengkahiri pelarangan jilbabnya. Peraturan tersebut mencakup hampir semua universitas Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, Derbaz telah sepenuhnya dapat menghadiri kelas-kelas arsitektunya di Univeristas Teknik Yildiz dengan mengenakan jilbabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jilbab adalah sebuah aturan wajib berpakaian dalam Islam, telah selalu menjadi sebuah masalah yang cenderung menimbulkan perselisihan dalam Turki modern, di tengah-tengah oposisi dari elit sekuler, termasuk jenderal angkatan darat, hakim, dan rektor-rektor universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jilbab dilarang di bangunan-bangunan publik, universitas, sekolah-sekolah, dan bangunan pemerintah di negara mayoritas Muslim Turki segera setelah sebuah perlawanan militer pada tahun 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2007, Emine Erdogan, istri dari Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, dilarang memasuki sebuah rumah sakit militer atau menolak untuk melepaskan jilbabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelarangan tersebut dipermudah pada tahun 2008 setelah sebuah perjanjian kompromi antara partai Keadilan dan Perkambangan (AKP) yang berkuasa dan Partai oposisi Tindakan Nasionalis (MHP) yang di bawah perjanjian tersebut para wanita dan gadis di universitas diijinkan untuk menutupi kepala mereka dengan mengikat kerudung dengan cara tradisional di bawah dagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perjanjian tersebut kemudian dilemparkan oleh Pengadilan Konstitusional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, jilbab Musim masih tersandung banyak penghalang di tempat-tempat publik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia mengenakan jilbab, Fatma Benli, seorang pengacara berpengalaman yang mengkhususkan dalam membela para wanita, tidak dapat tampil di pengadilan dengan kerudung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, ia harus menujuk wakil untuk membela kliennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama 12 tahun saya telah bekerja sebagai seorang pegacara dan saya memiliki kemampuan khusus, dalam hukum internasional, sehingga saya harusnya dibayar dengan baik," Benli mengatakan kepada kantor berita BBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun saya masih barus bergantung pada bantuan finansial dari orang tua saya untuk menjalankan kantor saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekuleris berpendapat bahwa pelarangan kerudung tersebut bertujuan untuk membela akar sekuler negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alasan mengapa kami tidak mengijinkan sebuah kerudung, kata seorang hakim, kerudung adalah sebuah simbol agama," kata Hursit Gunes, seorang deputi sekretaris jenderal partai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Negara tersebut seharusnya adil pada ras, agama, dan segala hal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nezhun Goren, seorang profesor biologi di Universitas Teknik Yildiz, berbagi sebuah pandangan yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Univeristas seharusnya menjadi tempat di mana ilmu pengetahuan dan pemikiran keilmiahan dapat dibahas dengan bebas," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keyakinan beragama tidak dapat dibahas, Anda baik itu menerimanya atau menolaknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen ini tidak dapat diterima oleh Derbaz, siswa Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memaksa diri saya sendiri, namun saya tidak bisa bahwa saya sepenuhnya memahami ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pakar memperingatkan bahwa posisi anti-jilbab di antara para sekuleris sering berakibat pada diskriminasi terhadap para wanita yang berpakaian jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Suatu ketika mereka mendapatkan kepegawaian, mereka didiskriminasikan sehubungan dengan promosi, gaji, dan sehubungan dengan pemecatan yang perusahaan harus putuskan untuk mengurangi tenaga kerja," kata Dilek Cindoglu, seorang sosiolog di Univeristas Bilkent. &lt;b&gt;(ppt/oi) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-8187709873066305522?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/8187709873066305522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/mahasiswi-muslim-turki-akhirnya-raih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8187709873066305522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8187709873066305522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/mahasiswi-muslim-turki-akhirnya-raih.html' title='Mahasiswi Muslim Turki Akhirnya Raih Kebebasan Berjilbab'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF2U1XrKJI/AAAAAAAABqY/jlKiG0Cmyu4/s72-c/siswa-muslim-turki_oi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1082930097617365773</id><published>2011-01-15T17:21:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T17:21:49.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Pencekalan Siswi Berjilbab Geramkan Muslim Azerbaijan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF1I1IV2-I/AAAAAAAABqU/HOD8gQgpJFc/s1600/muslim-azerbaijan_nw.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF1I1IV2-I/AAAAAAAABqU/HOD8gQgpJFc/s200/muslim-azerbaijan_nw.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;BAKU, Azerbaijan – Ratusan siswa Muslim sekolah Azerbaijan telah dihalangi dari pendidikan mengikuti sebuah kebijakan baru yang melarang jilbab di sekolah-sekolah negara dengan mayoritas Muslim tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di bawah dalih mengajukan pengenalan kembali seragam era Soviet untuk para siswa sekolah menengah tahun ini, Azerbaijan telah secara efektif melarang ratusan siswi berjilbab pergi ke sekolah, memicu kemarahan di negara yang sebagian besar penduduknya Muslim tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini terjadi ketika konstitusi negara tersebut mengklaim tidak membebankan adanya pelarangan pada pengenaan jilbab.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ratusan Muslim Azerbaijan telah mengadakan demonstrasi untuk memprotes kebijakan baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kantor berita Azerbaijan , Turan, para demonstrator berkumpul di depan Kementerian Pendidikan Azerbaijan pada 10 Desember 2010, untuk menyuarakan ketidaksetujuan mereka pada komentar Kementerian Pendidikan Misir Mardanov.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri tersebut telah mengatakan bahwa para gadis harus mematuhi perauran-peraturan resmi tentang seragam sekolah, yang melarang pemakaian jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa artinya ketika seorang siswi 16 tahun yang duduk di sebuah kelas dengan kepalanya tertutupi?" Mardanov mempertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada sebuah seragam sekolah dan para anak-anak seharusnya datang ke sekolah dengan pakaian-pakaian ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap orang dapat mengenakan apapun yang mereka inginkn di luar sekolah, namun ada beberapa aturan dan undang-undang di dalam ruang kelas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepolisian membubarkan para pemrotes menggunakan gas air mata dan menahan lebih dari 10 demonstrator. Para pejabat juga telah menurunkan langkah-langkah keamanan di sekitar Kementerian Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan warga Azerbaijan juga mengadakan demonstrasi di Nardaran, sebuah kota pinggiran Baku, mengutuk kebijakan pemerintah tersebut, yang mereka katakan diadopsi di bawah pengaruh dari negara-negara Barat dan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemrotes menyulut api pada gambar Mardanov, mendesak pemerintah untuk menghormati nilai-nilai keagamaan dan mencegah Azerbijan jatuh ke dalam sebuah krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelarangan jilbab di sekolah menengah atas juga menuntun protes d kota-kota Azerbaijan, Lankaran, Jalilabad dan Masali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Muslim di Azerbaijan menyalahkan tumbuhnya sekulerisme di negara tersebut kepada Tel Aviv dan menuduh Israel berada di balik program anti-Islam selama bulan Muharam dan bulan puasa Ramadhan. &lt;b&gt;(ppt/id) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1082930097617365773?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1082930097617365773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/pencekalan-siswi-berjilbab-geramkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1082930097617365773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1082930097617365773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/pencekalan-siswi-berjilbab-geramkan.html' title='Pencekalan Siswi Berjilbab Geramkan Muslim Azerbaijan'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTF1I1IV2-I/AAAAAAAABqU/HOD8gQgpJFc/s72-c/muslim-azerbaijan_nw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1060257424026542516</id><published>2011-01-15T05:29:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T05:29:02.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Imam Muslim Hadang Rencana Anti-Jilbab Sekolah Albania</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTDOF0Qv2rI/AAAAAAAABqQ/UKV1zjTg4uI/s1600/pelarangan-jilbab_im.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTDOF0Qv2rI/AAAAAAAABqQ/UKV1zjTg4uI/s200/pelarangan-jilbab_im.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TIRANA, Albania – Para pemimpin komunitas Muslim Albania mengatakan bahwa mereka menentang rencana pemerintah untuk melarang penggunaan jilbab di sekolah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka mengeluarkan sebuah pernyataan membela penggunaan jilbab tersebut, yang tidak meluas di negara kecil Balkan meskipun negara tersebut memiliki sebuah populasi mayoritas Muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah tersebut mengatakan bahwa pihaknya merencanakan untuk melarang penggunaan jilbab di sekolah-sekolah dasar dan sekolah menengah atas, sejalan dengan saran-saran dari Persatuan Eropa, yang mana Albania berharap untuk menggabungkan diri di dalam persatuan tersebut suatu saat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Pelarangan tersebut akan dimasukkan di dalam sebuah rancangan undang-undang tentang pendidikan di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemimpin Muslim mengeluarkan pernyataan mereka pada Selasa (11/1) waktu setempat mengikuti sebuah pertemuan dengan menteri pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persatuan Imam sangat marah atas sebuah pasal di dalam rancangan undang-undang pendidikan baru yang melarang pengunaan simbol-simbol keagamaan di sekolah-sekolah negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persatuan Imam Albania, LHSH, menyerukan rancangan undang-undang pendidikan tersebut untuk diamandemen, berpendapat bahwa jilbab bukanlah semata simbol bagi umat Muslim, namun juga adalah pusat bagi identitas keagamaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap undang-undang di mana manusia harus menghormati standar-standar komunitas tertentu," Justinian Topulli, seorang teolog dari LHSH, mengatakan kepada kantor berita Balkan Insight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rancangan undang-undang baru tersebut seharusnya "diamandemenkan dan diadaptasi dengan tujuan untuk tidak melewati batas tentang ekspresi keyakinan keagamaan di tempat-tempat publik," ia menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jilbab tersebut bagi kami lebih dari sekedar sebuah simbol, jilbab adalah sebuah kewajiban keagamaan dan bukan sebuah masalah pilihan," ia melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejabat kementerian pendidikan baru-baru ini mengklarifikasi bahwa siswi yang mengenkan jilbab tidak akan diperbolehkan memasuki sekolah-sekolah negeri di bawah rancangan undang-undang baru, yang masih di bawah konstitusi kementerian tersebut, pemahaman mereka adalah jilbab tersebut tidak akan dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti sebuah wawancara pada pertengahan Desember dengan Menteri Pendidikan, Myqerem Tafaj, yang di dalamnya ia menjelaskan bahwa pelarangan pada simbol-simbol keagamaan termasuk jilbab, KSHM menarik pernyataan dukungannya dari website-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa organisasi hak asasi manusia juga telah menentang usulan pelarangan para jilbab di sekolah dan baru-baru ini merancang amandemen dengan harapan bahwa mereka akan memperkenalkannya sebelum sebuah pemilihan di dalam parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar dua per tiga dari 3,2 juta populasi Albania adalah Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama dulunya dilarang di Albania dari tahun 1967 sampai tahun 1990 oleh almarhum diktator Komunis Enver Hoxha. &lt;b&gt;(ppt/yh/khf) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1060257424026542516?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1060257424026542516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/imam-muslim-hadang-rencana-anti-jilbab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1060257424026542516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1060257424026542516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/imam-muslim-hadang-rencana-anti-jilbab.html' title='Imam Muslim Hadang Rencana Anti-Jilbab Sekolah Albania'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTDOF0Qv2rI/AAAAAAAABqQ/UKV1zjTg4uI/s72-c/pelarangan-jilbab_im.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-8401005240857436433</id><published>2011-01-15T05:24:00.000+07:00</published><updated>2011-01-15T05:24:56.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantik dan sehat'/><title type='text'>Perawatan Kulit Halal Hipnotis Pasar Internasional</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTDNHHhlBYI/AAAAAAAABqM/XwLnyMfIBsA/s1600/laila-mandi_kj.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTDNHHhlBYI/AAAAAAAABqM/XwLnyMfIBsA/s200/laila-mandi_kj.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;DUBAI – Layla Mandi adalah seorang wanita muda Muslim Kanada  yang telah menangani sendiri percobaan ke dalam bidang yang masih belum dieksplorasi tentang memproduksi dan memasarkan sebuah jangkauan luas produk kecantikan halal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saya mengembangkan produk OnePure karena saya ingin Muslim di seluruh dunia memiliki pilihan produk kecantikan bersertifikasi halal yang molek, efektif, dan mewah," Layla, CEO dan pendiri OnePure mengatakan di Dubai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Dubai, ia mencari sebuah rekanan yang memiliki reputasi untuk mendistribusikan produk-produknya di kawasan tersebut. Ia baru saja kembali dari Pakistan, menghadiri Kongres Halal Global pertama di Karachi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Formula produk-produk dikembangkan di Kanada bekerjasama dengan seorang ahli kimia dan seorang dematolog. Produk tersebut diproduksi di Malaysia dan disertifikasi oleh JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia), pusat layanan sertifikasi halal yang diakui secara internasional berbasis di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah persyaratan JAKIM, produk OnePure membawa logo Halal pada label barangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beberapa perusahaan mengklaim sertifikasi melalui sebuah konsultansi atau hanya label produk halal namun dengan sedih disalahartikan dan tidak teregulasi," Layla mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan bahwa beberapa bahan di dalam produk kecantikan bisa saja terdiri dari babi begitu juga dari tumbuh-tumbuhan. "Ketika kami membeli sebuah produk, kami tidak mengetahui sumber dari bahan-bahannya. Itulah mengapa sebuah sertifikasi halal dibutuhkan untuk memastikan bahwa sumber tersebut dari tumbuhan bukan dari babi," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita perjuangan Layla, terutama menjadi seorang wanita Muslim, dan kesuksesannya dalam membangun sebuah merek di dalam sebuah pasar internasional yang sangat kompetitif, adalah sebuah sumber inspirasi untuk para wanita muda seperti dirinya. Dalam sebuah wawancara, ia membicarakan tentang apa yang memotivasi dirinya untuk kembali kepada Islam, memasuki bidang bisnis, halangan-halangannya, perkembangannya dan rencananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia beranjak dewasa dan mendidik dirinya sendiri tentang Islam, cara hidup Muslim membuatnya merasa sangat masuk akal bagi dirinya. "Benar-benar merasakan yang sesungguhnya" dan saya tahu bahwa saya menemukan petunjuk, di dalam Al-Qur'an, yang telah saya cari selama hidup saya," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah mempelajarai sejarah Kanada, Layla bekerja sebagai seorang penata rias model untuk katalog fesyen karena ia sangat suka melakukan perjalanan dan sebagai seorang penata rias ia bisa melakukannya. Dalam pekerjaannya ia dihargai karena perhatian dan mata untuk kedetilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memotivasinya untuk memulai bisnisnya sendiri pada ahun 2006. Hal tersebut membutuhkan penelitian. Mencari melalui Google, mengagetkannya, tidak ada yang halal untuk "perawatan kulit Halal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika belajar tentang Islam ia menanyakan sebuah pertanyaan sederhana: "Jika perawaan kulit saya mengandunng bahan-bahan yang dipertanyakan, bisakah saya sholat?" jawaban yang ia diberitahukan adalah sangat "TIDAK".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ia mulai mencari produk yang tidak mengandung bahan-bahan yang dilarang di dalam Islam dan setelah menghabiskan jam-jam yang membingungkan dan tanpa akhir di mall, ia merasa bahwa ia harus mengembangkan sebuah merek untuk memberikan dirinya sendiri dan semua wanita Muslim sebuah pilihan yang jelas, sebuah mereka perawatan kulit tersertifikasi halal yang berbasis hasil dan mewah, modern dan kerena. Secara perlahan namun pasti OnePure terlahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memulai dengan produk-produk tata rias OnePure seperti lipstik dan lainnya, dan berlanjut pada produk-produk perawatan kulit dan kosmetik. "hal ini telah menjadi hasrat saya. Saya percaya saya sedang merancang sebuah standar baru dalam kecantikan tersertifikasi halal," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam empat sampai lima tahun terakhir, industri tersebut telah bekembang begitu cepat sehingga kami bisa menemukan halaman demi halaman tentang produk kecantikan Halal pada Google," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk-produknya termasuk sebuah jangkauan luas yang mendasar, produk pemutih, produk dan perawatan anti penuaan. "Menurut pendapat saya, saya memiliki pembersih yang terkenal, sebuah perawatan jerawat yang benar-benar efektif dan krim mata terbaik di pasaran," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Target konsumen saya adalah seorang wanita 30 tahun yang mengenakan jilbab dan memiliki karirnya dan penghasilannya sendiri. Sekarang ia sedang mencari sebuah produk yang merefleksikan identitas dirinya sebagai seorang Muslim dengan sebuah harga tingkatan awal," Layla menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OnePure tersedia di Teluk sejak Januari 2010. Di Dubai, mereka dapat dimiliki dari Galeri Lafayette dan butik Soiree. Produk-produk tersebut juga sedang di jual di Mesir dan di Jalur Penerbangan Arab Saudi. Dan tentu saja juga tersedia di Kanada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layla merencanakan untuk memperkenalkan produk-produk tersebut di Kuwait dan pakistan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para wanita di mana saja di dunia ini juga dapat membeli produk tersebut secara online. Biaya pengiriman gratis," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara bertahap, saya berencana untuk menumbuhkan secara internasional dengan kehadiran fisik dari produk saya. Saya berjuang untuk memastikan OnePure kompetitif pada sebuah skala internasional pada setiap tahapan dari pengemasan, desain, R&amp;amp;D dan pada akhirnya hasil-hasil untuk kepuasan konsumen saya. Dengan tujuan-tujuan tersebut, saya tentunya yakin bahwa One Pure adalah sebuah merek global untuk semua wanita," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang halangan-halangan yang ia miliki dalam mengembangkan merekanya, Layla mengatakan bahwa ia telah mendanai sendiri sepanjang jalan karir produknya dan ia pastinya pemilik tunggal dari mereka tersebut. Ia telah membangun mereka tersebut pada sebuah tahapan bahwa ia membutuhkan sebuah rekan yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sekarang mencari perusahaan yang tertarik untuk bekerja sebagai importir dan distributor untuk merek OnePure dan yang mengetahui industri tersebut dan pasar Teluk dan memiliki sebuah jaringan distribusi yang kuat," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya juga tertarik untuk berbicara kepada para perusahaan yang ingin melakukan kontrak memproduksi atau menciptakan mereka mereka sendiri dalam kosmetik-kosmetik Halal seperti halnya saya dapat dengan yakin membantu mereka melakukan hal ini. Saya mencari rekanan serius untuk investasi dan distribusi," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kesulitan yang Layla hadapi di Teluk, menjadi seorang wanita, adalah ia juga harus berhadapan dengan para pria, sebagian besar, dan ia merasa bahwa setelah beberapa saat mereka mulai tegang di sekitarnya. Ini adalah sebuah tantangan baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layla mengatakan bahwa orang-orang tidak sadar akan kosmetik Halal dan konsep mereka, sehingga mereka menanyakan begitu banyak pertanyaan. Suatu ketika mereka mendapatkan jawaban, mereka merasa senang untuk memiliki pilihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layla mengatakan bahwa banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana bahan-bahan dari hewan menjadi haram berada di dalam perawatan kulit mereka dan cara yang paling sederhana untuk menjelaskannya dalah begitu banyak bahan terbuat dari hewan oleh produk yang memasukkan hewan haram dan produk tersebut terjual pada perusahaan-perusahaan perawatan kulit dan memasukkan ke dalam produk untuk berbagai efek, contohnya untuk membuat produk tersebut lebih tebal. Menjijikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layla mengatakan bahwa OnePure menciptakan semua produk dengan negara bercuaca panas di pikirannya. Cuaca di sini membuat kebutuhan perawatan kulit sangat berbeda dari masalah-masalah kulit Amerika utara dan semua mereka besar mengembangkan produk untuk iklimdingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Contohnya, untuk menciptakan pelembab, saya ingin sesuatu yang tidak licin dan berkeringat di dalam cuaca panas. Saya bersikeras menciptakan formulasi dalam ukuran tempat kecil dan menggunakan ekstrak bunga dan tanaman, alpokat dan minyak jojoba dan vitamin E utnuk menyebutkan beberapa dari barang di dalam produk tersebut," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OnePure telah mengembangkan produk dengan sebuah penekanan yang berat pada anti penuaan dan salah satu dari yang lebih populer, produk tersebut telah memiliki produk krim mata, dengan menargetkan lingkaran gelap  dengan meningkatkan sirkulasi di daerah orbital mata. "Saya bekerja keras, saya mendengarkan konsumen saya," ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layla mengatakan bahwa industri produk kecantikan Halal, diperkirakan menjadi sebuah industri triliunan dolar, berada pada permulaannya di seluruh dunia dengan sekitar lima perusahaan. OnePure adalah satu-satunya jangkauan yang dapat berkompetisi dengan merek internasional besar, ia mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seiring berjalannya waktu, saya berharap produk tersebut berkembang menjadi sebuah pasar yang sesuai yang sangat kuat," Layla menagtakan. (ppt/abn) www.suaramedia.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-8401005240857436433?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/8401005240857436433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/perawatan-kulit-halal-hipnotis-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8401005240857436433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8401005240857436433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/perawatan-kulit-halal-hipnotis-pasar.html' title='Perawatan Kulit Halal Hipnotis Pasar Internasional'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TTDNHHhlBYI/AAAAAAAABqM/XwLnyMfIBsA/s72-c/laila-mandi_kj.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6162600269969191235</id><published>2011-01-14T07:33:00.000+07:00</published><updated>2011-01-14T07:33:10.933+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Tanda Husnul Khatimah yang Bisa Dirasakan Orang yang Akan Meninggal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh: Badrul Tamam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TS-ZoLPEw1I/AAAAAAAABp4/xfq9ZDYpeoc/s1600/d.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TS-ZoLPEw1I/AAAAAAAABp4/xfq9ZDYpeoc/s320/d.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah untuk hamba dan Rasul-Nya, Muhammad bin Abdillah beserta keluarga dan para sahabatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bergantinya tahun bukanlah menambah panjang hidup, tapi sesungguhnya menambah cepat datangnya ajal. Karenanya, bagi seorang muslim harus lebih giat lagi mempersiapkan bekal untuk mengarungi perjalanan panjang sesudahnya. Dan bekal terbaik adalah takwa kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197) Dan siapa yang berbekal takwa di dunia, maka takwa tersebut akan memberikan manfaat baginya kelak di akhirat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ingat, Kematian Pasti Datang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumpukan harta, gemerlapnya dunia, dan kesibukan mencari materi sering melupakan kita akan kematian. Padahal kematian adalah suatu kepastian. Tak seorangpun yang bisa lepas darinya. Ke mana saja kita berlari, di mana kita sembunyi, dan di benteng mana kita berlindung tetaplah kematian pasti akan menemukan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: ‘Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan’.” (QS. Al-Jumu’ah: 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan datanglah sakaratulmaut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.” (QS. Qaaf: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. Al-Nisa’: 78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kondisi Insan Saat Kematian Datang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan seseorang saat tutup usia memiliki nilai tersendiri, karena balasan baik dan buruk yang akan diterimanya tergantung pada kondisinya saat tutup usia. Sebagaimana dalam hadits yang shahih :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إنَّمَا الأَعْمَالُ بِالخَـوَاتِيْمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya amalan itu (tergantung) dengan penutupnya.” (HR. Bukhari dan selainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, manusia ada pada satu dari dua kondisi. Yaitu husnul khatimah atau su’ul khatimah. Siapa yang mendapat hunsul khatimah (akhir hayat yang baik), sungguh dia berbahagia dengan kondisi setelahnya. Ia menghadapai kematian dengan tenang dan rindu bertemu dengan Rabb-nya yang senantiasa dia agungkan. Sebaliknya, siapa yang berada di atas su’ul khatimah, dia akan menderita sesudahnya. Sedangkan kematian yang ada di hadapannya menjadi sesuatu yang sangat menakutkan baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kondisi seseorang pada detik-detik terakhir kehidupannya ini, tergantung amal perbuatan pada masa lampau. Barangsiapa yang mengisi hidupnya dengan berbuat baik, -Insya Allah- akhir hidupnya baik. Dan jika sebaliknya, maka sudah tentu kejelekan yang akan menimpanya. Allah tidak akan pernah menzhalimi para hamba-Nya, meskipun sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tanda Husnul Khatimah yang Dirasakan Oleh yang Sedang Meninggal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya setiap kita berharap husnul khatimah. Namun itu bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itulah, seorang hamba Allah yang shalih sangat merisaukannya. Mereka melakukan amal shalih tanpa putus, merendahkan diri kepada Allah agar Allah memberikan kekuatan untuk tetap istiqamah sampai meninggal. Mereka berusaha merealisasikan wasiat Allah Azza wa Jalla,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan muslim (berserah diri)”. (QS. Ali Imran: 102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husnul khatimah memiliki banyak tanda-tandanya. Sebagiannya bisa diketahui oleh orang lain yang ada disekitarnya (walaupun tidak bisa dijadikan sebagai suatu kepastian). Dan sebagian yang lain, hanya bisa diketahui dan dirasakan oleh orang yang menghadapi kematian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda husnul khatimah yang diketahui dan dirasakan oleh yang orang yang akan meninggal dunia adalah bisyarah (kabar gembira) mendapat ridha Allah dan kemuliaan dari-Nya saat kematian tiba. Hal sebagaimana yang Allah 'Azza wa Jalla firmankan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu".” (QS. Al-Fushilat: 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bisyarah ini bagi orang-orang mukmin ketika menghadapi kematian, ketika berada di kuburnya, dan saat dibangkitkan dari kubur-kubur mereka pada hari kiamat. (Dinukil dari Khalid Bin Abdurrahman al-Syayi’ dalam makalahnya, “‘Alamaat wa Asbab husnil Khatimah wa Su’il Khatimah”.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil lain yang menguatkannya adalah hadits yang diriwayatkan Imam al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya,  dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang suka bertemu dengan Allah, maka allah pun suka bertemu dengannya. Sebaliknya, siapa yang benci bertemu Allah, maka Allah juga benci bertemu dengannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalau Aisyah bertanya, “Wahai Nabi Allah, Apa maksud benci kematian itu, padahal kami semua benci kematian?” Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَيْسَ كَذَلِكِ وَلَكِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا بُشِّرَ بِرَحْمَةِ اللَّهِ وَرِضْوَانِهِ وَجَنَّتِهِ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ فَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا بُشِّرَ بِعَذَابِ اللَّهِ وَسَخَطِهِ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukan seperti itu (maksudnya). Akan tetapi, seorang mukmin, apabila diberi kabar gembira tentang rahmat dan ridha Allah serta janah-Nya, maka ia akan suka bertemu Allah. Dan sesungguhnya orang kafir, apabila diberi kabar tentang azab Allah dan kemurkaan-Nya, maka ia akan benci untuk bertemu Allah, dan Allah-pun membenci bertemu dengannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu ‘Ubaid Al-Qayim bin Salam rahimahullaah menjelaskan makna hadits ini, “Menurutku maknanya bukan membenci kematian dan kedahsyatannya, karena tak seorangpun bisa menghindarinya. Tetapi yang dicela dari semua itu adalah mengutamakan dunia dan cenderung kepadanya serta membenci untuk kembali kepada Allah dan negeri akhirat.” Beliau rahimahullaah mendasarkan penjelasannya tersebut pada firman Allah Ta’ala yang mencela suatu kaum karena mencintai kehidupan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ آَيَاتِنَا غَافِلُونَ  أُولَئِكَ مَأْوَاهُمُ النَّارُ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami. Mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Yunus: 7-8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam al-Khatthabi rahimahullaah juga menjelaskan mengenai maksud hadits di atas, “Maksud dari kecintaan hamba untuk bertemu Allah, yaitu ia lebih mengutamakan akhirat daripada dunia. Karenanya, ia tidak senang tinggal terus-menerus di dunia, bahkan siap meninggalkannya. Sedangkan makna kebencian adalah sebaliknya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi rahimahullaah berkata,”Secara syari’at, kecintaan dan kebencian yang diperhitungkan adalah saat dicabutnya nyawa yang saat itu taubat tidak lagi diterima. Maka pada saat itu, setiap orang akan diberi kabar tentang tempat kembalinya dan apa yang telah disediakan untuknya, dan akan disingkapkan semua itu kepadanya. Karenanya, Ahlus Sa’adah (orang-orang yang berbahagia) mencintai kematian dan suka bertemu dengan Allah serta berpindah kepada apa yang dijanjikan untuk mereka. Dan Allah-pun suka bertemu dengan mereka, maknanya: akan memberikan balasan yang banyak dan kemuliaan. (Sebaliknya) orang-orang yang menderita (celaka) membenci bertemu dengan Allah karena mengetahui tempat buruk yang akan ditinggalinya. Sehingga Allah juga benci bertemu dengan mereka, maknanya: menjauhkan mereka dari rahmat dan kemuliaan-Nya . . “ (Disarikan dari Syarah Shahih Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memilih kita menjadi hamba-Nya yang dikaruniakan husnul khatimah. Dia mengutus malaikat-Nya untuk memberi kabar gembira kepada kita saat ajal menjemput. Sehingga kita senang bertemu dengan Allah dan mendapatkan kabaikan yang telah Dia janjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kondisi seperti itu tidak datang dengan sendirinya. Perlu ada usaha untuk merealisasikannya. Yaitu dengan menjaga Iman dan melaksanakan tuntutannya berupa istiqamah (kontinyu dan ajeg) menjalankan ketaatan dan ketakwaan. [PurWD/voa-islam.com]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6162600269969191235?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6162600269969191235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/tanda-husnul-khatimah-yang-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6162600269969191235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6162600269969191235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/tanda-husnul-khatimah-yang-bisa.html' title='Tanda Husnul Khatimah yang Bisa Dirasakan Orang yang Akan Meninggal'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TS-ZoLPEw1I/AAAAAAAABp4/xfq9ZDYpeoc/s72-c/d.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1492143494156633536</id><published>2011-01-14T07:26:00.001+07:00</published><updated>2011-01-14T07:27:43.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Cuma Mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah Bisakah Masuk Surga?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TS-YaC54FhI/AAAAAAAABp0/ZgOz1_qPOf0/s1600/s.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TS-YaC54FhI/AAAAAAAABp0/ZgOz1_qPOf0/s200/s.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah washalatu wassalamu ‘ala rasulillah wa ‘ala Aalihi washahbihi wa Man Ihtadaa bi hudaahu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak dalil syar’i dari dari Al-Qur’an dan Sunnah yang menunjukkan bahwa siapa yang bertauhid dan meninggal di atasnya pasti masuk surga. Di antaranya adalah sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمَنْ قَالَهَا فَقَدْ عَصَمَ مِنِّي مَالَهُ وَنَفْسَهُ إِلَّا بِحَقِّهِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Aku diperitahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan Laa Ilaaha Ilallah, maka apabila mereka telah mengucapkannya, darah dan harta mereka diharamkan atasku kecuali dengan hak-nya.” (HR. al-Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hadits Ubadah bin Tsamit radhiyallahu 'anhu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ عَلَى مَا كَانَ مِنْ الْعَمَلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang mengatakan, ‘Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang hak kecuali Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, bahwa Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba wanita-Nya, (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya, bahwasanya jannah (surga) adalah hak dan neraka juga hak (benar adanya),’ pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga seberapapun amalnya.” (HR. Al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak hadits lain yang menunjukkan bahwa orang yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah dengan jujur dan bertauhid, ucapannya mengandung sikap bara’nya (berlepas diri) dari syirik dan beriman bahwa Allah semata yang berhak diibadahi, maka dia akan masuk surga. Dia termasuk orang Islam. Bersamaan itu ia juga beriman bahwa Muhammad adalah Rasulullah dengan membenarkan segala yang Allah dan Rasul-Nya sampaikan pada waktu itu. Kemudian dia dituntut melaksanakan syariat Islam, maka apabila telah datang waktu shalat, wajib ia melaksanakannya. Seperti itu juga zakat, puasa, dan haji. Jika ia meninggal setelah bertauhid, pasti masuk surga. Kalau dia masuk Islam lalu meninggal dunia setelahnya, pasti masuk surga, karena dia tidak sempat melakukan amal kebaikan dan tidak pula pernah melakukan keburukan sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Islam memutus/menghapus perbuatan-perbuatan sebelumnya, sedangkan taubat menghapuskan kesalahan-kesalahan yang lalu. Jika ia sempat hidup hingga mendapatkan shalat, maka wajib baginya shalat. Jika ia menolak dan menentangnya maka kafirlah ia, dan jika meninggalkannya maka ia telah kafir. Seperti itu pula apabila dia mendapatkan perintah zakat, ia wajib menunaikan zakat. Jika ia menolak membayar zakat maka ia telah bermaksiat dan berhak masuk neraka. Begitu juga kalau ia mendapati perintah puasa, jika ia tidak berpuasa maka ia telah bermaksiat dan harus masuk neraka, kecuali kalau Allah memaafkan dirinya. Begitu juga ketika dia berzina, mencuri atau semisalnya, maka ia telah bermaksiat yang harus masuk neraka kecuali kalau Allah memaafkan dirinya, ia berada di bawah Masyi’ah (kehendak) Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Nisa’: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya kapan saja dia masuk Islam dan mentauhidkan Allah, belepas dari kesyirikan dan beriman kepada semua kabar dari Allah dan Rasul-Nya, maka ia menjadi muslim. Kemudian dia dituntut melaksanakan hak-hak Islam berupa shalat, dan selainnya serta meninggalkan maksiat. Jika ia meninggalkan maksiat dan melaksanakan tuntutan Islam, maka sempurna Islam dan Imannya. Jika ia meninggal saat itu juga belum sempat beramal, maka baginya surga, karena Islamnya menghapus kesalahan-kesalahan sebelumnya. Jika ia masih hidup dan melaksanakan beberapa kemaksiatan atau meninggalkan sebagian amal wajib, maka ia berada di bawah masyi’ah (kehendak) Allah, jika Allah berkehendak maka akan mengampuninya dan memasukkannya ke dalam surga dengan tauhidnya. Dan jika berkehendak, Allah akan menyiksanya sebanding dengan maksiatnya yang ia  bawa mati sebagaimana firman Allah Ta’ala yang lalu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Nisa’: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan ijma’ (consensus) kaum muslimin dan sesuai dengan ijma Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Orang yang bermaksiat berada di bawah masyi’ah (kehendak) Allah, tidak dikafirkan sebagaimana keyakinan khawarij. Dia tidak kekal dalam neraka sebagaimana yang diucapkan kaum Khawarij dan Mu’tazilah. Tidak, tapi ia berada di bawah masyi’ah Allah. Apabila ia meninggal di atas zina, pencurian, durhaka kepada orang tua, menenggak minuman keras, memakan harta riba tapi tidak sampai menganggapnya halal dan tetap menilainya sebagai kemaksiatan, tanpa menghalalkannya tapi dia dikalahkan oleh hawa nafsu dan syetan dan dia tahu betul itu adalah maksiat, maka ia ia berada di bawah masy’iah Allah. Jika Dia berkehendak maka akan memaafkan mereka, dan jika berkehendak maka Allah akan menyiksanya di neraka sesuai kadar kemaksiatan yang ia bawa mati. Sesudah disucikan dan dibersihkan maka Allah akan mengeluarkannya dari neraka sebagaimana ijma’ Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Tidak akan kekal di neraka kecuali orang-orang kafir. Ini berbeda dengan paham Khawarij dan Mu’tazilah yang mereka berkata, “Sesungguhnya seorang yang bermaksiat apabila mati di atas kemaksiatannya ia akan kekal di neraka.” Kelompok Khawarij mengatakan, “Ia kafir”. Perkataan mereka ini batil menurut Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Pendapat tersebut sangat batil dan telah dibantah oleh satu ayat yang mulia, yaitu firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ِإِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Nisa’: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang orang yang berzina “Seorang pezina tidak akan jadi berzina ketika ingin berzina kalau dia masih seorang mukmin. Dan tidak akan jadi meminum minuman keras ketika akan meminumnya kalau dia masih seorang mukmin. Dan tidak akan jadi mencuri (seorang puncuri) ketika akan mencuri sementara dia masih seorang mukmin.” Maksudnya adalah anacaman dan peringatan keras. Yakni bukan seorang mukmin yang sempurna imannya. Ada cacat dalam imannya yang maknanya bukan seorang kafir. Karena ayat-ayat saling membenarkan satu dengan lainnya begitu juga hadits, saling membenarkan satu dengan lainnya. Kitab Allah, sebagiannya tidak akan menduskan sebagian yang lain. Sunnah juga tidak akan menyalahi Al-Qur’an. Dan wajib menafsirkan nash dengan nash lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi “Seorang pezina tidak jadi berzina ketika akan berzina kalau dia seorang mukmin,” yakni iman yang wajib dan sempurna. Kalau dia memiliki iman yang sempurna, pasti tidak akan berzina. Tai imannya lemah dan ada cacatnya, karenanya ia terjerumus melakukan zina dan minum minuman keras karena lemahnya iman yang ia miliki. Maknanya bukan ia seorang kafir, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan ditegakkan had (hukuman) atas pezina, dan had merupakan kafarah (penghapus dosa) baginya. Dan jika seorang pezina meninggal dunia setelah ditegakkan had atasnya, maka ia masuk surga dan had tersebut menjadi penebus untuknya. Karena itu, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dalam hadits ‘Ubadah yang terdapat dalam Shahihain sesudah beliau menyebutkan tentang dosa-dosa maksiat, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang didapati oleh Allah di dunia –maksudnya ditegakkan had syar’i- maka itu menjadi kafarah (penghaphus) baginya. Dan siapa yang Allah tangguhkan sampai akhirat maka urusannya diserahkan kepada Allah.” Sebagaimana firman Allah Ta’ala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan akan mengampuni dosa selainnya bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Nisa’: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Ahlus Sunnah Wal Jama’ah berkata: Bahwasanya para pelaku maksiat berada di bawah masyi’ah (kehendak Allah). Jika maksiat bukan syirik dan ia tidak menghalalkannya, maka ia berada di bawah masyi’ah Allah sebagaimana pezina, peminum khamer, pemakan riba, anak durhaka kepada orang tuanya, dan semisalnya. Adapun orang yang menghalalkan maksiat, menghalalkan zina dan berkata bahwa zina halal, maka ditegakkan hujjah padanya. Jika dalil sudah jelas padanya lalu ia tetap ngotot bahwa zina halal maka ia kafir dan termasuk pelaku kufur akbar yang mengeluarkannya dari Islam. Begitu juga orang yang mengatakan: Bahwasanya khamer halal, lalu ditegakkan dalil kepadanya. Jika ia tetap ngotot dengan perkataannya maka ia menjadi kafir. Seperti itu juga orang yang mengatakan mencuri adalah halal atau riba halal, maka ditegakkan dalil padanya. Jika tetap ngotot dengan keyakinanya bahwa riba halal, ia telah kafir. Begitu juga orang yang berkata tentang durhaka kepada orang tua adalah halal, maka dijelaskan persoalan itu padanya. Jika ia tetap ngotot sesudah dijelaskan dalil-dalilnya, maka ia kafir. Seperti itu pula kondisi orang yang berkata bahwa liwath (homoseksual/hubungan sejenis) adalah halal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah keadaan orang yang menghalalkan maksiat yang sudah sudah jelas dalam dien. Jika ia menghalalkannya dan sudah ditegakkan hujjah (argumentasi) dan dalil baginya, lalu ia tetap pada pendapatnya maka ia kafir. Sedangkan orang yang meninggal dengan membawa kemaksiatan dan ia tahu itu adalah maksiat, ia tidak menganggapnya halal, ia sadar telah berbuat maksiat, ia mati dalam keadaan berzina, mati dalam keadaan mabuk, mati dalam keadaan memakan riba, namun ia menyadari bahwa ia berbuat maksiat maka ia berada di bawah masyi’ah Allah. Jika Allah berkehendak, maka akan mengampuni dosanya melalui amal-amal shalihnya dan tauhidnya. Dan jika Dia berkehendak lain, maka akan menyiksanya sekadar dengan kejahatan yang ia bawa mati. Kemudian sesudah suci dan bersih di neraka, Allah mengeluarkan mereka dan memasukkannya ke surga. Banyak sekali hadits Rasul shallallahu 'alaihi wasallam yang menunjukkan banyak pelaku maksiat yang masuk neraka dan disiksa di dalamnya, lalu Allah mengeluarkan mereka dari neraka dalam keadaan gosong terbakar lalu dicelupkan dalam sungi kehidupan, setelah itu ia tumbuh sebagaimana tumbuhnya biji kecambah. Jika sudah sempurna tubuh mereka, maka Alla memasukkannya ke dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali hadits Rasulillah shallallahu 'alaihi wasallam dan ijma’ Ahlis Sunnah wal Jama’ah bahwa tidak akan kekal dalam neraka kecuali orang-orang kafir, --kita memohon keselamatan kepada Allah darinya--. Sementara ahli maksiat, tidak. Terkadang dia tinggal di neraka dalam waktu cukup lama, dan terkadang dinamakan kekal tapi kekal yang terbatas dan akan selesai. Jika selesai jatah waktu yang sudah Allah tertapkan baginya usai maka Allah mengeluarkannya dari neraka, lalu di bawa ke surga karena tauhid dan Islamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syarat Kalimat Tauhid&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid memilihi beberapa syarat yang telah disebutkan sebagian ulama yang berjumlah tujuh, sebagian lainnya menyebutkannya delapan. Yaitu: Ilmu, yakin, ikhlas, jujur, cinta, inqiyad (tunduk), qabul (menerima), dan ditambah yang delapan kufur terhadap tuhan selain Allah. Apabila seorang penuntut ilmu memahami, meyakini, dan melaksanakannya maka ini adalah kesempurnaan tauhid dan iman. Jika ia seorang awam yang tidak mengetahui syarat-syarat ini tapi ia berlepas diri dari kesyirikan dan beriman keapda Allah, mentauhidkan-Nya maka sudah cukup walaupun ia tidak tahu syarat-syarat  tersebut. Kapan ia berlepas diri dari syirik dan kekufuran, dan meyakini kebatilannya serta beriman kepada Allah semata, maka ia sudah cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu, yakni mengetahui bahwa Allah 'Azza wa Jalla adalah yang berhak diibadahi. Sedangkan makna Laa Ilaaha Illallaah adalah tidak ada yang diibadahi dengan hak kecuali Allah. Yakin, ia mengucapkannya dengan penuh keyakinan tanpa ragu-ragu. Ia mentauhidkan Allah dengan keyakinan. Ikhlas, yakni ia tidak menyekutukan Allah dengan selain-Nya, tapi ia ikhlaskan ibadah kepada Allah dengan kejujuran. Ini berbeda dengan orang-orang munafikin, mereka mengatakannya dengan dusta. Orang-orang munafik adalah kafir apabila dia mengucapkannya secara dzahir padahal ia berdusta dalam batinnya, orang ini telah kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh cinta, adalah mencinai Allah dan mencintai untuk mentauhidkannya. Orang yang kafir tidak akan mencintai Allah, membenci tauhid, atau membenci iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Qur'an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.” (QS. Muhammad: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga qabul, ia menerima dien (agama), menerima kebenaran, dan mengikutinya. Adapun jika ia menolak kebenaran, tidak menerimanya, dan tidak tunduk kepada kebenaran, bahkan ia tidak menerima untuk mentauhidkan Allah dan tidak meninggalkan kesyirikan, maka ia menjadi kafir. Dan harus mengingkari setiap yang diibadahi selain Allah sebagaimana firman Allah Ta’ala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus.” (QS. Al-Baqarah: 256) Yakni kufur terhadap peribadatan kepada selain Allah, yakni mengingkarinya. Meyakini kebatilan ibadah kepada selain Allah, mengingkarinya dan berlepas diri darinya. Inilah makna perkataan sya’ir: “Dan ditambahkan kedelapannya kufurmu terhadap segala sesuatu selain Allah yang dijadikan tuhan.” Maksudnya: seorang mukmin mngetahui kebenaran, meyakininya, dan membenarkannya. Ia berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya, serta mengikuti kebenaran dan mantap dengannya, mencintai Allah dan Rasul-Nya. Seperti inilah seorang mukmin, walaupun ia tidak mengetahui syarat-syarat kalimat tauhid. Kapan ia menerima kebenaran dan tunduk untuk mentauhidkan Allah, mengikhlaskan ibadah kepada Allah, mencintai Allah dan tunduk kepada syariat-Nya dan tidak berdusta seperti orang-orang munafikin, maka imannya shahih. Walllahu Ta’ala a’lam.&lt;b&gt; [PurWD/voa-islam.com]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Ditarjamahkan oleh Badrul Tamam dari dari www.binbaz.org.sa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1492143494156633536?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1492143494156633536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/cuma-mengucapkan-laa-ilaaha-illallaah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1492143494156633536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1492143494156633536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2011/01/cuma-mengucapkan-laa-ilaaha-illallaah.html' title='Cuma Mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah Bisakah Masuk Surga?'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TS-YaC54FhI/AAAAAAAABp0/ZgOz1_qPOf0/s72-c/s.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-158243362942248729</id><published>2010-12-21T07:14:00.000+07:00</published><updated>2010-12-21T07:14:18.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 09</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/9tc293--v3E?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/9tc293--v3E?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-158243362942248729?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/158243362942248729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/158243362942248729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/158243362942248729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya_21.html' title='Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 09'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-8575896910866168404</id><published>2010-12-19T06:07:00.001+07:00</published><updated>2010-12-19T06:07:52.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Jurnalis Tonjolkan Gaya Hidup Islam Untuk Tepis Stereotip</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ0-GxAqLLI/AAAAAAAABpo/opaYr9luDSY/s1600/sarah-joseph_mv.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ0-GxAqLLI/AAAAAAAABpo/opaYr9luDSY/s320/sarah-joseph_mv.jpg" width="274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sarah Joseph Pendiri Mjalah Emel&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;LONDON – Keberanian dan ketetapan hati adalah apa yang dibutuhkan menjadi seorang Muslim, terutama dalam konsekuensi serangan 11 September. Para penganut Islam telah lama digambarkan secara stereotip dalam perdebatan politik dan keagamaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lelah dalam menanggapi horor 11 September selama satu tahun, pengusaha dan jurnalis Inggris, Sarah Joseph memutuskan untuk berhenti menjelaskan apa yang Muslim "lawan" dan mulai untuk menjelaskan "untuk" apa Muslim ada. Semacam sebuah desakan yang pada akhirnya membuka jalan  untuk majalah Emel.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Walaupun ia tumbuh di sebuah keluarga Katolik, ayahnya adalah seorang akuntan dan ibunya pemilik agensi model, Joseph menganut Islam pada usia 16 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalahnya menonjolkan wawancara dengan pribadi-pribadi – yang diantara mereka adalah Perdana Menteri Inggris David Cameron; Keuskupan Canterbury Rowan Williams; Yusuf Islam, yang sebelumnya dikenal sebagai Cat Stevens; uskup Anglikan di Yerusalem; dan banyak yang lainnya – makanan, mode, desain interior, kebun, keuangan. Majalah tersebut adalah sebuah publikasi yang revolusioner berdasarkan atas ide dari apa yang yang Joseph sebut, sebuah "Gaya Hidup Muslim".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Daripada menggambarkan Islam dan Muslim sebagai dua dimensi karikatur politik atau keagamaan, kami mengatakan bahwa Islam adalah sebuah cara kehidupan yang menyeluruh dan lengkap yang mempengaruhi setiap aspek penghidupan seseorang – seni kita, arsitektur kita, kebun kita, keuangan kita semuanya biasa menjadi ekspresi dari keyakinan kita," ia menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan Sunday's Zaman. "Di dalam banyak cara, saya dapat melihat bahwa hal ini menciptakan sebuah pergantian paradigma di dalam wacana Muslim dan bertindak sebagai sebuah katalis untuk pekerjaan lainnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joseph menekankan bahwa takdir harus ditunjukkan melalui kehidupan para penganutnya di samping hanya mengenai berdoa dan berpakaian secara agama. Gagasan meluncurkan majalah muncul untuk dirinya selama sebuah liburan pada tahun 2000. Ia merasakan desakan untuk memulai majalah tersebut ketika ia tidak dapat melakukan apapun untuk membaca dalam bahasa Inggris yang akan mendahukukan sebuah gaya hidup Muslim yang positif dan menginspirasi, menonjolkan Islam di luar dogma dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagian besar Muslim hanya ingin melanjutkan hidup; meningkatkan keadaannya dan itu di luar keluarga dan komunitas mereka. Kita telah menjadi disensasionalkan dan setelah 9/11 kita dipandang sebagai sebuah komunitas tersangka. Namun reaksi Muslim selalu defensif dan saya merasa kita harus memberitahukan orang-orang apa yang sebenarnya Muslim bela dan bagaimana Islam dapat membuat sebuah kontribusi untuk kebaikan umum di semua masyarakat," Joseph menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menjelaskan bahwa mereka memiliki empat C sebagai prinsip-prinsip majalah: Confidence (kepercayaan), Contribute (berkontribusi), Common good (kebaikan umum), dan Conenectivity (konetivitas). Majalah tersebut tidak hanya hanya menunjukan untuk para pembaca Muslim namun juga menargetkan non-Muslim juga. Para politisi, jurnalis, eksekutif media, royalti dan publik Inggris biasa berada di antara pembaca non-Muslim Emel. "Lebih dari 15 persen pembaca bukan Muslim," Joseph menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu editor tersebut, Valerie Askew dengan sukes menjalankan sebuah agen modeling yang meluncurkan karir secara internasional model-model terkanal, termasuk Naomi Campbell, Sadie Frost, dan Catherine Bailey. Sebanyak dia berpikir bahwa industri fashion memiliki sangat sedikit kedalaman, Joseph juga mencatatkan bahwa ia belajar begitu banyak. "Saya mencampur dengan begitu banyak orang berbeda, belajar bahwa kecantikan yang sebenarnya datang dari dalam, dan belajar untuk tidak menghakimi berbagai hal dari bagaimana hal-hal tersebut terlihat. Semua ini membentuk saya sebagai seseorang. Saya juga melihat dari dalam tentang sebuah bisnis – bagaimana bisnis tersebut berjalan, melihat ibu saya sebagai seorang yang dinamis dan melihat gambar-gambar untuk majalah diciptakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joseph dulunya terlahir di dalam sebuah keluarga dengan berbagai tradisi Kristen dan ia dulunya adalah seorang Katolik taat sebelum menganut Islam. Sebagi seorang Katolik taat, ia bahkan menganggap hanya membawa perintah-perintah suci dan memasuki Gereja sebagai seorang biarawati, terinspirasi oleh Ibu Theresa dari Calcutta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan bahwa pada saat itu, tidak mudah baginya untuk memeluk Islam. Sementara kakaknya berpindah memeluk Islam dan menikahi seorang wanita Muslim, yang ia sebuat sebuah "perubahan dari kenyamanan," Islam tidak memiliki sebuah dampak yang besar pada kehidupan saudara laki-lakinya tersebut; bagaimanapun juga, Joseph mengatakan bahwa Islam "mengubah dengan mendalam" kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada saat itu adalah sebuah pengalaman yang sangat menyakitkan, dan saya tidak memiliki hasrat sama sekali untuk mengambil agama lain. Saa tidak kehilangan keyakinan kepada Tuhan, dan saya melanjutkan sholat dan berpuasa. Perlahan-lahan, saya menyadari bahwa kata Islam berarti penyerahan diri sepenuhnya hidup Anda kepada Tuhan, yang pada dasarnya adalah keseluruhan yang saya inginkan," ia menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang wanita pekerja keras, pekerjaannya telah membuatnya berada di antara 500 Muslim yang paling berpengaruh, sebuah daftar yang dihasilkan secara gabungan oleh Pusat Studi Strategi Kerajaan di Yordania dan Univeristas Georgetown di Washington. "Saya pikir saya dimasukkan pada daftar tersebut karena pada tahun 2003 kami menciptakan sebuah gagasan revolusioner – gaya hidup Muslim," ia mengatakan. &lt;b&gt;(ppt/mv/suaramedia)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-8575896910866168404?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/8575896910866168404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/jurnalis-tonjolkan-gaya-hidup-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8575896910866168404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/8575896910866168404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/jurnalis-tonjolkan-gaya-hidup-islam.html' title='Jurnalis Tonjolkan Gaya Hidup Islam Untuk Tepis Stereotip'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ0-GxAqLLI/AAAAAAAABpo/opaYr9luDSY/s72-c/sarah-joseph_mv.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-5255539898584705840</id><published>2010-12-19T06:01:00.000+07:00</published><updated>2010-12-19T06:01:44.806+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Perancis Batalkan Hukuman Untuk Niqab Wanita Muslim</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ09Owys98I/AAAAAAAABpk/ju-kgafAWBI/s1600/sandrine-mouleres_gt.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ09Owys98I/AAAAAAAABpk/ju-kgafAWBI/s200/sandrine-mouleres_gt.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NANTES, Perancis&amp;nbsp; – Sebuah pengadilan Perancis pada Senin (13/12) waktu setempat  menggagalkan sebuah hukuman denda yang diberikan untuk seorang wanita pengendara mobil yang mengenakan sebuah kerudung wajah Islami, beberapa bulan sebelum sebuah pelarangan mengenakan bahan kain tersebut mulai berlaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepolisian lalu lintas di bagian barat kota Nantes mendenda wanita 31 tahun, Sandrine Mouleres sebesar 22 euro ($29,92) pada bulan April lalu, mengatakan bahwa wanita tersebut tidak memiliki sebuah penglihatan bidang yang jelas, namun pengadilan tersebut membatalkan denda tersebut pada Senin (13/12) waktu setempat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Jean-Michel Pollono, pengacara Mouleres, mengatakan bahwa pengadilan di Nantes telah memutuskan bahwa "kita berada di negara bebas, dan sebagai akibatnya, segala sesuatu yang tidak dilarang diperbolehkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kita bisa menyetir dengan mengenakan sebuah niqab."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadilan tersebut memutuskan bahwa pakaian tersebut "bergerak bersamaan dengan gerakan kepala dan tidak menghalangi kemampuan melihat," dan oleh karenanya tidak berjalan menentang kode-kode menyetir yang disebutkan oleh polisi, pengacara tersebut menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otoritas Perancis telah lama bergulat dengan praktik-praktik Muslim yang  mereka nyatakan tidak sesuai dengan nilai-nilai negara tersebut, yang pada khususnya negara tersebut menganut tradisi sekuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perancis adalah rumah bagi populasi Muslim terbanyak di eropa bagian barat, dengan sebuah perkiraan jumlah 5 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Mouleres, yang tidak hadir di pengadilan, menarik perhatian media karena kasus tersebut datang di tengah-tengah sebuah perdebatan yang memanas di Perancis atas apakah kerudung yang menutup wajah seharusnya dilarang. Namun juga kasus tersebut datang karena Menteri Dalam Negeri Brice Hortefeux menuduh mitranya berpoligami dan menipu sistem sosial dengan mendapatkan tunjangan untuk anak yang mencapai 15 orang yang tinggal di atap yang terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan September, parlemen Perancis menyetujui sebuah undang-undang yang melarang penutup wajah di tempat-tempat publik termasuk di jalan-jalan.  Undang-undang tersebut akan mulai berlaku pada musim semi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak Muslim yang memandang legislasi tersebut sebagai ledakan lain untuk Islam – agama nomor dua di Perancis – dan rasa takut bahwa undang-undang tersebut dapat membangkitkan tingkatan Islamophobia di sebuah negara di mana Masjid-masjid menjadi target-target sporadis dari banyak serangan yang dipenuhi dengan kebencian agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendukung undang-undang baru tersebut, bagaimanapun juga, telah mengatakan bahwa undang-undang tersebut akan melestarikan nilai-nilai Perancis, termasuk fondasi sekuler dan hak-hak para wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-undang tersebut menyebutkan denda sebesar 150 euro ($199) – atau kelas-kelas pengajaran kewarganegaraan, atau keduanya – bagi wanita manapun, termasuk para turis, yang tertangkap menutupi wajah mereka. &lt;b&gt;(ppt/nfl/bbc/suaramedia.com)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-5255539898584705840?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/5255539898584705840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/perancis-batalkan-hukuman-untuk-niqab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5255539898584705840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/5255539898584705840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/perancis-batalkan-hukuman-untuk-niqab.html' title='Perancis Batalkan Hukuman Untuk Niqab Wanita Muslim'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ09Owys98I/AAAAAAAABpk/ju-kgafAWBI/s72-c/sandrine-mouleres_gt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3458006443116340017</id><published>2010-12-19T05:53:00.000+07:00</published><updated>2010-12-19T05:53:50.687+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Tolak Cuti Guru Berhaji, Sekolah AS Diancam Negara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ07P156vJI/AAAAAAAABpc/KI6f6tKMfEY/s1600/guru-muslim_tb.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ07P156vJI/AAAAAAAABpc/KI6f6tKMfEY/s200/guru-muslim_tb.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ROCKFORD, Illinois – Pemerintah federal menuntut sebuah sekolah distrik pinggiran kota Chicago pada Senin (13/12) karena menolak seorang guru Muslim sekolah menengah yang cuti dengan tidak dibayar untuk melakukan sebuah perjalanan ziarah ke Mekkah yang adalah sebuah bagian inti dari agamanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah kasus hak-hak sipil, departemen tersebut mengatakan bahwa sekolah distrik Berkeley, Illinois, menyangkal permintaan Safoorah Khan atas dasar bahwa permintaannya untuk cuti tidak berhubuangan dengan tugas-tugas professional dan tidak dikatakan di depan kontrak antara sekolah distrik tersebut dan persatuan guru-guru.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam melakukan hal tersebut, sekolah distrik tersebut melanggar Undang-undang Hak-hak Sipil tahun 1964 dengan gagal untuk secara masuk akal mengakomodasi praktik-praktik ibadah kegamaan guru tersebut, pemerintah tersebut mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan ingin melaksanakan ibadah Haji, perjalanan ziarah ke Mekkah di Arab Saudi yang setiap Muslim dewasa seharusnya menjalankan ibadah tersebut sedikitnya satu kali dalam masa hidupnya jika mereka secara fisik dan finansial  mampu melakukannya. Jutaan Muslim pergi ke Mekkah setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan memulai sebagai seorang guru sekolah menengah untuk Sekolah Distrik 87 Berkeley – sekitar 15 mil barat Chicago – pada tahun 2007. Pada tahun 2008, ia meminta cuti tanpa digaji selama hampir tiga pecan untuk melaksanakan ibadah Haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah distrik tersebut dua kali menolak permintaannya, Khan menulis surat kepada dewan tersebut bahwa "berdasarkan kepercayaan agamanya, ia tidak dapat membenarkan menunda melaksanakan Haji," dan mengundurkan diri segera setelah itu, menurut tuntutan hukum yang diajukan di Pengadilan Federal Chicago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Distrik Berkeley memaksa Khan untuk memilih di antara pekerjaannya dan kepercayaan agamanya, tuntutan hukum tersebut mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah meminta pengadilan tersebut untuk memerintah sekolah distrik tersebut mengadopsi kebijakan-kebijakan yang secara masuk akal mengadopsi praktik-praktik keagamaan dan kepercayaan para pegawainya, dan untuk menerima kembali Khan dengan pembayaran gaji dan juga pembayaran kerugian kompensasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada November 2008, Khan mengajukan sebuah keluhan dengan Komisi Kesetaraan Kesempatan Kepegawaian (Equal Employment Opportunity Commission – EEOC) AS, yang menemukan alasan yang masuk akal bahwa diskriminasi telah terjadi dan mengirimkan ulang bahan-bahan untuk Departemen Kehakiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus tersebut adalah kasus pertama yang dibawa oleh departemen dalam sebuah proyek untuk memastikan pemaksaan kepatuhan yang ampuh dari undang-undang tahun 1964 terhadap pemerintah lokal dan negara bagian dengan meningkatkan kerjasama antara Komisi Kesetaraan Kesempatan Kepegawaian dan divisi hak-hak sipil departemen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pesan ditinggalkan untuk sekolah distrik tersebut yang meminta komentar, tidak dengan segera dibalas.&lt;b&gt; (ppt/ap) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3458006443116340017?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3458006443116340017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/tolak-cuti-guru-berhaji-sekolah-as.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3458006443116340017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3458006443116340017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/tolak-cuti-guru-berhaji-sekolah-as.html' title='Tolak Cuti Guru Berhaji, Sekolah AS Diancam Negara'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQ07P156vJI/AAAAAAAABpc/KI6f6tKMfEY/s72-c/guru-muslim_tb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7485147671197165176</id><published>2010-12-18T06:47:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T06:47:03.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'>Wanita Muslim Amerika Paling Banyak Tanggung Beban Stereotip</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQv2WAT8X6I/AAAAAAAABpI/NRmh9RN6pFM/s1600/kampanye-remaja-muslim_mt.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQv2WAT8X6I/AAAAAAAABpI/NRmh9RN6pFM/s200/kampanye-remaja-muslim_mt.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NEW YORK – Shehnaz Khan ingin mengetahui mengapa ia disebut seorang teroris. Akhir-akhir ini komentar-komentar keji tentang agama Muslimnya telah meningkat, ia mengatakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khan biasanya dilihat dengan diolok-olok, namun ia tidak sengaja mendengar bahwa semua Muslim harus dibunuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saya merasa ketakutan," ia mengatakan kepada kantor berita Metro.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sebelumnya, saya tidak merasa seperti segala sesuatu akan terjadi kepada saya secara fisik."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Khan, seorang siswi yang bekerja dengan kelompok wanita Muslim Turning Point for Women and Families, di Queens, bagian dari "ARISE NY," sebuah kampanye yang menargetkan para remaja yang adalah bagian dari kelompok regular Turning Point untuk para wanita Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bangkitnya seorang imam yang diserang di kereta bawah tanah pekan lalu – dan kehebohan yang berkelanjutan yang mengelilingi usulan pusat komunitas dan Masjid di dekat Ground Zero – Khan mengatakan, "Ini adalah sesuatu yang kami rasa kami harus melakukannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Kamis, kelompok tersebut berpartisipasi dalam sebuah acara malam mikrofon-terbuka di Jackson Heights, sebuah kesempatan untuk para remaja untuk berbagi cerita menghadapi tindakan-tindakan rasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak September, kelompok tersebut telah bertemu dengan remaja berusia 13-17 tahun. Ketika mereka menggambarkan kejahatan yang berlatar kebencian, ia mengatakan, "Setiap orang dengan segera mulai mengulang cerita mereka sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para gadis muda berusia 15 tahun menceritakan tentang orang-orang yang mengolok-olok dengan menyebutnya "pengebom bunuh diri" dan "teroris".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang tidak dikenal merenggut jilbab mereka. Seorang gadis, ketika menaiki bus, ditanya apakah "bom selanjutnya akan dijatuhkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para wanita dengan jelas sangat dapat dikenali," kata Lynne Jackson, presiden Proyek SALAM, sebuah kelompok yang membantu Muslim yang tertindas. Jilbab mereka, atau kerudung mereka, memberikan mereka tanda sebagai Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan memiliki sekumpulan insiden untuk dijadikan contoh, namun satu yang menakutkan – seorang pria di kereta bawah tanah, menyeringai sambil mengatakan kepada anak perempuannya: Muslim adalah "pembunuh berdarah dingin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden tersebut mengejutkannya, ia mengatakan: "Saya secara harfiah baru saja melihat kebencian sedang dilakukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang siswa 16 tahun dari sekolah menengah atas Queens, yang meminta bahwa namanya tidak disebutkan, membuka website pribadinya suatu hari dan menemukan seseorang telah memuntahkan hal-hal yang rasis tentang dirinya, menyebutnya "Kepala Surban" dan mengatakan Anda semua "wanita teroris bodoh baik akan meledakkan negara kami atau memiliki begitu banyak anak sehingga mengubah negara ini menjadi Timur Tengah." &lt;b&gt;(ppt/mtr) www.suaramedia.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7485147671197165176?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7485147671197165176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/wanita-muslim-amerika-paling-banyak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7485147671197165176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7485147671197165176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/wanita-muslim-amerika-paling-banyak.html' title='Wanita Muslim Amerika Paling Banyak Tanggung Beban Stereotip'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQv2WAT8X6I/AAAAAAAABpI/NRmh9RN6pFM/s72-c/kampanye-remaja-muslim_mt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-7761106985253518879</id><published>2010-12-18T06:43:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T06:43:22.455+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Muslimah'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQv1HKNcX2I/AAAAAAAABpE/Z19bc-dyptc/s1600/lisa-valentine_hp.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQv1HKNcX2I/AAAAAAAABpE/Z19bc-dyptc/s200/lisa-valentine_hp.jpg" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;DOUGLASVILLE, Georgia&amp;nbsp; – Seorang wanita Muslim yang ditahan setelah ia menolak untuk melepaskan jilbabnya di sebuah pengadilan Georgia barat mengajukan sebuah tuntutan hukum federal pada Selasa (14/12) terhadap kota Douglasville dan para petugas yang menahannya, menyatakan bahwa mereka melanggar hak-hak konstitusionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lisa Valentine mengatakan bahwa para otoritas menginjak-injak hak Amandemen Pertamanya pada bulan Desember 2008 ketika ia diputuskan untuk menjalani hukuman 10 hari di penjara karena dianggap menghina pengdilan setelah ia menolak untuk melepaskan jilbabnya di sebuah ruang pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia dibebaskan kurang dari satu hari, namun penahanannya membuat geram para aktivis hak-hak Muslim dan menyebabkan banyak perubahan dalam kebijakan ruang pengadilan Georgia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berharap bahwa tidak ada orang dari keyakinan lain yang akan harus mengalami macam perlakuan yang gawat yang saya derita, baik di pengadilan Georgia manapun karena ekspresi dari kepercayaan saya," kata Valentine, yang tuntutan hukumnya diajukan oleh Persatuan Kebebasan Sipil Amerika (American Civil Liberties Union) dan cabang Georgia kelompok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penahanan Valentine, seorang hakim Douglasville memutuskan "klausa khusus" untuk dibuat bagi mereka yang mengenakan penutup kepala keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih banyak perubahan mulai bergerak dengan cepat pada bulan Juli 2009, ketika Dewan Peradilan Georgia memilih untuk memperbolehkan penutup keagamaan dan medis masuk di dalam ruang pengadilan Georgia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan hukum tersebut, diajukan di Distrik Utara Georgia, mengusahakan hukuman kerugian yang tidak dispesifikasikan dan biaya jaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan tersebut mengklaim bahwa pihak kota "menunjukkan keteledoran yang gegabah" pada hak-hak konstitusional Valentine dan memaksanya untuk melanggar sebuah ajaran dasar keyakinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota Douglasville Mickey Thompson mengatakan bahwa ia tertangkap lengah oleh tuntutan hukum tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini merupakan sebuah kejutan karena saya pikir kami telah selesai dengan Valentine dan saya pikir keprihatinannya ditujukan," kata Thompson, yang menolak untuk memberikan komentar lebih jauh sampai jaksa kota dapat meninjau ulang keluhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panahanan Valentine datang setelah ia menemani keponakannya ke sebuah sidang dengar pendapat di kota tersebut sekitar 20 mil barat Atlanta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan bahwa para petugas menghentikannya di alat deteksi logam dan mengatakan kepadanya bahwa ia tidak dapat masuk ke dalam ruang pengadilan dengan jilbab. Ia mengatakan ketika ia ditolak dan berbalik untuk pergi, para petugas membawanya ke hadapan seorang hakim pengadilan kota yang memutuskan untuk penahanannya karena menghina pengadilan. Ia mengatakan bahwa petugas tersebut juga memaksanya untuk melepaskan jilbabnya ketika ia dicatatkan. Jilbab adalah  dimaksudkan untuk melindungi kesopanan para wanita Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sama sekali tidak memiliki pikiran bahwa saya masuk ke dalam untuk semacam pengalaman memalukan seperti itu," ia mengatakan. "Ini adalah siapa saya sebenarnya. Tanpa jilbab ini, semacam melepaskan baju saya. Ini semacam ditelanjangi dari sesuatu yang adalah bagian dari saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para petugas Douglasville pada saat itu mengatakan bahwa mereka berusaha untuk mengikuti peraturan-peraturan ruang pengadilan yang melarang penggunaan penutup kepala, dan pimpinan Kepolisian Douglasville Joe Whisenant mengkarakterkan insiden pada saat itu sebagai sebuah salah komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pihak kota kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa petugas yang menahan Valentine seharusnya mencari sebuah solusi yang " akan melindungi antusiasme hukum." Dan pihak kota memerintahkan para pegawai untuk menjalani pelatihan sensitivitas sebagai akibat dari insiden tersebut. &lt;b&gt;(ppt/yh) suaramedia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-7761106985253518879?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/7761106985253518879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/douglasville-georgia-seorang-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7761106985253518879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/7761106985253518879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/douglasville-georgia-seorang-wanita.html' title=''/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQv1HKNcX2I/AAAAAAAABpE/Z19bc-dyptc/s72-c/lisa-valentine_hp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3470783306731193711</id><published>2010-12-18T06:23:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T06:23:45.946+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Anak Nakal, Bagaimana Mengatasinya? (3)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvwa391ZRI/AAAAAAAABo8/uK-ZulaGpNA/s1600/Anak-Nakal.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvwa391ZRI/AAAAAAAABo8/uK-ZulaGpNA/s1600/Anak-Nakal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim, M.A&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Beberapa Contoh Cara Mendidik Anak yang Nakal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syariat Islam yang agung mengajarkan kepada umatnya beberapa cara pendidikan bagi anak yang bisa ditempuh untuk meluruskan penyimpangan akhlaknya. Di antara cara-cara tersebut adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertama, teguran dan nasihat yang baik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini termasuk metode pendidikan yang sangat baik dan bermanfaat untuk meluruskan kesalahan anak. Metode ini sering dipraktikkan langsung oleh pendidik terbesar bagi umat ini, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, misalnya ketika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang anak kecil yang ketika sedang makan menjulurkan tangannya ke berbagai sisi nampan makanan, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah (sebelum makan), dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah (makanan) yang ada di hadapanmu.“[1]&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Serta dalam hadits yang terkenal, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada anak paman beliau, Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, “Wahai anak kecil, sesungguhnya aku ingin mengajarkan beberapa kalimat (nasihat) kepadamu: jagalah (batasan-batasan/ syariat) Allah maka Dia akan menjagamu, jagalah (batasan-batasan/ syariat) Allah maka kamu akan mendapati-Nya dihadapanmu.”[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua, menggantung tongkat atau alat pemukul lainnya di dinding rumah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bertujuan untuk mendidik anak-anak agar mereka takut melakukan hal-hal yang tercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan ini dalam sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Gantungkanlah cambuk (alat pemukul) di tempat yang terlihat oleh penghuni rumah, karena itu merupakan pendidikan bagi mereka.”[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah maksud hadits ini agar orangtua sering memukul anggota keluarganya, tapi maksudnya adalah sekadar membuat anggota keluarga takut terhadap ancaman tersebut, sehingga mereka meninggalkan perbuatan buruk dan tercela.[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnul Anbari berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memaksudkan dengan perintah untuk menggantungkan cambuk (alat pemukul) untuk memukul, karena beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memerintahkan hal itu kepada seorang pun. Akan tetapi, yang beliau maksud adalah agar hal itu menjadi pendidikan bagi mereka.”[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak cara pendidikan bagi anak yang dicontohkan dalam sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu[6] menyebutkan beberapa di antaranya, seperti: menampakkan muka masam untuk menunjukkan ketidaksukaan, mencela atau menegur dengan suara keras, berpaling atau tidak menegur dalam jangka waktu tertentu, memberi hukuman ringan yang tidak melanggar syariat, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bolehkah Memukul Anak yang Nakal untuk Mendidiknya?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perintahkanlah kepada anak-anakmu untuk (melaksanakan) shalat (lima waktu) sewaktu mereka berumur tujuh tahun, pukullah mereka karena (meninggalkan) shalat (lima waktu) jika mereka (telah) berumur sepuluh tahun, serta pisahkanlah tempat tidur mereka.“[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menunjukkan bolehnya memukul anak untuk mendidik mereka jika mereka melakukan perbuatan yang melanggar syariat, jika anak tersebut telah mencapai usia yang memungkinkannya bisa menerima pukulan dan mengambil pelajaran darinya –dan ini biasanya di usia sepuluh tahun. Dengan syarat, pukulan tersebut tidak terlalu keras dan tidak pada wajah.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ketika ditanya, “Bolehkah menghukum anak yang melakukan kesalahan dengan memukulnya atau meletakkan sesuatu yang pahit atau pedis di mulutnya, seperti cabai/ lombok?”, beliau menjawab, “Adapun mendidik (menghukum) anak dengan memukulnya, maka ini diperbolehkan (dalam agama Islam) jika anak tersebut telah mencapai usia yang memungkinkannya untuk mengambil pelajaran dari pukulan tersebut, dan ini biasanya di usia sepuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun memberikan sesuatu yang pedis (di mulutnya) maka ini tidak boleh, karena ini bisa jadi mempengaruhinya (mencelakakannya)…. Berbeda dengan pukulan yang dilakukan pada badan maka ini tidak mengapa (dilakukan) jika anak tersebut bisa mengambil pelajaran darinya, dan (tentu saja) pukulan tersebut tidak terlalu keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anak yang berusia kurang dari sepuluh tahun, hendaknya dilihat (kondisinya), karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya membolehkan untuk memukul anak (berusia) sepuluh tahun karena meninggalkan shalat. Maka, yang berumur kurang dari sepuluh tahun hendaknya dilihat (kondisinya). Terkadang, seorang anak kecil yang belum mencapai usia sepuluh tahun memiliki pemahaman (yang baik), kecerdasan dan tubuh yang besar (kuat) sehingga bisa menerima pukulan, celaan, dan pelajaran darinya (maka anak seperti ini boleh dipukul), dan terkadang ada anak kecil yang tidak seperti itu (maka anak seperti ini tidak boleh dipukul).”[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara-Cara Menghukum Anak yang Tidak Dibenarkan Dalam Islam[10]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara cara tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memukul wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dilarang oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau, yang artinya, “Jika salah seorang dari kalian memukul, maka hendaknya dia menjauhi (memukul) wajah.”[11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memukul yang terlalu keras sehingga berbekas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga dilarang oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih.[12]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memukul dalam keadaan sangat marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga dilarang karena dikhawatirkan lepas kontrol sehingga memukul secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Mas’ud al-Badri, dia berkata, “(Suatu hari) aku memukul budakku (yang masih kecil) dengan cemeti, maka aku mendengar suara (teguran) dari belakangku, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!’ Akan tetapi, aku tidak mengenali suara tersebut karena kemarahan (yang sangat). Ketika pemilik suara itu mendekat dariku, maka ternyata dia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan beliau yang berkata, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud! Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!’ Maka aku pun melempar cemeti dari tanganku, kemudian beliau bersabda, ‘Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud! Sesungguhnya Allah lebih mampu untuk (menyiksa) kamu daripada kamu terhadap budak ini,’ maka aku pun berkata, ‘Aku tidak akan memukul budak selamanya setelah (hari) ini.‘”[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bersikap terlalu keras dan kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap ini jelas bertentangan dengan sifat lemah lembut yang merupakan sebab datangnya kebaikan, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang terhalang dari (sifat) lemah lembut, maka (sungguh) dia akan terhalang dari (mendapat) kebaikan.”[14]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menampakkan kemarahan yang sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga dilarang karena bertentangan dengan petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bukanlah orang yang kuat itu (diukur) dengan (kekuatan) bergulat (berkelahi),  tetapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah.“[15]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah bimbingan yang mulia dalam syariat Islam tentang cara mengatasi penyimpangan akhlak pada anak, dan tentu saja taufik untuk mencapai keberhasilan dalam amalan mulia ini ada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karena itu, banyak berdoa dan memohon kepada-Nya merupakan faktor penentu yang paling utama dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kami akhiri tulisan ini dengan memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan nama-nama-Nya yang maha indah dan sifat-sifat-Nya yang maha sempurna, agar dia senantiasa menganugerahkan kepada kita taufik-Nya untuk memahami dan mengamalkan petunjuk-Nya dalam mendidik dan membina keluarga kita, untuk kebaikan hidup kita semua di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kota Kendari, 9 Dzulhijjah 1431 H,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber: muslim.or.id&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[1] Hadits shahih riwayat Al-Bukhari no. 5061, dan Muslim no. 2022.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[2] Hadits riwayat At-Tirmidzi no. 2516, Ahmad: 1/293), dan lain-lain; dinyatakan shahih oleh Imam At-Tirmidzi dan Syekh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ish Shagir, no. 7957.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[3] Hadits riwayat Abdur Razzaq dalam Al-Mushannaf: 9/477 dan Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Kabir no. 10671; dinyatakan hasan oleh Al-Haitsami dan Al-Albani dalam Ash-Shahihah, no. 1447.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[4] Lihat kitab Nida`un ilal Murabbiyyina wal Murabbiyyat, hlm. 97.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[5] Dinukil oleh Imam Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir: 4/325.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[6] Dalam kitab beliau Nida`un ilal Murabbiyyina wal Murabbiyyat, hlm. 95–97.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[7] Hadits riwayat Abu Daud, no. 495; dinyatakan shahih oleh Syekh Al-Albani.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[8] Lihat kitab Tuhfatul Ahwadzi: 2/370.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[9] Kitab Majmu’atul As`ilah Tahummul Usratal Muslimah, hlm. 149–150.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[10] Lihat kitab Nida`un ilal Murabbiyyina wal Murabbiyyat, hlm. 89–91.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[11] Hadits riwayat Abu Daud, no. 4493; dinyatakan shahih oleh Syekh Al-Albani.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[12] Hadits shahih riwayat Muslim, no. 1218.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[13] Hadits shahih riwayat Muslim, no. 1659.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[14] Hadits shahih riwayat Muslim, no. 2529.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[15] Hadits shahih riwayat Al-Bukhari no. 5763, dan Muslim no. 2609.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3470783306731193711?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3470783306731193711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3470783306731193711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3470783306731193711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-3.html' title='Anak Nakal, Bagaimana Mengatasinya? (3)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvwa391ZRI/AAAAAAAABo8/uK-ZulaGpNA/s72-c/Anak-Nakal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1704838787004914590</id><published>2010-12-18T06:18:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T06:18:21.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Anak Nakal, Bagaimana Mengatasinya? (2)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvvOm9-sGI/AAAAAAAABo4/P5vdUPNCImw/s1600/anak+nakal2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvvOm9-sGI/AAAAAAAABo4/P5vdUPNCImw/s1600/anak+nakal2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, M.A&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sebab Kenakalan Anak Menurut Kacamata Islam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Termasuk sebab utama yang memicu penyimpangan akhlak pada anak, bahkan pada semua manusia secara umum, adalah godaan setan yang telah bersumpah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menyesatkan manusia dari jalan-Nya yang lurus. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ. ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Iblis (setan) berkata, ‘Karena Engkau telah menghukumi saya tersesat, sungguh saya akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat kepada-Mu).’” (QS. Al-A’raf: 16-17).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam upayanya untuk menyesatkan manusia dari jalan yang benar, setan berusaha menanamkan benih-benih kesesatan pada diri manusia sejak pertama kali mereka dilahirkan ke dunia ini, untuk memudahkan usahanya selanjutnya setelah manusia itu dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits qudsi, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya, “Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku semuanya dalam keadaan hanif (suci dan cenderung kepada kebenaran), kemudian setan mendatangi mereka dan memalingkan mereka dari agama mereka (Islam).”[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits shahih lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tangisan seorang bayi ketika (baru) dilahirkan adalah tusukan (godaan untuk menyesatkan) yang berasal dari setan.“[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah hadits yang agung ini! Betapa setan berupaya keras untuk menyesatkan manusia sejak mereka dilahirkan ke dunia. Padahal, bayi yang baru lahir tentu belum mengenal nafsu, indahnya dunia, dan godaan-godaan duniawi lainnya, maka bagaimana keadaannya kalau dia telah dewasa dan mengenal semua godaan tersebut?[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping sebab utama di atas, ada faktor-faktor lain yang memicu dan mempengaruhi penyimpangan akhlak pada anak, berdasarkan keterangan dari ayat-ayat Al-Quran dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Di antara faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama, pengaruh didikan buruk kedua orangtua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Semua bayi (manusia) dilahirkan di atas fithrah (kecenderungan menerima kebenaran Islam dan tauhid), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya (beragama) Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menunjukkan bahwa semua manusia yang dilahirkan di dunia memiliki hati yang cenderung kepada Islam dan tauhid, sehingga kalau dibiarkan dan tidak dipengaruhi maka nantinya dia akan menerima kebenaran Islam. Akan tetapi, kedua orang tuanyalah yang memberikan pengaruh buruk, bahkan menanamkan kekafiran dan kesyirikan kepadanya.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Bakr Abu Zaid berkata, “Hadits yang agung ini menjelaskan sejauh mana pengaruh dari kedua orangtua terhadap (pendidikan) anaknya, dan (pengaruh mereka dalam) mengubah anak tersebut dalam penyimpangan dari konseuensi (kesucian) fitrahnya kepada kekafiran dan kefasikan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Di antara contoh pengaruh buruk tersebut adalah) jika seorang ibu tidak memakai hijab (pakaian yang menutup aurat), tidak menjaga kehormatan dirinya, sering keluar rumah (tanpa ada alasan yang dibenarkan agama), suka berdandan dengan menampakkan (kecantikannya di luar rumah), senang bergaul dengan kaum lelaki yang bukan mahram-nya, dan lain sebagainya, maka ini (secara tidak langsung) merupakan pendidikan (yang berupa) praktik (nyata) bagi anaknya, untuk (mengarahkannya kepada) penyimpangan (akhlak) dan memalingkannya dari pendidikan baik yang membuahkan hasil yang terpuji, berupa (kesadaran untuk) memakai hijab (pakaian yang menutup aurat), menjaga kehormatan dan kesucian diri, serta (memiliki) rasa malu. Inilah yang dinamakan ‘pengajaran pada fitrah (manusia)’.”[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua, pengaruh lingkungan dan teman bergaul yang buruk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “Perumpamaan teman duduk (bergaul) yang baik dan teman duduk (bergaul) yang buruk (adalah) seperti pembawa (penjual) minyak wangi dan peniup al-kiir (tempat menempa besi). Maka, penjual minyak wangi bisa jadi memberimu minyak wangi atau kamu membeli (minyak wangi) darinya, atau (minimal) kamu akan mencium aroma yang harum darinya. Sedangkan peniup al-kiir (tempat menempa besi), bisa jadi (apinya) akan membakar pakaianmu atau (minimal) kamu akan mencium aroma yang tidak sedap darinya.”[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang mulia ini menunjukkan keutamaan duduk dan bergaul dengan orang-orang yang baik akhlak dan tingkah lakunya, karena adanya pengaruh baik yang ditimbulkan dengan selalu menyertai mereka. Hadits tersebut sekaligus menunjukkan larangan bergaul dengan orang-orang yang buruk akhlaknya dan pelaku maksiat karena pengaruh buruk yang ditimbulkan dengan selalu menyertai mereka.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga, sumber bacaan dan tontonan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, anak-anak mempunyai jiwa yang masih polos, sehingga sangat mudah terpengaruh dan mengikuti apa pun yang dilihat dan didengarnya dari sumber bacaan atau berbagai tontonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, memang kebiasan meniru dan mengikuti orang lain merupakan salah satu watak bawaan manusia sejak lahir, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الأرواح جنود مجندة، فما تعارف منها ائتلف وما تناكر اختلف&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ruh-ruh manusia adalah kelompok yang selalu bersama. Maka, yang saling bersesuaian di antara mereka akan saling berdekatan, dan yang tidak bersesuaian akan saling berselisih.”[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, metode pendidikan dengan menampilkan contoh figur untuk diteladani adalah termasuk salah satu metode pendidikan yang sangat efektif dan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Abdurrahman as-Sa’di berkata ketika menafsirkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَكُلا نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ وَجَاءَكَ فِي هَذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَذِكْرَى لِلْمُؤْمِنِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan semua kisah para rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu, dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Hud: 120).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau berkata, “Yaitu, supaya hatimu tenang dan teguh (dalam keimanan), dan (supaya kamu) bersabar seperti sabarnya para rasul ‘alaihimus sallam, karena jiwa manusia (cenderung) senang meniru dan mengikuti (orang lain), dan (ini menjadikannya lebih) bersemangat dalam beramal shalih, serta berlomba dalam mengerjakan kebaikan….”[10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-bersambung insya Allah-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber: .muslim.or.id&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[1] Hadits shahih riwayat Muslim, no. 2865.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[2] Hadits shahih riwayat Muslim, no. 2367.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[3] Lihat kitab Ahkamul Maulud fis Sunnatil Muthahharah, hlm. 23.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[4] Hadits shahih riwayat Al-Bukhari no. 1319, dan Muslim no. 2658.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[5] Lihat kitab ‘Aunul Ma’bud: 12/319–320.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[6] Kitab Hirasatul Fadhilah, hlm. 130–131.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[7] Hadits shahih riwayat Al-Bukhari no. 5214, dan Muslim no. 2628.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[8] Lihat kitab Syarhu Shahihi Muslim: 16/178 dan Faidhul Qadir: 3/4.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[9] Hadits shahih riwayat Al-Bukhari no. 3158, dan Muslim no. 2638.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[10] Kitab Taisirul Karimir Rahman, hlm. 392.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1704838787004914590?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1704838787004914590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1704838787004914590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1704838787004914590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-2.html' title='Anak Nakal, Bagaimana Mengatasinya? (2)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvvOm9-sGI/AAAAAAAABo4/P5vdUPNCImw/s72-c/anak+nakal2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3857138568131441129</id><published>2010-12-18T06:13:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T06:13:25.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Anak Nakal, Bagaimana Mengatasinya? (1)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvuTI-VBbI/AAAAAAAABo0/R4PBuBejwbc/s1600/anak-analk1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvuTI-VBbI/AAAAAAAABo0/R4PBuBejwbc/s200/anak-analk1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, MA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendidik anak merupakan perkara yang mulia tapi gampang-gampang susah dilakukan, karena di satu sisi, setiap orang tua tentu menginginkan anaknya tumbuh dengan akhlak dan tingkah laku terpuji, tapi di sisi lain, mayoritas orang tua terlalu dikuasai rasa tidak tega untuk tidak menuruti semua keinginan sang anak, sampai pun dalam hal-hal yang akan merusak pembinaan akhlaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita meyakini bahwa sebaik-baik nasihat untuk kebaikan hidup kita dan keluarga adalah petunjuk yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam al-Qur-an dan sabda-sabda nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ. قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu nasihat dari Rabb-mu (Allah Subhanahu wa Ta’ala), penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada (hati manusia) dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Katakanlah, ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari perhiasan duniawi yang dikumpulkan oleh manusia.’” (QS. Yunus: 57-58).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal yang berhubungan dengan pendidikan anak, secara khusus Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan orang-orang yang beriman akan besarnya fitnah yang ditimbulkan karena kecintaan yang melampaui batas terhadap mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوّاً لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka…” (QS. at-Taghabun: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna “menjadi musuh bagimu” dalam firman-Nya adalah “melalaikan kamu dari melakuakan amal shalih dan bisa menjerumuskanmu ke dalam perbuatan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdurrahman as-Sa’di berkata, “…Karena jiwa manusia memiliki fitrah untuk cinta kepada istri dan anak-anak, maka (dalam ayat ini) Allah Subhanahu wa Ta’ala memperingatkan hamba-hamba-Nya agar (jangan sampai) kecintaan ini menjadikan mereka menuruti semua keinginan istri dan anak-anak mereka dalam hal-hal yang dilarang dalam syariat. Dan Dia memotivasi hamba-hamba-Nya untuk (selalu) melaksanakan perintah-perintah-Nya dan mendahulukan keridhaan-Nya….”[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fenomena Kenakalan Anak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini merupakan perkara besar yang cukup memusingkan dan menjadi beban pikiran para orangtua dan pendidik, karena fenomena ini cukup merata dan dikeluhkan oleh mayoritas masyarakat, tidak terkecuali kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, syariat Islam yang sempurna telah mengajarkan segala sesuatu kepada umat Islam, sampai dalam masalah yang sekecil-kecilnya, apalagi masalah besar dan penting seperti pendidikan anak. Sahabat yang mulia, Salman Al-Farisi radhiallahu ‘anhu pernah ditanya oleh seorang musyrik, “Sungguhkah Nabi kalian (Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) telah mengajarkan kepada kalian segala sesuatu sampai (masalah) adab buang air besar?” Salman menjawab, “Benar. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami menghadap ke kiblat ketika buang air besar atau ketika buang air kecil….”[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mensyariatkan agama ini Dialah yang menciptakan alam semesta beserta isinya dan Dialah yang maha mengetahui kondisi semua makhluk-Nya serta cara untuk memperbaiki keadaan mereka? Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَلا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukankah Allah yang menciptakan (alam  semesta besrta isinya) Maha Mengetahui (keadaan mereka)?, dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui (segala sesuatu dengan terperinci).” (QS. al-Mulk: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, kenyataan pahit yang terjadi adalah, untuk mengatasi fenomena buruk tersebut, mayoritas kaum muslimin justru lebih percaya dan kagum terhadap teori-teori/ metode pendidikan anak yang diajarkan oleh orang-orang barat, yang notabene kafir dan tidak mengenal keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, sehingga mereka rela mencurahkan waktu, tenaga dan biaya besar untuk mengaplikasikan teori-teori tersebut kepada anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lupa bahwa orang-orang kafir tersebut sendiri tidak mengetahui dan mengusahakan kebaikan untuk diri mereka sendiri, karena mereka sangat jauh berpaling dan lalai dari mengenal kebesaran Allah ‘Azza wa Jalla yang menciptakan mereka, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan mereka lupa kepada segala kebaikan dan kemuliaan untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa (lalai) kepada Allah, maka Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri, mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. al-Hasyr: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata, “Renungkanlah ayat (yang mulia) ini, maka kamu akan menemukan suatu makna yang agung dan mulia di dalamnya, yaitu barangsiapa yang lupa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan dia lupa kepada dirinya sendiri, sehingga dia tidak mengetahui hakikat dan kebaikan-kebaikan untuk dirinya sendiri. Bahkan, dia melupakan jalan untuk kebaikan dan keberuntungan dirinya di dunia dan akhirat. Dikarena dia telah berpaling dari fitrah yang Allah jadikan bagi dirinya, lalu dia lupa kepada Allah, maka Allah menjadikannya lupa kepada diri dan perilakunya sendiri, juga kepada kesempurnaan, kesucian dan kebahagiaan dirinya di dunia dan akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطاً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mengikuti orang yang telah kami lalaikan hatinya dari mengingat Kami, serta menuruti hawa (nafsu)nya, dan keadaannya itu melampaui batas.” (QS. al-Kahfi: 28).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikarenakan dia lalai dari mengingat Allah, maka keadaan dan hatinya pun melampaui batas (menjadi rusak), sehingga dia tidak memperhatikan sedikit pun kebaikan, kesempurnaan serta kesucian jiwa dan hatinya. Bahkan, (kondisi) hatinya (menjadi) tak menentu dan tidak terarah, keadaannya melampaui batas, kebingungan serta tidak mendapatkan petunjuk ke jalan (yang benar).”[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang yang keadaannya seperti ini, apakah bisa diharapkan memberikan bimbingan kebaikan untuk orang lain, sedangkan untuk dirinya sendiri saja kebaikan tersebut tidak bisa diusahakannya? Mungkinkah orang yang seperti ini keadaannya akan merumuskan metode pendidikan anak yang baik dan benar dengan pikirannya, padahal pikiran mereka jauh dari petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memahami kebenaran yang hakiki? Adakah yang mau mengambil pelajaran dari semua ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;–Bersambung insya Allah–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber: muslim.or.id&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[1] Lihat Tafsir Ibnu Katsir: 4/482.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[2] Taisirul Karimir Rahman, hlm. 637.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[3] Hadits shahih riwayat Muslim, no. 262.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[4] Kitab Miftahu Daris Sa’adah: 1/86.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3857138568131441129?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3857138568131441129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3857138568131441129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3857138568131441129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-1.html' title='Anak Nakal, Bagaimana Mengatasinya? (1)'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvuTI-VBbI/AAAAAAAABo0/R4PBuBejwbc/s72-c/anak-analk1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-815924223813662306</id><published>2010-12-18T05:49:00.000+07:00</published><updated>2010-12-18T05:49:10.991+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><title type='text'>Hukum Memperingati dan Merayakan Ulang Tahun Pernikahan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvolRoHmMI/AAAAAAAABow/I7VPNKkkGwo/s1600/ultah+perkawinan.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvolRoHmMI/AAAAAAAABow/I7VPNKkkGwo/s320/ultah+perkawinan.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh: Badrul Tamam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamduillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jauh-jauh hari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam sudah memperingatkan umatnya agar jangan meniru dan berimitasi kepada ahli kitab, Yahudi dan Nashrani. Bahkan peringatan ini dengan bentuk pengabaran bahwa umatnya akan mengikuti mereka. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;لَتَتْبَعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ شِبْرًا شِبْرًا وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ تَبِعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;“Sungguh kamu akan mengikuti adat kebiasaan umat sebelum kalian sejengkal-demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pasti kalian juga akan mengikutinya. Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah, (Apakah mereka itu) Yahudi dan Nashrani?’ Beliau menjawab, ‘Siapa lagi’.” (HR. al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan beliau melarang umatnya bertasyabbuh kepada ahli kitab agar jangan sampai tumbuh dalam hati umat muslim rasa suka dan cinta terhadap mereka yang memiliki keyakinan dan agama yang batil. karena cinta kepada mereka dalam urusan agama akan menyebabkan kekufuran. Karenanya banyak syariat yang datang dengan perintah untuk menyelisihi mereka supaya tumbuh ketidaksukaan kepada ajaran kufur dan syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tradisi yang sudah membudaya di tengah-tengah umat Islam yang sebenarnya menjadi sunnah atau tradisi ahlu kitab adalah peringatan hari ulang tahun pernikahan. Biasanya, dirayakan oleh sepasang suami istri. Pelaksanaannya –biasanya- tepat pada hari dan tanggal dilangsungkannya pernikahan. Sebagian suami istri memperingati dan merayakan hari ulang tahun perkawinannya, terkadang dalam bentuk pesta, meniup lilin dan memotong kue, menghias kamar tidur dengan mawar, memakai pakaian indah, dan memberikan berbagai hadiah, serta yang lainnya. Terkadang pula mereka mengundang sanak kerabat dan teman dekat untuk menikmati hidangan yang istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya perayaan peringatan tahunan baik peringatan kelahiran, pernikahan, atau kemenangan termasuk perkara bid’ah yang banyak difatwakan oleh para ulama sebagai perayaan yang dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdurrahmanal-Sahim pengasuh rublik tanya-jawab di situs www.almeshkat.net menuturkan bahwa merayakan hari ulang tahun pernikahan setahun sekali adalah perkara bid’ah, dan pada asalnya merupakan tradisi orang Nasrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menyebut pelaksanaan peringatan dan perayaan ulang tahun pernikahan ini sebagai ‘Ied (hari raya). Karena terjadi secara berulang pada hari tertentu. Karena ‘Ied diambil dari kata al-‘Aud wal al-Tikrar (kembali dilakukan berulang-ulang). Maka tidak boleh merayakan hari raya-hari raya selain dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Sedangkan perayaan hari ulang tahun perkawinan menyerupai hari raya yang syar’i dan juga termasuk membuat-baut hal baru dan kebid’ahan dalam beragama. Terlebih peringatan dan perayaan tersebut juga menyerupai tradisi Nasrani. Sedangkan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam telah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Ibnu Hibban. Hadits ini memiliki banyak penguat yang mengeluarkannya dari kedhaifan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fatwa Syaikh Ibnu Bazz rahimahullaah  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Ibnu Bazz rahimahullaah dalam Majmu’ fatawa 5/176 berkata, “Sesungguhnya mengagungkan dan memuliakan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam tidak dengan melakukan bid’ah, tapi seharusnya dengan mengikuti syariat, mengagungkan perintah dan larangannya, mengajak kepada sunnahnya, mengajarkannya kepada manusia di masjid-masjid, sekolahan-sekolahan, dan universitas-universitas. Bukan dengan mengadakan perayaan-perayaan bid’ah dengan nama maulid (peringatan kelahiran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga telah terjadi di tengah-tengah masyarakat ikut-ikutan terhadap mereka. Yaitu dengan mengadakan perayaan ulang tahun kelahiran anak-anak mereka dan ulang tahun pernikahan. Semua ini termasuk perkara munkar dan ikut-ikutan kepada tradisi orang kafir. Sesungguhnya kita hanya memiliki dua hari raya, idul Fitri dan Idul Adha sekalian hari-hari Tasyrik, hari ‘Arafah dan Jum’at. Barangsiapa yang menjadikan hari raya baru, maka dia telah bertasyabuh (menyerupai) orang Nasrani dan Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang melakukan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amal itu tertolak.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang mengada-adakan hal baru dalam urusan kami ini (Islam) yang bukan darinya, maka dia tertolak.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hendaklah kamu menjauhi perkara yang diada-adakan. Karena sesungguhnya seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan. Setiap yang diada-adakan adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Dawud) dan hadits-hadits yang semakna dengan ini sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bagi setiap muslim wajib meniti jalan hidup Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya radhiyallahu 'anhum serta para salaf shalih. Juga hendaknya menjauhi perkara bid’ah yang diada-adakan sesudah kepergian mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Jibrin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Ibnu Jibrin rahimahullaah pernah ditanya tentang hukum perayaan hari pernikahan yang dihadiri keluarga dan kerabat atau yang khusus diadakan oleh suami-istri dengan memakai baju pengantin dan saling membari hadiah. Beliau menjawab, “Perayaan ulang tahun hari perkawinan tidak memilki landasan pembenaran dari syariat. Allah tidak pernah mensyariatkan perayaan tersebut. Sebagaimana yang sudah maklum, suami istri tinggal satu rumah dan setiap hari bertemu. Keduanya makan bareng dengan hidangan yang sama. Maka tidak lagi dibutuhkan baju pengantin dan saling mengingatkan waktu akad nikah. Tidak pula dibutuhkan membuat manisan dan semisalnya di satu hari pada setiap tahunnya. Tapi keduanya membuat apa yang disenangai kapan saja diinginkan.” Selesai. Wallahu Ta’ala a’lam.&lt;b&gt; [PurWD/voa-islam.com]&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-815924223813662306?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/815924223813662306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/hukum-memperingati-dan-merayakan-ulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/815924223813662306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/815924223813662306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/hukum-memperingati-dan-merayakan-ulang.html' title='Hukum Memperingati dan Merayakan Ulang Tahun Pernikahan'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQvolRoHmMI/AAAAAAAABow/I7VPNKkkGwo/s72-c/ultah+perkawinan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-1576824117675504637</id><published>2010-12-15T06:56:00.000+07:00</published><updated>2010-12-15T06:56:40.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Inilah Argumen Ngawur 'Ratu Sepilis' Musdah Mulia Soal Jilbab</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQgDx_LSAvI/AAAAAAAABog/yFE0XqFQNks/s1600/ratu.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQgDx_LSAvI/AAAAAAAABog/yFE0XqFQNks/s200/ratu.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini bukan kali pertama Ratu Sepilis Musdah Mulia melontarkan argumen ngawur. Jilbab, menurut pejuang hak-hak asasi kaum homo dan lesbian ini, bukanlah merupakan kewajiban, melainkan pilihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendapat itu terungkap dalam talkshow dan bedah buku berjudul “Psychology of Fashion: Fenomena Perempuan (Melepas Jilbab)” di sebuah kampus di Jakarta, beberapa waktu lalu. Buku yang ditulis oleh Juneman, alumnus Fakultas Psikologi UPI YAI, dibedah oleh Siti Musdah Mulia, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Banten dan Bonar Hutapea.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Juneman selaku penulis buku merasa pengamatannya telah memenuhi unsur ilmiah. Ia menyoroti perempuan yang melepas kembali jilbabnya (setelah sebelumnya mengenakan jilbab) dari perspektif psikososial filosofis dan didukung oleh teori-tori psikologi kontemporer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya, apanya yang ilmiah? Penelitian itu tak lebih, hanya didasari oleh rasa sentimen yang berlebihan alias lebay. Kasus perempuan melepas jilbab yang bersumber dari pengakuan Tari, Intan, Wina dan Lanni (dalam buku tersebut) adalah pemilihan narasumber yang subjektif, mengikuti selera penulis, yang digiring untuk menguatkan propaganda sepilisnya. Tak heran bila, pengakuan wanita bermasalah itu kemudian menjadi dalih untuk menyalahkan jilbab, bukan mencari akar permasalahan psikologi perempuan bersangkutan. Jilbab pun dikambinghitamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, jumlah perempuan berjilbab di Indonesia kian meningkat dari hari ke hari. Puncaknya terjadi pada pertengahan tahun 1990-an. Namun peningkatan itu bukannya malah disyukuri, tapi disikapi dengan sinis. Seolah fenomena jilbab tak lebih atas dorongan psikologis, modis, politis dan aturan (perda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat perempuan berjilbab itulah yang menjadi keresahan “Ratu Sepilis” Siti Musdah Muliah yang begitu su’udzon dengan fenomena itu dengan memberondong sejumlah pertanyaan sinis: apakah perempuan berjilbab kemudian tingkat keberagamaannya juga mengalami peningkatan? Apakah perempuan yang melepas jilbab atau tidak berjilbab, tidak lebih religius ketimbang perempuan berjilbab? “Tak sedikit perempuan berjilbab menjadi korban perkosaan,” ujar Musdah sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mencela Jilbab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Profesor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat, realitas sosiologis di masyarakat, jilbab tidak menyimbolkan apa-apa, tidak menjadi lambang kesalehan dan ketakwaan. Tidak ada jaminan bahwa pemakai jilbab adalah perempuan shalehah, atau sebaliknya perempuan yang tidak memakai jilbab bukan perempuan shalehah. Jilbab tidak identik dengan kesalehan dan ketakwaan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah keliru jika dikatakan bahwa jilbab dan batas aurat perempuan merupakan masalah khilafiyah yang tidak harus menimbulkan tuduh menuduh apalagi kafir mengkafirkan. Mengenakan, tidak mengenakan, atau menanggalkan jilbab sesungguhnya merupakan pilihan, apapun alasannya. Yang paling bijak adalah menghargai dan menghormati pilihan setiap orang, tanpa perlu menghakimi sebagai benar atau salah terhadap setiap pilihan,” kilah perempuan pengagum Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musdah juga mengemukakan kesimpulan dari Forum Pengkajian Islam UIN Sharif Hidayatullah tahun 1998: “Hukum Islam tidak menunjukkan batas aurat yang wajib ditutup, tetapi menyerahkan hal itu kepada masing-masing orang sesuai situasi, kondisi dan kebutuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu, jelas bahwa menggunakan jilbab tidak menjadi keharusan bagi perempuan Islam, tetapi bisa dianggap sebagai cerminan sikap kehati-hatian dalam melaksanakan tuntutan Islam. Kita perlu membangun sikap apresiasi terhadap perempuan yang atas kerelaannya sendiri memakai jilbab, sebalinya juga menghargai mereka yang dengan pilihan bebasnya melenas atau membuka kembali jilbabnya. Termasuk mengapresiasi mereka yang sama sekali tidak tertarik memakai jilbab.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kampanye kemungkaran yang didengungkan “Ratu Sepilis” Musdah Mulia (Sang Pembela hak-hak asasi kaum homo dan lesbian) di kampus-kampus yang harus dilawan. Dalam Islam, jilbab apapun yang menutup aurat perempuan, sesuai yang ditentukan syariat adalah kewajiban yang harus dipatuhi. Soal perempuan yang belum berjilbab, umat Islam tidak pernah mencela, apalagi menuduh sebagai wanita yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Muslimah yang melepas jilbabnya, hendaknya didiagnosa problema psikologi perempuan yang bersangkutan, bukan mengambinghitamkan jilbab. Mereka yang melepas jilbabnya, bisa saja akibat frustasi dengan persoalan hidup yang dihadapi, atau takut sulit mendapat pekerjaan. Sebaiknya, Ratu Sepilis itu tidak bersu’udzan soal perempuan berjilbab, juga tak perlu menilai moralitas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Plintir Ayat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ratu Sepilis (sekularisme, pluralisme dan libealisme) Musdah Mulia, ada banyak alasan mengapa perempuan berjilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian beralasan memakai jilbab karena dipaksakan oleh aturan Perda tentang keharusan berjilbab. Sebagian lagi karena alasan psikologis, tidak merasa nyaman karena semua orang di lingkungannya memakai jilbab. Ada lagi karena alasan modis, agar tampak lebih cantik dan trendi, sebagai respon terhadap tantangan dunia model. “Ada juga berjilbab karena alasan politis, yaitu memenuhi tuntutan kelompok Islam tertentu yang cenderung mengedepankan simbol-simbol agama sebagai dagangan politik,” ungkap Musdah, yang anti syariat Islam ini enteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, Musdah berhasrat untuk membuat keraguan perempuan yang telah berjilbab dengan mengatakan, pandangan para ulama tidak tunggal tentang busana perempuan dalam Islam, tetapi sangat beragam. Ijtihad para ulama, katanya, bisa salah, bisa juga benar. “Perempuan boleh memilih pakaian yang disukainya, sesuai adab kesopanan yang umum berlaku dalam masyarakat. Rambut kepala bukanlah aurat, sehingga tidak perlu ditutupi,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musdah dengan lugas menentang ayat-ayat Al Qur’an soal jilbab, terutama surah Al-Ahzab (32,33, 55) dan an-Nur (30,31,60). Hadits riwayat Aisyah dan Abu Daud yang banyak dijadikan rujukan, dikatakan sebagai hadits ahad, bukan hadits mutawatir. Intinya, hadits ahad dianggap tidak kuat menjadi landasan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika teks-teks tentang jilbab tersebut dibaca dalam konteks sekarang, terlihat bahwa perempuan tidak perlu lagi memakai jilbab hanya sekadar agar mereka dikenali, atau mereka dibedakan dari perempuan yang berstatus budak, atau agar mereka tidak diganggu laki-laki jahat. Di masa sekarang, tidak ada lagi perbudakan, dan busana bukan ukuran untuk menetapkan identitas seseorang,” tandasnya nyeleneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Ratu Sepilis itu mengatakan, dewasa ini banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat perempuan terhormat dan disegani, misalnya dengan meningkatkan kualitas pendidikan, memberdayakan mereka dengan skill dan ketrampilan, memenuhi hak-hak asasi mereka, khususnya hak-hak reproduksi perempuan. Ajaran Islam menghendaki para perempuan tetap terjaga moralitasnya, meskipun tidak menggunakan simbol-simbol seperti jilbab dan lainnya,” ungkap Musdah ngawur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengaku demokratis, tapi dengan sewotnya Musdah menuduh  perempuan berjilbab sebagai pamer. “Perempuan beriman tentu secara sadar akan memilih busana sederhana dan tidak berlebih-lebihan sehingga menimbulkan perhatian publik, dan yang pasti juga tidak untuk pamer (riya).” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asbab nuzul ayat-ayat tentang perintah jilbab disimpulkan Musdah, bahwa jilbab lebih bernuansa ketentuan budaya ketimbang ajaran agama. Sebab, jika jilbab memang diterapkan untuk perlindungan atau meningkatkan prestige kaum perempuan beriman, maka dengan demikian dapatlah dianggap bahwa jilbab merupakan sesuatu yang lebih bernuansa budaya daripada bersifat religi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memakai jilbab bukanlah suatu kewajiban bagi perempuan Islam. Itu hanyalah ketentuan Al Qur’an bagi para istri dan anak-anak perempuan Nabi.  Jika perlindungan itu tidak dibutuhkan lagi karena sistem keamanan yang sudah sedemikian maju dan terjamin, tentu perempuan dapat memilih secara cerdas dan bebas apakah ia masih mau mengenakan jilbab atau tidak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya menolak proyek kaum sepilis di kampus-kampus untuk mengagendakan mahasiswi menanggalkan jilbabnya. Berkampanye melepas jilbab di kampus-kampus adalah proyek baru pengusung sekularisme. Meningkatnya perempuan Muslimah berjilbab, tak membuat “Ratu Sepilis” Siti Musdah Mulia berbangga hati. Menurutnya, jilbab bukanlah kewajiban, melainkan pilihan. Jilbab pun dikambinghitamkan. &lt;b&gt;[Desastian]/voa-islam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-1576824117675504637?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/1576824117675504637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/inilah-argumen-ngawur-ratu-sepilis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1576824117675504637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/1576824117675504637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/inilah-argumen-ngawur-ratu-sepilis.html' title='Inilah Argumen Ngawur &apos;Ratu Sepilis&apos; Musdah Mulia Soal Jilbab'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQgDx_LSAvI/AAAAAAAABog/yFE0XqFQNks/s72-c/ratu.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-3897489292991748438</id><published>2010-12-15T06:51:00.000+07:00</published><updated>2010-12-15T06:51:14.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawasan Muslimah'/><title type='text'>Doa Berharap Husnul Khatimah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQgCx_30NkI/AAAAAAAABoc/8Fr9kHKQYb4/s1600/doa.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQgCx_30NkI/AAAAAAAABoc/8Fr9kHKQYb4/s320/doa.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh: Badrul Tamam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam untuk Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Husnul khatimah menjadi dambaan kita semua. Karena nilai kita ditentukan saat kematian datang. Jika kita mengakhiri hidup di dunia ini dalam kondisi beriman dan dihiasi dengan ketaatan, maka itulah husnul khatimah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ قَالُوا وَكَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ قَالَ يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ مَوْتِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila Allah menghendaki kebaikan atas hamba-Nya, maka Dia memperkerjakannya?” Para sahabat bertanya, ‘Bagaimana Allah memperkerjakannya?’ Beliau menjawab, ”Allah memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum kematiannya.” (HR. Ahmad dan al-Tirmidzi, Imam al-Hakim menshahihkannya dalam al-Mustadrak. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Al-Shahihah, no. 1334)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidak Mudah Menggapai Husnul Khatimah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menjelang kematian merupakan saat kesempatan terakhir bagi setan untuk menyesatkan hamba Allah. Setan berusaha sekuat tenaga untuk menyesatkannya, bahkan terkadang menjelma dalam rupa ayah dan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibrahim bin Muhammad bin Muflih al-Maqdisi al-Hambali dalam kitabnya Mashaaib al-Insan min Makaa-id al-Syaithan pada Bab ke-22 mengupas tentang usaha setan untuk menyesatkan orang mukmin pada saat kematian. Dalam bab tersebut, beliau menukilkan hadits yang diriwayatkan Abu Dawud dalam Sunannya bahwa  Iblis berkata kepada bala tentaranya pada saat kematian manusia: Berusahalah saat sekarang, karena jika kalian gagal tidak akan ada kesempatan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Wailah bin al-Asqa’ berkata bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, “Talkin (tuntun)-lah orang yang hendak meninggal dengan Laa Ilaaha Illallaah dan berilah kabar gembira dengan surga. Sesungguhnya orang yang mulia, dari kaum laki-laki dan wanita kebingungan dalam menghadapi kematian dan diuji. Sesungguhnya setan paling dekat dengan manusia pada saat kematian. Sedangkan melihat malaikat maut lebih berat daripada seribu kali tebasan pedang.” (HR. Abu Nu’aim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Ahmad berkata, “Pada saat saya hadir dalam kematian bapakku, saya membawakan kain untuk mengikat jenggotnya, sementara beliau dalam  keadaan tidak sadar. Kemudian pada saat beliau sadar, mengatakan, ‘Belum, belum!’ Beliau mengucapkan itu berkali-kali. Saya bertanya kepada beliau, ‘wahai bapakku, apa yang tampak padamu?’ Beliau menjawab, ‘setan berdiri di depanku sambil menggigit jarinya seraya mengatakan, ‘aku gagal menggodamu wahai Ahmad.’ Saya katakan, ‘Belum, sebelum saya benar-benar meninggal’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hasan al-Qabisi dalam Risalah Ibnu Abi Zaid meriwayatkan bahwa seorang hamba tatkala sedang menghadapi kematian ada dua setan yang menggoda dari atas kepalanya. Salah satunya berada di sebelah kanan dan satunya lagi di sebelah kiri. Adapun yang di sebelah kanan menyerupai bapaknya lalu berkata, “Wahai anakku, saya sangat sayang dan cinta kepadamu. Jika kamu mau mati, maka matilah dengan membawa agama Nasrani sebab dia adalah sebaik-baik agama.” Dan yang berada di sebelah kiri menyerupai ibunya dan berkata, “Wahai anakku, perutku dahulu tempat hidupmu dan air susuku sebagai minumanmu serta pangkuanku sebagai tempat tidurmu, maka saya minta hendaknya kamu mati dengan membawa agama Yahudi sebab dia adalah sebaik-baik agama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka menurut Imam al-Ghazali, pada saat itu Allah menggelincirkan orang-orang yang dikehendaki oleh-Nya tergelincir. Demikian itu yang dimaksud dengan firman Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.” (QS. Ali Imran: 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, Ya Allah janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan pada saat kematian setelah Engkau beri petunjuk kepada kami beberapa kurun waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Allah menghendaki hidayah dan keteguhan pada hamba-Nya, maka datanglah rahmat dan Malaikat Jibril untuk mengusir setan dan mengatakan kepada orang beriman, “Wahai orang mukmin, mereka itu adalah musuh-musuhmu dari kalangan setan, maka meninggallah kamu dalam keadaan membawa agama yang hanif dan syariat Muhammad.” Dan tidak ada sesuatu yang paling dicintai oleh orang beriman kecuali Malaikat itu dan itulah yang dimaksud firman Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS. Ali Imran: 8).” Selesai perkataan Imam al-Ghazali yang dinukil Imam Ibrahim bin Muhammad al-Maqdisi dalam Menelanjangi Setan, hal. 277-278)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Al-Jauzi dalam Shaid al-Khathir berkata, “Saya berwasiat kepada diriku dan kepada orang yang mendengar wasiatku ini agar teguh saat menghadapi kematian –tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan izin Allah- sebab godaan dan bisikan kematian banyak syubhatnya. Dan saya merasa kasihan terhadap orang yang sakit semoga tidak tenggelam dalam sakaratul maut sehingga tidak sadar. Dan saya berlindung kepada Allah dari kematian masih dalam keadaan sadar tidak teguh dengan godaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab Meraih Husnul Khatimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husnul khatimah merupakan karunia terbesar dari Allah untuk seorang hamba. Penjagaan Allah dan meneguhkannya di atas iman lah yang menjadikannya mendapat husnul khatimah saat banyak godaan dan syubuhat menjelang kematian. “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat..” (QS. Ibrahim: 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian hamba juga punya peran usaha sebagai sebab Allah menganugerahkan husnul khatimah kepadanya. Walaupun usaha hamba tidak bisa lepas dari kehendak Allah juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Sufyan al-Tsauri pernah berpesan saat menghadapi kematian agar menjaga akidah, membaca istighfar, dan bertaubat dari dosa agar bertemu Allah dalam keadaan bersih. (Menelanjangi Syetan, Ibrahim al-Maqdisi, hal. 279)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Maka di antara upaya yang bisa dilakukan hamba untuk meraih husnul khatimah, adalah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menjaga iman dan tuntutannya berupa ketaatan dan takwa kepada Allah. Hendaknya dia menjauhi benar-benar pembatal-pembatal iman dan yang mengurangi kesempurnaannya dari berbagai maksiat. Dia bertaubat dari segala dosa dan maksiat, khususnya syirik besar amaupun yang kecil. Di antaranya dengan membaca doa yang diajarkan Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك أَنْ أُشْرِكَ بِك وَأَنَا أَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُك لِمَا لَا أَعْلَمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui." (HR. Ahmad dan Shahih Abi Hatim serta yang lainnya, shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berusaha sungguh-sungguh untuk memperbaiki zahir dan batinnya. Niat dan tujuan amalnya untuk mewujudnya keshalihan zahir dan batinnya tersebut. Sesungguhnya sunnah Allah Subhanahu wa Ta'ala yang abadi bahwa pencari kebenaran akan diberi petunjuk memperolehnya, diteguhkan di atasnya, dan ditutup hidupnya dengan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Senantiasa memohon dan berdoa kepada Allah agar diwafatkan di atas iman dan takwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Beberapa Doa Supaya Diwafatkan Husnul Khatimah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat banyak doa yang diabadikan Al-Qur’an dan sunnah Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam yang bermakna permintaan agar akhir hayat husnul khatimah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Doa agar diwafatkan di atas Islam,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Doa Nabi Yusuf 'alaihis salam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang shaleh.” (QS. Yuusuf: 101)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Doa tukang sihir Fir’an yang telah bertaubat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).” (QS. Al-A’raaf: 126)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Doa diteguhkan di atas hidayah,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imran: 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu." (HR. Ahmad dan at Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Doa agar diselamatkan dari godaan setan saat mengalami sakaratul maut.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَرَمِ وَالتَّرَدِّي وَالْهَدْمِ وَالْغَمِّ وَالْحَرِيقِ وَالْغَرَقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَنْ أُقْتَلَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, sunguh aku berlindung kepada-Mu dari pikun, terjatuh dari ketinggian,  keruntuhan bangunan, kedukaan, kebakaran, dan tenggelam. Aku berlindung kepada-Mu dari penyesatan setan saat kematian, terbunuh dalam kondisi murtad dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena tersengat binatang berbisa.” (HR. Al-Nasai dan Abu Dawud. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Al-Jami’: no. 1282)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna berlindung dari penyesatan syetan ketika datang kematian adalah dikuasai olehnya ketika berpisah dari dunia sehingga setan berhasil menyesatkannya, menghalanginya dari taubat, menghambatnya dari memperbaiki dirinya dan meninggalkan kezaliman yang telah diperbuat sebelumnya. Atau menjadikannya putus asa dari rahmat Allah, membenci kematian dan berat meninggalkan dunia sehingga dia tidak ridha dengan ketentuan Allah padanya berupa kematian dan berpindah ke negeri akhirat. Akibatnya dia mengakhiri hidupnya dengan keburukan dan bertemu Allah dalam kondisi murka kepadanya. (Disarikan dari keterangan Imam al-Khathabi dalam Hasyiyah al-Suyuthi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya akhir hayat kita memiliki kaitan dengan amal kita sejak sekarang. Siapa yang senantiasa menjaga ketaatan kepada Allah dengan penuh keikhlasan, insya Allah dia akan mengakhiri hidupnya di atas kondisi tersebut. Sebaliknya, siapa yang mengotori hidupnya dengan maksiat dan kejahatan, atau bahkan sengaja menympang. Kesempatan taubat sering disia-siakan dengan menunda-nunda, atau bahkan mencari-cari pembenaran atas kesalahan, maka biasanya dia akan mengahiri hidupnya dengan su'ul khatimah. Semoga Allah menyelamatkan kita dari kondisi semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jadikanlah amal terbaik kami pada penutupnya, jadikan sebaik-baik umur kami pada saat kami mengakhirinya, dan jadikan hari terbaik kami pada saat kami bertemu dengan-Mu. Ya Allah berilah taufik kepada kami semua untuk senantiasa berbuat kebajikan dan menjauhi kemungkaran-kemungkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji hanya bagi-Nya dan semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan untuk nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Wallahu Ta’ala a’lam. [PurWD/voa-islam.com] &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-3897489292991748438?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/3897489292991748438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/doa-berharap-husnul-khatimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3897489292991748438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/3897489292991748438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/doa-berharap-husnul-khatimah.html' title='Doa Berharap Husnul Khatimah'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TQgCx_30NkI/AAAAAAAABoc/8Fr9kHKQYb4/s72-c/doa.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-6003697618678437364</id><published>2010-12-13T09:17:00.000+07:00</published><updated>2010-12-13T09:17:34.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Muslimah'/><title type='text'>Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 08</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/FipnE3jSqTA?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/FipnE3jSqTA?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-6003697618678437364?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/6003697618678437364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6003697618678437364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/6003697618678437364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/abdul-hakim-amir-abdat-indahnya.html' title='Abdul Hakim Amir Abdat - Indahnya Pernikahan 08'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7593835404846085509.post-9015685243676552591</id><published>2010-12-07T08:27:00.000+07:00</published><updated>2010-12-07T08:27:37.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Muslimah'/><title type='text'>Pahami Apa yang Diinginkan Suami dari Istri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/S_iUx5ILFcI/AAAAAAAAA6Y/5IX9NK4nHEk/s1600/timthumb.php.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://4.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/S_iUx5ILFcI/AAAAAAAAA6Y/5IX9NK4nHEk/s200/timthumb.php.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KETIKA seorang muslimah memiliki kehendak untuk menikah, maka dia mendambakan seorang ikhwan yang bisa memberi kasih sayang, perhatian, penghargaan, dan kebahagiaan. Setelah yakin bahwa dia akan mendapatkan semua itu dari calon suaminya, dengan langkah pasti dia pun langsung menuju jenjang pernikahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, demikian pula dengan suaminya kelak, dia pun menginginkan kebahagiaan dari istrinya. Dan tentunya, kebahagiaan yang didamba pun mesti berdasarkan perspektif syariat. Tak adil rasanya jika Anda banyak menuntut suami untuk menuruti seluruh keinginan Anda, namun Anda mengabaikan keinginannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam bukunya Kaifa Tushbihina Zaujatan Romansiyyah, Wafa’ Muhammad menulis bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan dalam pernikahannya dengan Anda, ada beberapa hal yang diinginkan suami dari Anda. Dan jika Anda dapat memenuhinya, maka Anda akan mendapatkan cintanya secara utuh, dan kebahagiaan pun mewarnai hidup rumah tangga. Di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anda menaati Allah dan Rasul-Nya dalam kondisi sembunyi (as-sirr) dan terang-terangan (al-‘alaniyyah), sehingga Anda menjadi istri shalihah yang merupakan sebaik-baik perhiasan dunia. Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Anda menjaga rahasia dan hartanya ketika dia tidak berada di sisi Anda. Rasulullah juga bersabda, “Tidak ada yang lebih baik di dunia ini bagi seorang muslim setelah menyembah Allah, selain mendapatkan istri yang shalihah, cantik apabila dipandang, patuh apabila diperintah, memenuhi sumpah pernikahan, menjaga dirinya dan kekayaan suami di saat suami pergi, mengasuh anak-anaknya, tidak membiarkan orang lain masuk ke rumah tanpa izin suami, dan tidak menolak apabila suami memanggil ke tempat tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sebagaimana dinyatakan hadits di atas, Anda membuatnya senang apabila dia memandang Anda dengan kecantikan jasmani, rohani, dan rasio. Tatkala seorang istri berpenampilan anggun dan cantik, maka daya tariknya semakin kuat dan menambah lengket suami kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pun demikian, seperti yang diungkapkan hadits tadi, Anda tidak keluar rumah tanpa izinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Anda senantiasa tersenyum kepadanya. Para suami mencintai istri yang penuh senyum dan membenci wanita yang cemberut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah,” begitulah Rasul bersabda suatu saat. Ketika tersenyum kepada saudara sesama muslim adalah sedekah, maka senyuman istri kepada suami pun bernilai pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Anda berterimakasih kepada suami Anda. Hal berarti Anda bersyukur kepada Allah atas nikmat pernikahan yang membantunya menjaga kesucian diri, memberinya keturunan, dan menjadikannya seorang ibu yang memiliki segenap tugas mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Anda memilih waktu yang tepat dan cara yang sesuai ketika meminta sesuatu yang Anda inginkan dari suami; khawatir kalau suami menolaknya dengan cara halus. Istri perlu memilih kata yang sesuai yang bisa meyakinkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jika Anda keluar rumah, Anda jangan keluar dengan pakaian yang seronok dan mencuri perhatian orang-orang, dan hendaklah menjaga pandangannya. Dalam hal ini Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara lelaki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An-Nur: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Anda berbudi luhur, tidak meninggikan suara melebihi suami Anda jika membantah atau mengkritiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Anda haru sabar atas kefakiran suami Anda jika dia fakir dan bersyukur atas kekayaan suami jika dia kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Anda mendorong suami untuk menyambung silaturahmi dengan orangtua, kerabat, dan teman-temannya. Anda juga harus menampakkan kecintaan dan penghormatan kepada keluarga suami, dan membuat suami merasakan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Suami juga menginginkan Anda berhiaskan kejujuran dan menghindari kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Suami pun menghendaki Anda mendidik anak-anaknya mencintai Allah dan Rasul-Nya, mendidik mereka menghormati orangtua dan mematuhi keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Dia menginginkan Anda tidak mudah marah dan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Anda tidak meremehkan dan mengolok-olok dirinya atau orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Anda diharuskan untuk rendah hati, tidak sombong, arogan, dan pongah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Anda melaksanakan ibadah yang diwajibkan Allah dan memantau anak-anak untuk juga melakukannya. Karena Rasulullah menganjurkan, ““Seorang perempuan yang menegakkan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan mematuhi suaminya akan memasuki Surga melalui pintu mana saja dia suka”. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Anda mesti menyadari bahwa hak suami atas diri istri itu besar, lebih besar dari hak istri atas suami. Dengan demikian, wajar jika Rasulullah bersabda, “Seorang perempuan tidak patuh pada suaminya dan dia tidak akan mampu tanpa suaminya”. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Suami Anda menginginkan agar Anda tidak ragu-ragu untuk mengakui kesalahan, bahkan bersegera mengakuinya dan menerangkan alasan yang menyebabkannya melakukan kesalahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Hendaklah permintaan Anda kepada suami dalam batas kemampuannya. Dalam artian, Anda tidak membebani suami dan bersikap qana’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Anda menaati perintah suami selama tidak menyuruh kemaksiatan kepada Allah dan Rasul-Nya, dan tidak melakukan puasa sunnah kecuali dengan izinnya. Hal ini sebagaimana sabda Nabi, “Tidak ada ketaatan dalam suatu kemaksiatan akan tetapi ketaatan kepada hal yang ma’ruf.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Anda tidak memperbolehkan seseorang pun untuk masuk ke rumah ketika suami Anda tidak ada, kecuali dengan izinnya, jika bukan mahramnya, karena hal demikian dapat menimbulkan prasangka buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Anda tidak menolak jika diajak suami ke atas ranjang. Rasulullah mewanti-wanti, “Demi Dia yang berkuasa pada hidupku, ketika sang suami memanggil istrinya ke tempat tidur dan dia menolaknya, Dia yang di Surga akan murka padanya sampai suaminya senang akan dirinya.” Selain itu, Anda dilarang untuk meninggalkan suami di tempat tidurnya. Nabi bersabda, “Ketika seorang perempuan melalui malam dengan meninggalkan suami di tempat tidur, para malaikat akan mengutuknya sampai pagi hari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Anda tidak meminta cerai dari suami, karena hal ini terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Hindarilah untuk berpakaian dan bertingkah laki menyerupai pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Anda tidak menyebarkan rahasia rumah tangga, tidak mengumbar cerita-cerita tentang hubungan intim Anda dengan suami kepada orang lain. Dan terpenting lagi, Anda mengingatkan suami Anda untuk berdoa ketika senggama, jika dia lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Anda harus mengetahui benar makanan kesukaan dan kegemaran suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Anda membuat suami merasa bahwa dia penting bagi Anda. Tatkala suami Anda merasa bahwa Anda membutuhkannya, maka dia akan bertambah dekat dengan Anda. Namun ketika dia merasa bahwa Anda mengesampingkannya, maka dia akan muak dengan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Jika Anda mendapati perilaku suami yang tidak Anda sukai, maka bersabarlah dan memberitahunya secara baik-baik. Dan bisa jadi Anda akan mendapati perilaku lain suami Anda yang lebih baik dan luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Suami ingin agar Anda tidak mengungkit kesalahan dan kekeliruannya, tetapi berusaha mengingat kembali kebaikan-kebaikannya dan kenangan-kenangan indah yang telah dilaluinya dan menjadi kenangan tersendiri bagi Anda berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, jika semua ini Anda penuh dan Anda lakukan, maka insya Allah kebahagiaan akan mewarnai suami Anda, dan dia pun tentunya akan membayarnya dengan melimpahkan kasih sayang dan membahagiakan Anda yang menurutnya telah menjadi seorang istri shalihah. Dia merasa bahwa dia tidak pernah merasa rugi untuk menikahi Anda. Dia justru akan berpikir bahwa menikah dengan Anda akan mendukungnya untuk melakukan ketaatan dan memudahkan baginya untuk menekuni ibadah. Ini mengingat, menikah dengan istri shalihah lebih dekat (mudah) untuk mendatangkan kebahagiaan. Semoga! &lt;b&gt;[ganna pryadha/voa-islam.com]&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7593835404846085509-9015685243676552591?l=muslimwanita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwanita.blogspot.com/feeds/9015685243676552591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/pahami-apa-yang-diinginkan-suami-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/9015685243676552591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7593835404846085509/posts/default/9015685243676552591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwanita.blogspot.com/2010/12/pahami-apa-yang-diinginkan-suami-dari.html' title='Pahami Apa yang Diinginkan Suami dari Istri'/><author><name>Ken Ajoe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09263067134197464928</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://3.bp.blogspot.com/_JktDCmILQtI/TAnLyovJa9I/AAAAAAAABAs/ZESWeLpNnns/S220/palestine-21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='h
